Sarwendah Bantah Isu Pesugihan Gunung Kawi, Kuasa Hukum Siap Tempuh Jalur Hukum
Tim TribunTrends May 19, 2026 09:38 AM

TRIBUNTRENDS.COM - Nama Sarwendah belakangan ikut terseret dalam isu pesugihan di Gunung Kawi. Menanggapi kabar yang ramai di media sosial itu, pihak Sarwendah langsung memberikan klarifikasi dan membantah tuduhan tersebut.

‎"Klien kami menolak tegas bahwa framing lagi terhadap klien kami terkait pesugihan ini dilakukan oleh klien kami. Ya, jadi sudah ditegaskan sama klien kami, kami diminta untuk menyampaikan juga bahwa itu sekali lagi framing," ujar kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

Kuasa hukum menjelaskan, kedatangan Sarwendah ke Gunung Kawi bukan untuk ritual tertentu, melainkan keperluan pekerjaan. Saat itu, Sarwendah bersama tim tengah melakukan proses syuting podcast bertema horor.

‎"Jadi memang pada saat itu klien kami bersama timnya memang ke sana untuk aktivitas syuting. Podcast, podcast, jadi memang temanya horor begitu," jelas kuasa hukum lainnya, Simon Abraham.

Chris juga menilai tudingan pesugihan yang diarahkan kepada kliennya tidak logis. Menurutnya, Sarwendah justru dikenal aktif bekerja hampir tanpa henti setiap hari.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham, di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Simon Abraham, di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026). (Grid.id/Ragillita Desyaningrum)

‎"Klien kami itu kalau bisa dilihat dia bekerja dari pagi sampai malam, pagi sampai malam. Bertolak belakang dengan pesugihan, pesugihan orang nggak usah kerja tiba-tiba datang semua itu sendiri uangnya," tegas Chris.

Baca juga: Alasan Sarwendah dan Giorgio Antonio Belum Bahas Pernikahan, Terkait Kepergian Sang Ayah

Ia menambahkan, jika benar melakukan pesugihan, Sarwendah tidak perlu bekerja keras demi memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anaknya.

‎"Dia benar-benar klien kami benar-benar bekerja dari pagi sampai malam sampai pagi lagi. Bisa dilihatlah di mungkin di TikTok live-nya gitu, jadi memang enggak masuk akal kalau dia pesugihan harus sampai bekerja sekeras itu," lanjut Chris.

Saat ini, pihak Sarwendah mengaku tengah mengumpulkan sejumlah bukti terkait video yang beredar di media sosial. Mereka pun membuka kemungkinan membawa perkara tersebut ke jalur hukum apabila ditemukan unsur fitnah maupun pencemaran nama baik.

‎"Kalau memang ternyata hanya hal-hal yang sifatnya memang dia menyampaikan apa adanya, ya kita lihatlah masih bisa kita maafkan apa enggak. Tapi kalau memang sudah menjurus menjelekkan nama klien kami pasti kami akan proses," pungkas Chris.

Isu tersebut bermula dari video viral yang menampilkan sosok diduga kuncen Gunung Kawi, Jawa Timur. Dalam video itu disebut beberapa nama publik figur, termasuk Sarwendah, yang dikaitkan dengan ritual pesugihan maupun kelancaran karier.

Kabar tersebut semakin ramai setelah Marcel Radhival atau Pesulap Merah mengunggah konten mengenai praktik klenik di Gunung Kawi. Konten itu kemudian memicu spekulasi warganet yang mengaitkannya dengan kondisi kesehatan Ruben Onsu saat masih menjadi suami Sarwendah.(Tribuntrends.com/Grid.ID/Ragillita Desyaningrum)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.