Kebakaran Mega Mall Manado, Korban Sempat Telepon Keluarga Minta Tolong
Isvara Savitri May 17, 2026 10:22 PM

 

TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kebakaran yang terjadi di pusat perbelanjaan Mega Mall Manado, Sulawesi Utara, meninggalkan duka mendalam. 

Salah satu karyawan, Pricilia Tamawiwy, meninggal dunia di lokasi kejadian.

Ia terjebak di kantornya saat api membesar.

Pricilia disebut sempat melakukan komunikasi terakhir dengan keluarganya.

Kakak korban, Garry Tamawiwy, mengatakan adiknya pamit kerja seperti biasa.

Seharusnya, ia masuk pada Minggu (17/5/2026).

Namun karena hari ini ia ingin mengikuti kegiatan gereja, ia ganti shift.

rumah duka di Jalan Mawar Utama V Nomor 17 Griya Paniki Indah, Kima Atas,
RUMAH DUKA - Rumah duka Pricilia Tamawiwy di Jalan Mawar Utama V Nomor 17 Griya Paniki Indah, Kima Atas, Mapanget, Manado, Sulawesi Utara, Minggu (17/5/2026). Ia menjadi korban kebakaran di Mega Mall.

Saat kejadian, Pricilia sempat menghubunginya melalui telepon dalam kondisi panik. 

Bahkan, korban juga sempat mengirimkan lokasi keberadaannya.

"Waktu itu saat kejadian masih sempat teleponan, dia sudah panik. Katanya dia sudah sendirian di sana, teman-teman sudah pada turun," terang Garry saat ditemui di rumah duka di Jalan Mawar Utama V Nomor 17 Griya Paniki Indah, Kima Atas, Mapanget, Manado.

Namun lama-lama, asap semakin pekat dan Pricilia tidak merespons lagi.

Ia pun berterima kasih kepada Mega Mall, rekan korban, dan masyarakat Kota Manado.

"Namanya musibah, tidak ada yang menginginkan. Tapi kami sudah ikhlas," tutur Garry.

Pihak keluarga kini tengah mempersiapkan prosesi pemakaman yang rencananya akan dilaksanakan dalam satu hingga dua hari ke depan.

Baca juga: Kerabat Ungkap Sosok Pricilia Tamawiwy Korban Kebakaran Megamall Manado, Panutan Rekan Kerja

Baca juga: Breaking News: Warga Temukan Bayi Dalam Tas Gendong di Perbatasan Tonsaru dan Peloloan Minahasa

“Ada luka bakar, jadi rencananya kami mau memakamkan kalau nggak besok ya Selasa,” katanya.

Rencananya, jenazah Pricilia akan dimakamkan di Pekuburan Umum Sentosa, Talawaan, Minahasa Utara.

Pricilia meninggalkan satu suami dan satu anak yang masih kecil.

Suaminya masih dalam perjalanan dari Kabupaten Kepulauan Talaud.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.