TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo meluncurkan paket wisata yang menjadi pendukung dari Kampung Lele Asap Jati di Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur. Peluncuran paket wisata itu dilakukan pada Rabu (20/05/2026).
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kulon Progo, Drajat Purbadi menjelaskan paket wisata itu dibuat bekerjasama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Banaran.
"Kami upayakan agar Kampung Lele Asap Jati dan Desa Wisata Banaran tidak berjalan sendiri-sendiri," kata Drajat ditemui di Padukuhan Jati, Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur.
Pokdarwis Banaran sudah memiliki paket wisata pelepasan tukik serta penanaman pohon mangrove di Pantai Trisik. Saat ini disertai dengan paket wisata keliling Jembatan Kabanaran.
Menurut Drajat, dengan adanya sinergi tersebut, wisatawan nantinya akan diarahkan untuk mencicipi kuliner Lele Asap dari Padukuhan Jati. Terutama setelah menjalani paket wisata yang telah disediakan Pokdarwis.
"Nanti Pokdarwis akan menyediakan paket berkeliling Kampung Lele Asap Jati dengan sepeda, agar mereka juga bisa melihat bagaimana proses pembuatannya," jelasnya.
Drajat mengatakan strategi promosi paket wisata tersebut telah disiapkan. Seperti dengan menggandeng para pemengaruh (influencer) digital agar banyak yang tertarik untuk mencoba.
Menurutnya, sinergi paket wisata itu menjadi salah satu upaya untuk mengenalkan Lele Asap sebagai ikon kuliner Kulon Progo. Sebab selama ini Lele Asap produksi warga Jati lebih banyak dipasarkan di Bantul, yang kemudian diolah dan dijual kembali menjadi makanan seperti Mangut Lele.
"Kami ingin agar Lele Asap bisa menjadi salah satu ikon kuliner dan sebagai buah tangan khas Kulon Progo," ujar Drajat.
Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan berpesan agar Kampung Lele Asap Jati harus menjadi kawasan wisata terintegrasi. Ia berpesan agar para produsen lele asap tidak hanya membuat, namun juga memasarkan sendiri produknya.
Seperti dengan mengolahnya sendiri menjadi beragam bentuk makanan serta membuka warung untuk menjual olahan Lele Asap. Ia yakin cara itu bisa membuat Kampung Lele Asap Jati akan jadi pilihan utama wisatawan.
"Jadi kalau orang mau makan lele asap, pasti akan datang ke sini nantinya," kata Agung.(alx)