Jakarta (ANTARA) - Rajawali Medan melepas pelatih kepala Efri Meldi dan asisten pelatih Yo Sua, setelah gagal memenuhi target menembus playoff meski mengawali musim dengan catatan menjanjikan lewat tiga kemenangan beruntun.

"Sebuah kehormatan bisa berjuang bersama coach Meldi. Mengambil tantangan dan memimpin tim ini selama satu musim penuh bukanlah hal yang mudah," tulis Rajawali dalam Instagramnya pada Rabu di Jakarta.

Rajawali menyampaikan apresiasi kepada Efri Meldi yang telah memimpin tim sepanjang musim kompetisi.

Pada hari yang sama, klub ini juga mengumumkan perpisahan dengan Yo Sua yang mendampingi Efri sebagai asisten pelatih.

Rajawali menyebut Yo sosok penting di balik perjalanan tim sepanjang musim dan menyampaikan terima kasih atas kontribusi.

Rajawali tadinya menatap musim 2026 dengan optimistis setelah mendatangkan Efri dan beberapa pemain asing, termasuk Brandone Francis dan Antonio Hester.

Namun situasi berubah ketika Francis mengalami cedera saat Rajawali menjalani laga kandang pertamanya di Medan.

Skuad Para Raja akhirnya menutup musim reguler di peringkat kesembilan klasemen, dengan catatan menang-kalah 6-14 sehingga gagal melaju ke playoff.