Jakarta (ANTARA) - Indonesian Basketball League (IBL) mengumumkan lima kandidat yang akan bersaing dalam meraih penghargaan IBL Rookie Of The Year 2026, yang nanti akan dinilai berdasarkan statistik, kontribusi untuk tim, sikap di lapangan, dan hasil pemungutan suara pelatih serta media.
Kelima kandidat itu adalah Henry Alexander Sualang (Satya Wacana Salatiga), Richard Kornelius (Hangtuah Jakarta), Raden Raisha (Satria Muda Pertamina Bandung), Almando Davin (Bogor Hornbills), dan Danu Satria (Pacific Caesar Surabaya).
"Pada musim 2026 ada 17 rookie dan kelima kandidat yang terpilih berdasarkan sejumlah statistik," Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah di Jakarta, Sabtu.
Dia menjelaskan, definisi penghargaan itu adalah pemain debutan terbaik yang masuk roster klub IBL di musim regular dengan minimal telah bermain sebanyak lima pertandingan.
Lebih lanjut dia menjelaskan, aspek penilaian mencakup rata-rata poin per laga (ppg), assist per laga (apg), rebound per laga (rpg), efficiency, serta menit bermain per laga (mpg).
Efficiency menjadi indikator utama karena mengukur kontribusi statistik seperti poin, rebound, assist, steal, dan blok, dikurangi turnover serta kegagalan tembakan dan lemparan bebas.
Pemenang penghargaan akan ditentukan melalui voting yang melibatkan seluruh pelatih kepala IBL, serta 10 perwakilan media dan analis basket nasional. Pengumuman IBL Awards 2026 dilakukan pada pekan depan.





