Dari Desa Umbele ke Kursi Wakil Ketua DPRD Morowali, Perjalanan Inspiratif Ihwan Moh Thaiyeb
Regina Goldie May 17, 2026 06:29 PM

TRIBUNPALU.COM - Wakil Ketua I DPRD Morowali, Ihwan Moh Thaiyeb, menapaki perjalanan panjang dari seorang pemuda desa hingga menjadi politisi berpengaruh.

Lahir di Desa Umbele, Bungku Selatan, pada 10 Mei 1971, Ihwan adalah anak keenam dari 10 bersaudara.

Ia sempat tiga tahun menganggur setelah SMP untuk membantu keluarga, sebelum melanjutkan pendidikan di STM Negeri Kendari jurusan gambar bangunan.

“Setelah tamat STM, saya kembali ke kampung dan melihat perkembangan semakin sulit. Saya pun merantau ke Jakarta untuk bekerja di perusahaan konsultan arsitektur keluarga,” kata Ihwan mengenang awal perjalanan kariernya saat menjadi narasumber Tribun Podcast VIP, dikutip TribunPalu.com, Sabtu (16/5/2025).

Di Jakarta, Ia menggabungkan kerja profesional dengan kuliah di jurusan arsitektur secara ekstensi, demi meningkatkan kompetensinya.

Dengan bekal pengalaman dan disiplin ilmu di bidang konstruksi, Ihwan kembali ke Morowali pada 2007, melihat peluang besar di kabupaten yang masih berkembang.

Baca juga: Wagub Sulteng Ajak Dokter Muda Upgrade Kompetensi Lewat Pendidikan Spesialis

Ia mengamati bahwa pembangunan daerah tidak bisa dilakukan secara instan.

Perencanaan yang matang dan terstruktur sangat diperlukan agar Morowali berkembang seperti kota-kota modern di Jawa.

“Dulu, jalan dari Bungku ke beberapa kecamatan masih sepi. Kini, perubahannya signifikan, terutama dengan hadirnya industri dan pendatang baru. Namun, pembangunan harus tetap memperhatikan masyarakat asli,” ujarnya.

Keinginan Ihwan untuk berkontribusi nyata di daerah mendorongnya terjun ke politik.

Meski awalnya keluarga dan lingkungan tidak mendukung, ia terus berjuang dan akhirnya lolos menjadi anggota DPRD pada 2019.

Kini, ia menjabat di periode kedua dari Dapil 2 Kabupaten Morowali, mencakup Kecamatan Bahodopi, Bungku Selatan, Bungku Pesisir dan Menui Kepulauan.

Dalam kiprahnya sebagai wakil rakyat, Ihwan senang dapat bersentuhan langsung dengan masyarakat. 

Ia kerap menerima aspirasi warga, mulai dari kebutuhan pembangunan hingga perbaikan fasilitas publik.

Baca juga: Harga Ikan Katombo di Pasar Sentral Bungku Masih Stabil, Cuaca dan Hasil Tangkapan Jadi Penentu

“Sebagai anggota dewan, kita harus bekerja tulus, berinteraksi dengan masyarakat, dan memastikan kebijakan berpihak kepada mereka,” tegas Ihwan.

Selain tekad dan pengalaman profesional, Ihwan menekankan prinsip hidup yang selalu dipegang: jujur dan ikhlas.

Menurutnya, kejujuran membuka jalan keberhasilan, sementara kebohongan bisa merusak semua yang telah dibangun.

Dari masa kecil yang penuh perjuangan hingga kursi legislatif, perjalanan Ihwan Moh Thaiyeb menjadi inspirasi bagi masyarakat Morowali bahwa kesungguhan, kerja keras, dan integritas dapat mengubah kehidupan dan membawa kontribusi nyata bagi daerah. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.