TRIBUNJAMBI.COM – Berapakah sebenarnya total kekayaan bersih seorang Donald Trump, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat?
Di tengah berbagai spekulasi publik, majalah ekonomi terkemuka Forbes merilis audit terbaru per Maret 2026 yang mencatat kekayaan sang Presiden AS berada di angka 6,5 miliar Dolar AS atau sekitar Rp101,4 triliun.
Menariknya, Trump berhasil menambah pundi-pundi kekayaannya sebesar 1,4 miliar Dolar AS atau sekitar Rp21,84 triliun hanya dalam setahun terakhir.
Lonjakan ini didorong oleh posisinya di kursi kepresidenan periode kedua.
Investasi kriptonya yang sempat mandek sebelum Pemilu langsung meledak pasca-kemenangan dan menyumbang 1,8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp28,08 triliun.
Selain itu, tim hukumnya sukses membatalkan vonis denda setengah miliar dolar ($500 juta Dolar AS) atau sekitar Rp7,8 triliun, bisnis lisensi luar negerinya melonjak 400 juta Dolar AS atau sekitar Rp6,24 triliun karena para pengembang asing berebut modal politik.
Meskipun sahamnya di Trump Media (Truth Social) anjlok 1,3 miliar Dolar AS atau sekitar Rp20,28 triliun akibat kerugian operasional.
Berikut adalah rincian lengkap gurita bisnis dan imperium aset milik Donald Trump:
1. Aset Kripto dan Likuid (Total Nilai Bersih: $2,1 Miliar atau sekitar Rp32,76 Triliun)
- Uang Tunai dan Aset Likuid ($1,3 Miliar atau sekitar Rp20,28 Triliun)
Baca juga: Intip Kekayaan Juri Artikulasi di LCC 4 Pilar MPR RI: Rp3.9 M, Ada Warisan di Palembang
Baca juga: Pesan Menohok Keluarga Usai Foto Sakit Kamaruddin Simanjuntak Viral
Trump memegang simpanan kas yang masif.
Pendapatan ini bersumber dari penjualan masif mata uang kripto serta keuntungan setelah pajak sebesar 200 juta Dolar AS atau sekitar Rp3,12 triliun dari penjualan sebagian saham usahanya kepada seorang bangsawan Emirat.
Kas ini melengkapi dana hasil penjualan hotelnya di Washington, DC, serta pembiayaan kembali kompleks perkantoran di San Francisco.
- Token Memecoin ($393 Juta atau sekitar Rp6,13 Triliun)
Diluncurkan tepat beberapa hari sebelum pelantikan masa jabatan keduanya demi memanfaatkan kehebohan politik.
Meskipun sebagian koin sudah bisa dicairkan setiap hari, nilainya tercatat telah merosot hampir 70 persen dibanding tahun lalu.
- Token World Liberty Financial ($175 Juta atau sekitar Rp2,73 Triliun)
Proyek kripto utama keluarga Trump ini sempat terseok-seok di awal.
Kondisinya berbalik setelah Syekh Tahnoon bin Zayed Al Nahyan, bangsawan Uni Emirat Arab (UEA), mengatur pembelian hampir setengah perusahaan pada Januari 2026.
Nilai token yang dibeli investor kini menembus $1 eksklusif miliar ($1 miliar Dolar AS) atau sekitar Rp15,6 triliun, namun Forbes memberikan potongan nilai (discount) karena sebagian besar aset masih dalam status ditahan (locked).
- Bisnis Stablecoin ($242 Juta atau sekitar Rp3,77 Triliun)
World Liberty Financial meluncurkan stablecoin bernama USD1 yang dipatok pada nilai Dolar AS.
Guna mendorong adopsi, sebuah perusahaan milik presiden UEA menyetujui investasi sebesar 2 milar Dolar AS atau sekitar Rp31,2 triliun di bursa kripto utama menggunakan USD1.
“Siapa pun dapat mencetak stablecoin. Bagian yang sulit adalah bagaimana Anda mendorong adopsi,” kata Matt Zhang, pendiri perusahaan aset digital Hivemind.
- Alt5 ($400.000 atau sekitar Rp6,24 Miliar)
Perusahaan publik Alt5 membeli sejumlah token World Liberty pada Agustus 2025.
Kesepakatan ini menghasilkan uang tunai instan bagi keluarga Trump serta kepemilikan saham kecil di Alt5.
2. Perusahaan Induk Truth Social (Total Nilai Bersih: $1,2 Miliar atau sekitar Rp18,72 Triliun)
Trump Media and Technology Group ($1,2 Miliar atau sekitar Rp18,72 Triliun)
Secara finansial, bisnis media sosial ini dinilai absurd karena hanya mencatat penjualan 3,7 juta Dolar AS atau sekitar Rp57,72 miliar pada 2025 dengan kerugian bersih membengkak hingga 712 juta Dolar AS atau sekitar Rp11,1 triliun.
