Cuaca Surabaya Hari Ini Minggu 17 Mei 2026: Pagi Berawan, Sore Cerah, Malam Berpotensi Hujan Ringan
Putra Dewangga Candra Seta May 17, 2026 05:50 AM

 

SURYA.co.id, SURABAYA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di Kota Surabaya pada Minggu, 17 Mei 2026, didominasi kondisi berawan sejak dini hari hingga siang hari.

Warga Surabaya diperkirakan akan merasakan suhu udara cukup hangat dengan kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius.

Kondisi cuaca relatif stabil pada pagi hingga sore hari meski awan masih mendominasi langit Kota Pahlawan.

Pada sore hari, cuaca diprediksi sempat cerah sebelum kembali berubah pada malam hari.

BMKG juga memperkirakan hujan ringan berpotensi turun pada malam hari sekitar pukul 19.00 WIB.

Kecepatan angin tercatat berada di kisaran 13 kilometer per jam dan bergerak dari arah barat laut.

Kondisi tersebut dinilai masih cukup aman untuk aktivitas masyarakat di luar ruangan.

CERAH - Ilustrasi cuaca cerah berawan. Simak prakiraan cuaca Surabaya hari ini, Kamis (14/5/2026). Dominan cerah berawan.
CERAH - Ilustrasi cuaca cerah berawan. Simak prakiraan cuaca Surabaya hari ini, Kamis (14/5/2026). Dominan cerah berawan. (Wartakota)

Meski begitu, warga tetap diminta mewaspadai perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Terutama bagi masyarakat yang memiliki agenda perjalanan malam atau aktivitas luar ruangan pada akhir pekan.

Cuaca Pagi Surabaya Didominasi Berawan

Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, cuaca Surabaya pada dini hari hingga pagi hari diperkirakan berawan. Kondisi ini terjadi mulai pukul 01.00 WIB, 04.00 WIB, hingga 07.00 WIB.

Memasuki pukul 10.00 WIB, cuaca diprediksi berubah menjadi cerah berawan. Meski matahari mulai muncul, awan masih diperkirakan menutupi sebagian wilayah Surabaya.

Suhu udara pada pagi hari cenderung sejuk dengan kelembapan yang masih cukup tinggi setelah malam sebelumnya.

Kondisi ini dinilai cukup nyaman untuk aktivitas olahraga pagi, wisata kota, maupun kegiatan keluarga pada akhir pekan.

Cuaca Siang Hingga Sore Cenderung Cerah

Pada pukul 13.00 WIB, BMKG memperkirakan cuaca kembali berawan. Namun, kondisi langit diprediksi mulai membaik menjelang sore hari.

Sekitar pukul 16.00 WIB, cuaca Surabaya diprakirakan cerah.

Intensitas sinar matahari diperkirakan lebih terasa dibandingkan pagi hari sehingga masyarakat diimbau menggunakan pelindung seperti topi atau tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan.

Suhu maksimum pada siang hingga sore hari diperkirakan mencapai 31 derajat Celsius.

Angin dari arah barat laut dengan kecepatan sekitar 13 kilometer per jam diperkirakan masih memberikan sirkulasi udara yang cukup stabil di wilayah Surabaya.

Malam Hari Berpotensi Hujan Ringan

BMKG Juanda memprakirakan hujan ringan berpotensi turun pada pukul 19.00 WIB.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan jalanan licin di sejumlah titik, terutama kawasan dengan lalu lintas padat.

Setelah hujan ringan, cuaca diprediksi kembali berawan pada pukul 22.00 WIB. Meski tidak ada indikasi cuaca ekstrem, warga tetap disarankan membawa payung atau jas hujan saat bepergian pada malam hari.

Perubahan cuaca pada malam hari juga perlu diperhatikan pengendara motor dan masyarakat yang memiliki aktivitas di ruang terbuka agar tetap nyaman dan aman selama perjalanan.

Tips Menghadapi Cuaca Surabaya Hari Ini

Berikut beberapa tips bagi warga Surabaya menghadapi kondisi cuaca Minggu, 17 Mei 2026:

  • Gunakan pakaian yang nyaman karena suhu siang diperkirakan cukup panas.
  • Siapkan payung atau jas hujan untuk mengantisipasi hujan ringan malam hari.
  • Pastikan tubuh tetap terhidrasi saat beraktivitas di luar ruangan.
  • Pengendara diimbau berhati-hati saat malam hari karena jalan berpotensi licin setelah hujan.

Pola cuaca Surabaya pada Minggu ini menunjukkan kondisi peralihan yang umum terjadi di wilayah Jawa Timur.

Dominasi awan sejak pagi hingga siang menandakan tingkat kelembapan udara masih cukup tinggi.

Namun, munculnya cuaca cerah pada sore hari menunjukkan atmosfer relatif stabil sebelum kembali terbentuk awan hujan pada malam hari.

