SRIPOKU.COM - Wali Kota Palembang Ratu Dewa merespons aduan warga terkait kondisi jalan retak (red: hampir putus) dan lampu penerangan yang mati di kawasan Sukawinatan, Palembang.
Keluhan tersebut viral di media sosial setelah warga menyebut lokasi itu telah berulang kali menyebabkan kecelakaan.
Menanggapi aduan tersebut, Ratu Dewa sigap merespon melalui kolom komentar pada unggahan akun Instagram @oypalembang pada Senin (18/5/2026).
“Ok tq bnyak min info nyo segera kito TL,” tulis Ratu Dewa.
Sebelumnya, akun tersebut mengunggah video rekaman warga yang memperlihatkan kondisi jalan rusak dan gelap di kawasan Simpang 4 sebelum Sukawinatan, tepatnya dekat Bengkel Hendi.
Dalam video itu, seorang pria menyampaikan keluhan karena kondisi jalan disebut membahayakan pengendara, terutama pada malam hari akibat lampu jalan yang tidak menyala.
“Halo min info min di Jalan Sukawinatan tepatnya di dekat Bengkel Hendi ini telah terjadi kecelakaan diakibatkan jalan putus dan lampu jalannya mati di sini,” ujar pria dalam video tersebut.
Baca juga: Tegakkan Aturan Sampah, Ratu Dewa Distribusikan Ratusan Kotak Sampah ke RT di Palembang
Ia mengatakan kondisi jalan rusak tersebut sudah sering memakan korban kecelakaan sehingga meminta pemerintah segera melakukan perbaikan.
“Posisinya tepatnya di Simpang 4 sebelum Sukawinatan. Tolong ditindaklanjuti karena sudah banyak yang kecelakaan,” lanjutnya.
Unggahan itu kemudian ramai mendapat tanggapan dari netizen.
Banyak warga mengaku kondisi jalan berlubang dan lampu penerangan mati juga terjadi di sejumlah titik lain di Kota Palembang.
“Lampu jalan bener cuma 3 minggu abes dr situ matii,” tulis salah satu netizen.
Komentar lain menyoroti kondisi jalan yang dinilai semakin membahayakan pengguna kendaraan.
“Lampu jalan mati. Jalan berlobang. Cocok bawa kudo ke jalan Palembang. Jgn bawa mobil atau motor,” tulis akun lainnya.
Sejumlah warga juga berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki kondisi jalan dan penerangan agar tidak kembali menimbulkan korban kecelakaan.
“TAPI BENER LOH NGAPO EE JALAN PALEMBANG MAKINI ARI GELEP GALO. LEWAT AMPERA BE TADI ANYEP CAK JALAN MASOK RUMAH ANTU!!!” komentar netizen lainnya.
Ada pula warga yang menduga kerusakan jalan terjadi akibat faktor usia dan kondisi alam.
“Keropos berarti jalannya kupikir gempa bumi, memang udah kena faktor alam. Tolong ditindak lanjuti Pak Wali Kota Palembang Pak Haji,” tulis warga lainnya.
Hingga kini, warga berharap laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan perbaikan jalan dan lampu penerangan agar pengguna jalan merasa lebih aman saat melintas di kawasan Sukawinatan, terutama pada malam hari.