BNN Bongkar Skandal Sabu Pajero Putih di Bogor, Oknum TNI Terlibat Jaringan Aceh
Budi Sam Law Malau May 19, 2026 02:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Badan Narkotika Nasional (BNN) RI bersama Direktorat Jenderal Bea Cukai berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba golongan I jenis sabu dalam jumlah fantastis di wilayah Bogor, Jawa Barat.

Operasi senyap yang berlangsung subuh murni pada Selasa (19/5/2026) sekira pukul 04.00 WIB ini membongkar keterlibatan mengejutkan dari seorang oknum anggota TNI yang nekat menjadi bagian dari sindikat kurir lintas Sumatra jaringan Aceh.

Keterlibatan oknum berseragam tersebut menjadi tamparan keras di tengah upaya negara mengikis habis peredaran gelap narkotika.

Baca juga: Polsek Metro Gambir Gagalkan Peredaran 99 Paket Sabu, Tiga Pelaku Ditangkap

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, oknum TNI tersebut kini telah diserahkan ke Polisi Militer (PM) untuk diproses secara hukum militer yang berlaku.

Surveillance Ketat dari Ujung Aceh hingga Bogor

Pelaksana Tugas (PLT) Deputi Pemberantasan BNN RI, Brigjen Pol Jenderal Roy, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari pengintaian (surveillance) panjang dan melelahkan.

Petugas gabungan telah membuntuti pergerakan para pelaku sejak bertolak dari ujung utara Sumatra.

"Kami melakukan surveillance mulai dari Aceh sampai ke wilayah Bogor saat mereka sedang menurunkan sabu," ujar Roy di Kantor BNN RI, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Jaringan pengedar lintas wilayah ini memanfaatkan jalur darat untuk mengelabui petugas.

Mereka bergerak mulus melintasi rute Sumatera Selatan, menyeberang melalui Pelabuhan Bakauheni, hingga akhirnya menyelinap masuk ke jantung Jabodetabek melalui Bogor.

Namun, kelihaian mereka berakhir di tangan tim gabungan BNN dan Bea Cukai di masing-masing wilayah kerja.

Baca juga: Digerebek Lagi! Sarang Sabu di Tanah Abang Terbongkar, 5 Orang Diciduk

Siasat Teh Cina di Kompartemen Pajero Putih

Dalam penggerebekan yang menegangkan tersebut, petugas mengamankan tiga orang tersangka yang masing-masing berinisial A, S, dan K.

Ketiganya kini meringkuk di sel tahanan BNN RI untuk pemeriksaan mendalam.

Saat menggeledah kendaraan mewah jenis Mitsubishi Pajero Sport berwarna putih yang digunakan pelaku, petugas menemukan ruang rahasia di bagian buritan mobil.

"Ternyata barang bukti yang diletakkan oleh pelaku ada di kompartemen bagian belakang sebuah kendaraan Pajero Putih," tegas sang jenderal bintang satu tersebut.

Total barang bukti yang disita mencapai 29 kilogram sabu.

Demi meminimalkan kecurigaan dan bau, sindikat ini masih setia menggunakan modus klasik, yakni membungkus kristal haram tersebut ke dalam kemasan teh Cina hijau.

Ancaman Nyata bagi Pemuda Jabodetabek

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, 29 kilogram sabu ini sedianya akan dipecah dan disebar ke beberapa bandar kecil dan pengedar di seluruh wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Jika barang haram ini lolos ke jalanan, ratusan ribu nyawa generasi muda dipastikan akan hancur lebur di bawah pengaruh zat adiktif tersebut.

Mirisnya, oknum anggota TNI yang ditangkap diketahui berada dalam satu mobil dengan kurir sabu lainnya.

Ia diduga kuat bertindak sebagai tameng atau pelindung agar perjalanan haram dari Aceh menuju Bogor tersebut bebas dari pemeriksaan aparat di sepanjang jalan lintas Sumatra.

"Ini merupakan hasil kerja sama solid dengan Dirjen Bea Cukai," tandas Roy.

Langkah tegas BNN menyerahkan oknum prajurit tersebut ke Polisi Militer menegaskan komitmen tanpa pandang bulu: siapa pun yang bersekutu dengan narkoba, seragam kehormatan tidak akan bisa melindungi mereka dari jeruji besi.

Kasus ini menjadi alarm keras bahwa benteng pertahanan negara pun kini harus terus mawas diri dari infiltrasi gurita bisnis haram narkotika.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.