WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Menggarap ulang sebuah karya mahakarya legendaris dunia tentu memikul beban ekspektasi yang luar biasa besar.
Tantangan inilah yang tengah dihadapi sutradara kondang Hanung Bramantyo saat menakhodai proses syuting film Children of Heaven versi adaptasi Indonesia.
Namun, siapa sangka, kendala terbesar dalam proyek berskala besar ini justru datang dari sebuah gangguan kesehatan yang terbilang sepele, namun berdampak fatal.
Baca juga: Cerita Faradina Mufti Dilibatkan Hanung Bramantyo di Film Children of Heaven Versi Indonesia
Dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (16/5/2026), Hanung membagikan kisah di balik layar yang menguras emosi dan energinya saat proses pengambilan adegan paling ikonik dalam film tersebut: lomba lari maraton.
Proteksi Ketat dan Jam Kerja Sehat untuk Aktor Anak
Sejak awal masa pra-produksi, Hanung Bramantyo berkomitmen penuh untuk menegakkan regulasi kerja yang ramah anak.
Belajar dari maraknya isu eksploitasi fisik aktor cilik di industri hiburan, Hanung menerapkan aturan disiplin yang sangat ketat terkait durasi kerja di lokasi syuting.
"Saya mau syuting kayak anak-anak sekolah. Jadi pagi jam 7 sampai sore selesai. Kalau mau lanjut (pengambilan gambar), enggak boleh ada anak-anak," tegas Hanung di hadapan awak media.
Tak tanggung-tanggung, demi menjaga kebugaran sang aktor utama agar tidak diforsir, tim produksi bahkan telah menyiapkan dua hingga tiga pemeran pengganti (stunt double) khusus untuk adegan lari jarak jauh.
Strategi mitigasi telah dirancang matang, namun takdir di lapangan berkata lain.
Gagal Syuting di Depan 500 Pemain Figuran
Malapetaka produksi terjadi justru pada hari pertama pengambilan adegan kolosal maraton.
Pihak manajemen lokasi telah mengumpulkan sekitar 500 anak sebagai pemain figuran yang siap memadati jalur perlombaan.
Riuh rendah atmosfer kompetisi sudah terbangun, kamera siap merekam, namun tiba-tiba sang asisten sutradara membisikkan kabar buruk.
Baca juga: Hanung Bramantyo dan Zaskia Tolak Damai, Oknum TNI Penganiaya Pegawainya Diproses Secara Militer
"Sudah kumpul 500 anak, saya dibisikin Ali (Jared Ali) enggak bisa ikut syuting. Karena apa? Karena kakinya cantengan," ungkap Hanung sembari menggelengkan kepala mengenang momen mendebarkan tersebut.
Kabar itu sontak membuat jantung produksi berhenti berdetak sesaat.
Setelah ditelusuri secara medis, infeksi kuku alias cantengan akut yang diderita Jared ternyata berakar dari totalitasnya di lokasi syuting.
Demi menjaga kesinambungan penampilan (continuity), Jared harus terus mengenakan sepatu yang sama dalam kondisi basah dan lembap dalam durasi yang sangat intens.
"Saking intensnya, dia nunggu adegan masih pakai sepatu itu, lari-lari, jalan-jalan. Akhirnya kuman atau virus itu masuk," jelas Hanung memaparkan penyebab logistik di balik cedera sang aktor utama.
Jadwal Tayang Menghitung Hari
Akibat pembengkakan pada kaki Jared Ali, Hanung terpaksa mengambil keputusan pahit dengan menghentikan sementara jalannya produksi (break syuting) hingga kondisi sang aktor pulih.
Keputusan ini tentu memberikan konsekuensi besar pada pembengkakan anggaran operasional harian.
"Jadi itulah yang membuat akhirnya kita harus break gara-gara Ali-nya cantengan. Jadi gitulah suka dukanya," kenang suami Zaskia Adya Mecca tersebut sembari tersenyum.
Beruntung, drama tersebut berhasil dilewati dengan baik.
Film Children of Heaven versi Indonesia kini telah merampungkan seluruh proses pasca-produksi dan dijadwalkan bakal menyapa pencinta sinema di seluruh bioskop tanah air mulai 27 Mei 2026.
Selain menampilkan akting berbakat dari aktor cilik Jared Ali dan Humaira Jahra, film ini juga diperkuat oleh deretan aktor lintas generasi dan komedian papan atas, mulai dari Andri Mashadi, Faradina Mufti, aktor kawakan Slamet Rahardjo, Dodit Mulyanto, Oki Rengga, Muhadkly Acho, Reza Nangin, Benidictus Siregar, hingga Lolox.