Baca juga: Bertemu Xi Jinping, Trump Peringatkan agar Taiwan Tak Merdeka dari China
Baca juga: Ratusan Gram Emas Diduga Ilegal dalam Kaleng Kopi Diamankan di Bandara Jambi
Perusahaan terus memutar otak mencari model bisnis: menjadi perusahaan perbendaharaan Bitcoin pada Mei, merger dengan perusahaan energi fusi pada Desember, dan berencana memisahkan (spin-off) Truth Social pada Februari.
Nilai sahamnya tetap tinggi berkat loyalitas para trader pendukung Trump, meski faktanya nilainya telah anjlok 80 persen sejak melantai di bursa.
3. Klub Golf dan Resor Mewah (Total Nilai Bersih: $1,5 Miliar atau sekitar Rp23,4 Triliun)
- Klub Golf Domestik AS ($549 Juta atau sekitar Rp8,56 Triliun)
Donald Trump memiliki 10 lapangan golf komersial di 6 negara bagian AS.
Nilai total aset mencapai 638 juta Dolar AS atau sekitar Rp9,95 triliun dengan estimasi kewajiban utang sebesar 89 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,38 triliun.
Laba operasional klub-klub ini melonjak drastis dari 19 juta Dolar AS atau sekitar Rp296,4 miliar pada 2020 menjadi 66 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,02 triliun pada 2024.
- Mar-a-Lago ($564 Juta atau sekitar Rp8,79 Triliun)
Resor privat di Palm Beach, Florida ini menjadi aset yang paling banyak meraup keuntungan dari aktivitas politik Donald Trump.
Nilai totalnya mencapai 596 juta Dolar AS atau sekitar Rp9,29 triliun dengan utang 32 juta Dolar AS atau sekitar Rp499,2 miliar.
“Manajer itu baru-baru ini mengatakan kepada saya, 'Wah, ini sebenarnya tahun terbaik yang pernah kami alami di Mar-a-Lago.' Dan saya melihat angka-angkanya. Saya bertanya, 'Menurut Anda, apa penyebabnya?' Dia menjawab, 'Kampanye,' Russo,” kenang Trump dalam kesaksiannya pada tahun 2016.
- Trump National Doral Miami ($255 Juta atau sekitar Rp3,97 Triliun)
Nilai total properti ini adalah 390 juta Dolar AS atau sekitar Rp6,08 triliun dengan kewajiban utang 135 juta Dolar AS atau sekitar Rp2,1 triliun.
Sempat hampir bangkrut karena kehilangan pelanggan pasca-Trump terjun ke politik, resor ini bangkit pasca-pandemi dengan estimasi keuntungan $25 juta (25 juta Dolar AS) atau sekitar Rp390 miliar.
- Tiga Properti Golf Europa ($116 Juta atau sekitar Rp1,8 Triliun)
Terdiri dari dua resor di Skotlandia dan satu di Irlandia dengan status bebas utang ($0).
Baca juga: Gencatan Senjata AS-Iran Sekarat, Trump Sebut Proposal Teheran Sampah
Baca juga: Perhiasan di Jambi Rp8,650 Juta per Mayam, 16/5/2026 Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.769.000
Berdasarkan analisis dokumen keuangan Inggris dan Irlandia, properti ini sempat mencatat kerugian operasional hingga 100 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,56 triliun, namun kondisinya mulai membaik belakangan ini.
4. Portofolio Investasi Real Estat (Total Nilai Bersih: $1,2 Miliar atau sekitar Rp18,72 Triliun)
- 6 East 57th Street ($109 Juta atau sekitar Rp1,7 Triliun):
Dua hak sewa ruang ritel mewah seluas 65.000 kaki persegi di dekat Fifth Avenue, New York, yang berlaku hingga tahun 2079 dan 2094. Bebas utang ($0).
- 1290 Avenue of the Americas ($142 Juta atau sekitar Rp2,21 Triliun):
Kepemilikan 30 persen saham minoritas non-kendali pada gedung perkantoran dan ritel Manhattan.
Nilai total 1,4 milar Dolar AS atau sekitar Rp21,84 triliun dengan beban utang kolektif 950 juta Dolar AS atau sekitar Rp14,82 triliun. Gedung ini dikelola oleh Vornado Realty Trust.
- 555 California Street ($141 Juta atau sekitar Rp2,19 Triliun):
Saham 30 persen pada kompleks tiga bangunan di San Francisco.
Nilai total 1,7 milar Dolar AS atau sekitar Rp26,52 triliun dengan utang 1,2 milar Dolar AS atau sekitar Rp18,72 triliun.
Kesalahan manajemen suku bunga variabel di awal sempat merugikan Trump jutaan dolar.
- Trump Tower ($96 Juta atau sekitar Rp1,49 Triliun)
Ruang kantor dan ritel bernilai total 196 juta Dolar AS atau sekitar Rp3,05 triliun dengan utang 100 juta Dolar AS atau sekitar Rp1,56 triliun.
Analisis Forbes mengungkap Trump melebih-lebihkan ukuran luas bangunan komersial ini menjadi 246.000 kaki persegi, padahal catatan resmi hanya mencantumkan 235.000 kaki persegi (termasuk 53.000 kaki persegi fasilitas umum seperti lift dan toilet).