Hujan ringan yang diprediksi turun pada malam hari diperkirakan tidak berlangsung lama, tetapi tetap dapat memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama mobilitas kendaraan.

Secara umum, cuaca Surabaya pada Minggu, 17 Mei 2026, masih tergolong kondusif untuk aktivitas akhir pekan masyarakat.

Antisipasi Penularan Hantavirus

Kementerian Perhubungan dan Kementerian Kesehatan, meningkatkan kewaspadaan penularan Hantavirus ke Indonesia.

Upaya penguatan tersebut dilakukan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), dan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, di seluruh pintu masuk negara. 

Di Jawa Timur, salah satu pengawasan intensif pada jalur laut berada di Pelabuhan Tanjung Perak. Pelabuhan Tanjung Perak merupakan gerbang maritim utama, sekaligus pelabuhan tersibuk di Surabaya.

Kepala Bidang Lalu Lintas, Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Kantor KSOP Utama Tanjung Perak, Nanang Afandi, mengaku terus berkoordinasi dengan pihak terkait, guna mencegah lonjakan kasus, penularan virus di Jawa Timur.

“Sambil terus berkoordinasi, kami menunggu arahan lebih lanjut dari karantina kesehatan, untuk langkah - langkah apa saja yang harus dilakukan di Pelabuhan Tanjung Perak,” ujar Nanang, Sabtu (16/5/2026).


Terpisah, Kepala BBKK Surabaya, Rosidi Roslan menjelaskan, pengawasan terhadap kapal internasional yang masuk melalui Pelabuhan Tanjung Perak ditingkatkan. Terlebih lagi setelah adanya laporan kasus pada kapal pesiar MV Hondius

“Saat ini kewaspadaan khusus ditingkatkan terhadap pelaku perjalanan maupun kapal yang memiliki riwayat perjalanan, dari negara-negara yang melaporkan kasus Hantavirus, terutama negara di kawasan Eropa, Amerika, dan Asia,” jelasnya.

Menurutnya, berdasarkan surat kewaspadaan Kementerian Kesehatan, beberapa negara yang menjadi perhatian antara lain Finlandia, Jerman, Swedia, Chili, Argentina, Panama, Korea Selatan, China, dan Taiwan. 

Selain itu, kewaspadaan juga diperkuat terhadap kapal yang memiliki riwayat perjalanan terkait klaster kasus pada kapal pesiar MV Hondius, dengan membawa penumpang dari berbagai negara seperti Inggris, Amerika Serikat, Argentina, Australia, Belanda, Jepang, hingga Filipina. 

“Sebelum kapal mendapatkan izin sandar, terdapat beberapa tahapan teknis kekarantinaan yang harus ditegakkan oleh petugas BBKK Surabaya bersama otoritas pelabuhan,” urainya.

“Petugas akan memeriksa riwayat perjalanan kapal, termasuk apakah kapal tersebut sebelumnya singgah atau melintasi negara yang melaporkan kasus Hantavirus. Selain itu, dilakukan pemeriksaan dokumen Maritime Declaration of Health (MDH) yang dikirimkan kapal melalui aplikasi Sinkarkes untuk mengetahui kondisi kesehatan awak maupun penumpang kapal,” imbuh Rosidi.

Ia menerangkan, apabila kapal tidak memiliki riwayat perjalanan dari negara terjangkit dan tidak ditemukan penumpang atau awak kapal yang bergejala, maka kapal dapat diberikan izin sandar, serta selanjutnya dilakukan pemeriksaan rutin sesuai ketentuan kekarantinaan kesehatan. 

“Namun apabila ditemukan faktor risiko, misalnya kapal berasal dari wilayah terjangkit atau terdapat orang sakit berdasarkan dokumen MDH, maka petugas akan melakukan evaluasi lebih lanjut sebelum kapal diizinkan sandar,” terangnya.

Untuk kategori risiko tinggi, seperti kapal dari luar negeri terjangkit atau terdapat penumpang/awak kapal sakit, lanjut Rosidi, maka kapal diwajibkan mengibarkan bendera kuning sebagai tanda karantina, dan akan dilakukan pemeriksaan di zona karantina oleh petugas kesehatan pelabuhan sesuai prosedur yang berlaku.

Pihaknya juga mengimbau masyarakat tidak perlu panik, karena mekanisme pengawasan di pintu masuk negara sudah berjalan rutin, sesuai standar kekarantinaan kesehatan.

Kementerian Kesehatan melalui BBKK juga telah menginstruksikan peningkatan pengawasan terhadap alat angkut, orang, dan barang dari negara atau daerah yang melaporkan kasus virus tersebut.

“Pengawasan dilakukan melalui deklarasi kesehatan All Indonesia, pemantauan suhu tubuh menggunakan thermal scanner, observasi tanda dan gejala, hingga pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan suspek,” tandas Rosidi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.