Penyakit Jantung Tak Kenal Usia, Pasien 30 Tahun Mulai Banyak Ditemukan
M Syofri Kurniawan May 16, 2026 06:56 PM

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan jantung dinilai masih perlu ditingkatkan, terutama bagi kelompok usia muda yang kerap mengabaikan gejala awal penyakit kardiovaskular.

Konsultan Ahli Jantung dari CVSKL Malaysia, Dr Wan Faizal Wan Rahimi Shah, mengatakan pentingnya pemeriksaan awal pada gejala penyakit jantung.

Sebab, banyak pasien datang dalam kondisi penyakit yang sudah cukup parah karena terlambat melakukan pemeriksaan awal.

Baca juga: Lawan Silent Killer! Latihan Fisioterapi Ini Jaga Jantung dan Tensi Anda

Menurutnya, langkah pencegahan sebenarnya tidak sulit dilakukan apabila masyarakat mulai peduli terhadap pola hidup sehat sejak dini.

“Kalau tidak ada tindakan awal, pastinya penyakit itu akan menjadi lebih parah. Padahal tindakan awal itu kadang hanya perlu perubahan gaya hidup atau obat tertentu seperti penurun kolesterol,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (16/5/2026).

Ia menegaskan, anak muda tidak perlu takut untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke dokter.

Sebab, tujuan konsultasi medis bukan untuk menakut-nakuti pasien, melainkan membantu menemukan solusi terbaik.

“Dokter itu bukan untuk membuat pasien takut, tetapi membantu. Jadi orang muda jangan risau untuk melakukan pemeriksaan,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah pencegahan penyakit jantung dapat dimulai dari kebiasaan sederhana seperti rutin berolahraga, menjaga berat badan ideal, serta mengontrol pola makan.

Selain itu, pasien dengan faktor risiko seperti tekanan darah tinggi maupun pra-diabetes juga perlu mendapatkan pengawasan dan penanganan lebih dini agar tidak berkembang menjadi penyakit serius.

“Kalau ada risiko tertentu seperti gula darah sudah pra-diabetes atau tekanan darah terlalu tinggi, biasanya dokter akan memberikan obat tertentu untuk membantu mengurangi risikonya,” jelasnya.

Dr Wan Faizal juga menuturkan, pasien tetap memiliki hak memilih metode perawatan yang dirasa paling sesuai.

Namun demikian, dokter akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan hasil pengobatan berjalan optimal.

Menariknya, ia menyebut sekitar 40 persen pasien yang ditanganinya berasal dari Indonesia, dengan rentang usia mulai 30 tahun hingga lanjut usia di atas 80 tahun.

“Hasil perawatan biasanya cukup baik, terutama jika penyakit ditemukan lebih awal dan pasien disiplin menjalani kontrol,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi medis saat ini turut meningkatkan keberhasilan penanganan penyakit jantung.

Menurutnya, fasilitas kesehatan yang memiliki teknologi modern mampu memberikan hasil perawatan yang lebih maksimal dan tahan lama.

“Target saya kalau melakukan tindakan kateter itu cukup sekali saja, hasilnya bagus dan pasien tidak perlu menjalani tindakan berulang,” katanya.

Sebagai bentuk edukasi kesehatan kepada masyarakat Indonesia, CVSKL juga menggelar kegiatan bertajuk Kenali Kesehatan Jantung Anda di Ibis Styles Simpang Lima, Sabtu (16/5/2026).

Seminar kesehatan tersebut membahas pentingnya deteksi dini dan penanganan penyakit jantung secara tepat. (arl)

Baca juga: Dosen Unsoed Kembangkan E-TITENKU, Aplikasi Web untuk Deteksi Dini Hipertensi dan Cegah Jantung

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.