- Trump Park Avenue ($88 Juta atau sekitar Rp1,37 Triliun):
Terdiri dari 17 unit kondominium dan area ritel tanpa utang ($0).
Di awal masa jabatan pertamanya, Trump menjual salah satu unit penthouse di gedung ini seharga 15,9 juta Dolar AS atau sekitar Rp248,04 miliar kepada Angela Chen, pemimpin Global Alliance Associates.
- Empat Rumah Mewah di Florida ($102 Juta atau sekitar Rp1,59 Triliun)
Berlokasi di Palm Beach dan West Palm Beach tanpa beban utang ($0).
Salah satu rumah mewahnya dibeli dari saudara perempuannya seharga 19 juta Dolar AS atau sekitar Rp296,4 miliar pada 2018 dan sempat disewa oleh miliarder Robert Smith.
- 40 Wall Street ($104 Juta atau sekitar Rp1,62 Triliun)
Properti di Lower Manhattan berupa hak sewa hingga tahun 2059.
Donald Trump secara penuh telah melunasi utang properti ini sebesar $114 juta (114 juta Dolar AS) atau sekitar Rp1,77 triliun pada tahun 2025.
- Trump International Hotel Las Vegas ($73 Juta atau sekitar Rp1,13 Triliun):
Kepemilikan 50 persen saham atas hotel dan kondominium bersama miliarder Phil Ruffin. Bebas utang ($0).
- Penthouse Trump Tower New York ($45 Juta atau sekitar Rp702 Miliar):
Kediaman pribadi Trump di New York.
Catatan kota membuktikan Donald Trump berbohong selama bertahun-tahun dengan mengeklaim luasnya mencapai 33.000 kaki persegi, padahal luas aslinya hanya 10.996 kaki persegi.
- Aset Properti Lainnya (Total Bebas Utang - $0):
Lahan perumahan di Rancho Palos Verdes, California ($45 juta atau sekitar Rp702 miliar); Pabrik Anggur Trump di Charlottesville, Virginia ($44 juta atau sekitar Rp686,4 miliar); Rumah mewah di St. Martin, Karibia ($12 juta atau sekitar Rp187,2 miliar); Properti komersial di Trump World Tower ($22 juta atau sekitar Rp343,2 miliar);
Kondominium di Trump Parc/Parc East ($31 juta atau sekitar Rp483,6 miliar); Properti mewah Tujuh Mata Air di Bedford, NY ($30 juta atau sekitar Rp468 miliar); Serta aset ritel di Trump International Hotel & Tower Chicago ($38 juta atau sekitar Rp592,8 miliar) setelah utang Deutsche Bank sebesar $45 juta (45 juta Dolar AS) atau sekitar Rp702 miliar dilunasi pada 2023.
Properti minor lainnya meliputi unit di New York ($9 juta atau sekitar Rp140,4 miliar), tanah kosong Briarcliff ($5 juta atau sekitar Rp78 miliar), dua rumah di Virginia ($2 juta atau sekitar Rp31,2 miliar), dan unit penyimpanan Istana Trump ($500.000 atau sekitar Rp7,8 miliar).
5. Aset Lain-Lain dan Kewajiban Hukum (Total Bersih: $454 Juta atau sekitar Rp7,08 Triliun)
- Bisnis Perizinan dan Manajemen ($533 Juta atau sekitar Rp8,31 Triliun)
Sempat dinilai hancur pasca-peristiwa 6 Januari di Capitol Hill oleh pengamat real estat Kevin Brown.
Namun, bisnis branding global Trump justru kembali meledak sejak memenangi pemilu 2024, menelurkan kesepakatan lisensi internasional baru dari Bukares hingga Maladewa.
- Armada Pesawat Pribadi ($11 Juta atau sekitar Rp171,6 Miliar)
Kepemilikan atas satu unit pesawat terbang komersial pribadi dan satu unit helikopter tanpa beban utang ($0).
- Piutang Pinjaman Anak ($5 Juta atau sekitar Rp78 Miliar)
Catatan pajak menunjukkan dokumen pinjaman istimewa berlanjut kepada tiga anak tertuanya (Don Jr., Ivanka, dan Eric) dengan pembayaran bunga ke Trump sekitar $50.000 (50 ribu Dolar AS) atau sekitar Rp780 juta per tahun selama periode 2015-2020.
- Kewajiban Hukum Tetap (-$97 Juta atau sekitar -Rp1,51 Triliun)
Meskipun pengadilan banding New York telah membatalkan vonis denda kasus penipuan perdata senilai setengah miliar dolar ($500 juta Dolar AS) atau sekitar Rp7,8 triliun, Donald Trump masih memikul kewajiban finansial bersyarat untuk membayar ganti rugi kepada penulis E. Jean Carroll atas kasus hukum perdata yang kini dalam proses banding.
Baca juga: Update Kebakaran Gudang Minyak Jambi, Warga Dengar 7 Kali Ledakan
Baca juga: Daftar Tarif Listrik PLN perkWH pada Mei 2026 untuk Semua Golongan
Baca juga: Mengaku Menanggung Beban Finansial, Seorang Advokat Gugat UU Perkawinan ke MK
Sumber: Majalah Forbes