Puasa Sunnah Dzulhijjah 1447 H Dimulai Hari Ini hingga Tanggal Berapa? Ini Jadwal dan Keutamaannya
Suci BangunDS May 18, 2026 04:22 PM

TRIBUNNEWS.COM - Memasuki bulan Dzulhijjah, umat muslim dianjurkan untuk melaksanakan berbagai amalan sunnah, salah satunya adalah berpuasa sunnah.

Puasa Dzulhijjah adalah salah satu amalan sunnah yang sangat dikerjakan untuk dilaksanakan pada awal bulan Dzulhijjah.

Biasanya puasa sunnah Dzulhijjah ini dikerjakan pada awal bulan sebelum Hari Raya Idul Adha.

Lalu Kapan Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah 1447 H / 2026 Dilaksanakan?

Menurut hasil sidang isbat dari Kemenag pada Minggu, 17 Mei 2026 kemarin, pemerintah resmi menetapkan bahwa tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah jatuh pada 18 Mei 2026.

Maka puasa Dzulhijjah dimulai pada hari ini, Senin (18/5/2026).

Mengutip dari baznas.go.id, puasa Dzulhijjah ini dilakukan hingga tanggal 9 Dzulhijjah.

Baca juga: Kapan Puasa Tarwiyah dan Arafah Jelang Idul Adha 1447 H/2026? Simak Keutamaan dan Bacaan Niatnya

Jadwal Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah 1447 H/2026:

  • Senin, 18 Mei 2026 — Puasa 1 Dzulhijjah
  • Selasa, 19 Mei 2026 — Puasa 2 Dzulhijjah
  • Rabu, 20 Mei 2026 — Puasa 3 Dzulhijjah
  • Kamis, 21 Mei 2026 — Puasa 4 Dzulhijjah
  • Jumat, 22 Mei 2026 — Puasa 5 Dzulhijjah
  • Sabtu, 23 Mei 2026 — Puasa 6 Dzulhijjah
  • Minggu, 24 Mei 2026 — Puasa 7 Dzulhijjah
  • Senin, 25 Mei 2026 — Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah
  • Selasa, 26 Mei 2026 — Puasa Arafah 9 Dzulhijjah

Baca juga: Catat, Ini Tanggal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 Menjelang Idul Adha

Keutamaan Puasa Dzulhijjah

Dikutip dari baznas.go.id, berikut keutamaan dari puasa pada awal bulan Dzulhijjah:

  • Menghapus dosa-dosa di masa lalu

    Puasa sunnah terutama puasa Arafah, yang mampu menghapus dosa dua tahun sekaligus.

  • Dilipatgandakan pahalanya

    Orang yang melaksanakan amalan di sepuluh hari pertama Dzulhijjah lebih dicintai Allah dibanding hari-hari lainnya.

  • Menghidupkan sunnah Nabi Muhammad

    Rasulullah sendiri mencontohkan dan menganjurkan untuk melaksanakan puasa di hari-hari tersebut.

  • Meningkatkan ketakwaan

    Dengan membaca niat puasa Dzulhijjah, seseorang dapat melatih kesabaran, syukur, dan keikhlasan.

  • Menjadi bekal akhirat

    Orang yang berpuasa di bulan Dzulhijjah diyakini memiliki amal shalih yang akan menjadi pemberat timbangan kebaikan di hari kiamat.

Baca juga: Kenapa Puasa Tarwiyah dan Arafah Dianjurkan untuk Dilaksanakan, Ini Keutamaannya

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta'ala

Artinya:

"Saya niat puasa sunah bulan Dzulhijjah karena Allah Ta'ala."

Tata Cara Melaksanakan Puasa Dzulhijjah

Puasa Dzulhijjah dimulai dengan membaca niat puasa Dzulhijjah di malam hari atau sebelum masuk waktu zuhur untuk puasa sunnah terlebih dahulu.

Orang yang sedang melaksanakan puasa Dzulhijjah, wajib menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.

Selain itu perhatikan juga kalender penanggalan hijriah untuk mengetahui perhitungan dan tanggal di bulan Dzulhijjah.

Orang yang berpuasa sunnah juga dianjurkan untuk melaksanakan sahur, karena Rasulullah bersabda: "Bersahurlah kalian, karena di dalam sahur terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim)

Selama menjalankan puasa Dzulhijjah, umat muslim wajib menjaga ucapan, pikiran, dan perbuatan agar pahala tidak berkurang.

Perlu diketahui bahwa puasa Dzulhijjah bukan hanya menahan lapar, tetapi juga menahan diri dari dosa.

Selain menjalankan puasa Dzulhijjah, umat muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, hingga bersedekah, agar pahalanya bernilai lebih di sisi Allah.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.