Prajurit TNI Tewas Ditembak di Panhead Cafe Palembang, Manajemen Janji Evaluasi Sistem Keamanan
Odi Aria May 17, 2026 11:27 AM

Manajemen Cafe, Resto, Bar and Live Music Panhead Palembang akhirnya buka suara terkait insiden penembakan antar-oknum TNI yang menewaskan satu prajurit di lokasi hiburan tersebut, Sabtu (16/5/2026) dini hari.

Melalui kuasa hukumnya, Redho Junaidi SH MH didampingi Andika SH MH, pihak manajemen menyampaikan belasungkawa atas kejadian tersebut dan menegaskan menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada Detasemen Polisi Militer (Denpom).

“Kami dari manajemen mengucapkan turut berbela sungkawa. Untuk kronologis detail, pihak Denpom yang lebih berwenang menjelaskan secara prosedural,” ujar Redho saat dikonfirmasi.

Menurutnya, manajemen bersikap kooperatif terhadap seluruh proses hukum yang berjalan, termasuk pemasangan garis polisi di area kafe pasca-kejadian.

Namun demikian, pihaknya berharap ada pertimbangan terkait lamanya police line dipasang karena banyak karyawan yang menggantungkan penghasilan dari operasional tempat hiburan tersebut.

“Seberapa lama police line terpasang itu kewenangan penyelidik. Tetapi banyak pekerja yang menggantungkan hidup di sini, sehingga kami memohon pertimbangan terkait hal tersebut,” katanya.

Sebagai langkah evaluasi, manajemen Panhead memastikan akan memperketat sistem keamanan dan pemeriksaan pengunjung agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Ke depan, pemeriksaan di pintu masuk akan dilakukan dua tahap menggunakan metal detector dan X-ray guna mencegah senjata api maupun benda berbahaya lolos masuk ke area hiburan.

“Kalau sebelumnya diperiksa satu kali saat masuk, ke depan akan dilakukan dua tahap pemeriksaan melalui metal detector maupun X-ray agar tidak kebobolan lagi,” tegas Redho.

Ia juga menegaskan bahwa selama ini operasional Panhead telah berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) keamanan yang berlaku.

Insiden berdarah tersebut disebut dipicu senggolan antar-oknum TNI saat berjoget yang berujung cekcok hingga terjadi penembakan fatal terhadap korban Pratu F (23).

Sementara itu, Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania memastikan terduga pelaku telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Kita tunggu hasil pemeriksaan. Pelaku sudah diamankan,” ujarnya singkat.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.