TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Sepuluh hari sebelum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Harga cabai di Mamuju makian pedas.
Pantauan di pasar Baru Mamuju, Minggu (17/5/2026), kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai.
Harga cabai kecil melonjak tajam dari Rp 25.000 menjadi Rp 35.000 per kilogram.
Baca juga: ESDM Sulbar Rancang Pelepasan Kawasan Hutan untuk Jalan Hauling Tambang Termasuk di Kabuloang Mamuju
Baca juga: Ekonom Ungkap Rupiah Melemah Akan Sebabkan Harga Mi Instan Hingga Tempe Naik Harganya
Tren kenaikan yang sama juga mendera komoditas cabai besar dan cabai keriting.
Kedua komoditas penentu inflasi ini kompak merangkak naik dari harga Rp 30.000 menjadi Rp 40.000 per kilogram.
Padahal biasanya, kenaikan harga komoditas pangan baru terjadi pada tiga hari menjelang hari raya (H-3).
Namun, pada momen kali ini, harga bumbu dapur utama seperti cabai, bawang, hingga tomat sudah meroket sejak sepekan lebih sebelum Idul Adha.
Tak hanya cabai, harga tomat di tingkat pedagang eceran saat ini terpantau melonjak hingga menyentuh angka Rp 25.000 per kilogram.
Pedagang menyebut, harga normal tomat adalah Rp10 ribu per kilogram.
Sementara untuk kelompok bawang-bawangan, harga bawang merah kini sudah menembus Rp 45.000 per kilogram.
Langkah kenaikan ini disusul harga bawang putih yang ikut terkerek ke angka Rp 35.000 per kilogram.
"Tidak normal kenaikannya. Kita juga heran. Ini mungkin karena distribusi yang tidak lancar," ujar seorang pedagang, Jamaluddin saat ditemui di lapaknya.
Ia mengakui minimnya stok yang masuk dari wilayah sentra produksi seperti dari Sulawesi Selatan membuat harga modal dari tingkat pengepul sudah dinaikkan lebih dulu.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi