Aliansi Mahasiswa Tanahlaut ‘Geruduk’ Rumah Rakyat Siang Nanti, Permasalahan Ini yang Disuarakan
Ratino Taufik May 18, 2026 08:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Gelombang protes terkait permasalahan distribusi solar subsidi bagi nelayan pesisir Kabupaten Tanahlaut (Tala) segera menggema di gedung wakil rakyat setempat, Senin (18/5/2026) siang nanti.

Massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tuntung Pandang dijadwalkan menggelar aksi demonstrasi selepas waktu zuhur dengan membawa sederet tuntutan terkait persoalan BBM subsidi yang dinilai makin memberatkan nelayan kecil.

Aksi tersebut merupakan tindak lanjut hasil konsolidasi yang digelar di Sekretariat HMI Cabang Tanahlaut, Minggu sore kemarin. 

Sekitar 40 peserta dari unsur HMI Tanahlaut, DPM Politala, BEM Politala, elemen pemuda hingga masyarakat pesisir ikut mematangkan agenda aksi.

Fokus utama demonstrasi tertuju pada persoalan distribusi solar subsidi di Desa Kualatambangan dan Desa Tabanio, Kecamatan Takisung.

Mahasiswa menyoroti dugaan penguasaan barcode secara sepihak, ketimpangan kuota distribusi hingga isu intimidasi yang disebut berdampak terhadap sulitnya nelayan memperoleh BBM subsidi sesuai ketentuan.

Baca juga: Bangkit dari Kecelakaan Tragis, Sitti Maifa Petinju Putri Kalsel Jadi Pelatih Futsal Putri Kotabaru

Kondisi itu disebut memicu harga Solar di lapangan melambung jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) nasional sebesar Rp 6.800 per liter.

Koordinator Lapangan aksi M Ilmi, menegaskan mahasiswa datang membawa aspirasi masyarakat pesisir yang selama ini merasa dirugikan akibat distribusi BBM yang dinilai tidak tepat sasaran.

Aliansi Tuntung Pandang menuntut ketegasan dari para wakil rakyat. Pihaknya akan datang membawa sejumlah tuntutan sikap yang harus dipenuhi dan disikapi serius oleh DPRD Tala.

Selain meminta fungsi pengawasan dewan diperkuat, massa juga akan mendesak adanya pembenahan sistem distribusi Solar subsidi agar lebih transparan dan benar-benar berpihak kepada nelayan kecil.

Aliansi bahkan menyatakan siap bertahan di gedung dewan hingga ada komitmen nyata dari pihak legislatif untuk menindaklanjuti persoalan tersebut.

(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.