Reaksi Keluarga Joao Pedro yang Mengharukan Usai Pengumuman Skuad Piala Dunia Brasil Jadi Viral
Hendra Wijaya May 20, 2026 09:56 PM

Reaksi menyayat hati dari keluarga Joao Pedro setelah pengumuman skuad resmi Piala Dunia Brasil menjadi viral di media sosial. Pemilihan skuad berisi 26 pemain oleh tim nasional Brasil memberikan pukulan telak bagi bintang Chelsea tersebut. Keluarga terdekat pemain berusia 24 tahun itu tampak hancur hati, dengan rekaman emosional mereka menyebar luas di berbagai platform pada Senin malam.


Penyerang produktif gagal masuk skuad


Penyerang Chelsea itu menjadi salah satu nama besar yang harus tersingkir setelah pelatih kepala Carlo Ancelotti mengumumkan daftar pemain bertabur bintang di Rio de Janeiro. Padahal, Joao Pedro tampil impresif di musim debutnya bersama Chelsea dengan torehan 15 gol dan lima assist di Liga Premier. Namun, posisi tersebut justru diberikan kepada Endrick dari Lyon dan Luiz Henrique dari Zenit. Kekecewaan keluarga Pedro terekam secara langsung saat mereka menyadari namanya tidak disebut dalam daftar pemain, sementara dekorasi pesta di sekitar mereka menjadi saksi momen pahit itu.


Joao Pedro angkat bicara di media sosial


Meskipun kecewa berat karena gagal tampil di turnamen di Amerika Utara, pemain dengan delapan caps bersama tim nasional ini menunjukkan sikap penuh martabat saat menanggapi situasinya di hadapan publik. Melalui akun media sosialnya, Pedro menulis untuk menenangkan para pendukungnya dan menatap ke depan: “Saya telah berusaha memberikan yang terbaik di setiap kesempatan. Sayangnya, impian untuk mewakili negara saya di Piala Dunia belum bisa terwujud, tetapi saya tetap tenang dan fokus, seperti yang selalu saya lakukan. Kebahagiaan dan kekecewaan adalah bagian dari sepak bola. Mulai sekarang, saya mendoakan yang terbaik bagi semua pemain yang terpilih. Saya akan menjadi salah satu penggemar yang mendukung mereka untuk membawa pulang gelar keenam.”


Ancelotti jelaskan kebijakan pemilihan pemain


Carlo Ancelotti langsung menghadapi banyak pertanyaan dari media terkait keputusan memasukkan Neymar yang berusia 34 tahun, yang belum tampil membela tim nasional sejak 2023. Menanggapi keputusan taktisnya yang kontroversial terkait kedua penyerang tersebut, Ancelotti menjelaskan: “Tentu saja kami sedih untuk Joao Pedro. Dengan performa yang ia tunjukkan di Eropa musim ini, sebenarnya ia pantas berada dalam daftar ini, tetapi dengan segala pertimbangan dan rasa hormat, kami memilih pemain lain. Saya benar-benar merasa kasihan kepada Joao Pedro dan semua pemain lain yang tidak terpilih.”


“Kami telah mengevaluasi Neymar sepanjang tahun, dan kami melihat bahwa dalam periode terakhir ini ia bermain secara konsisten dan kondisi fisiknya membaik. Kami yakin dia adalah pemain penting, dan dia akan menjadi sosok kunci di Piala Dunia ini.”


“Penilaian selama setahun penuh didasarkan sepenuhnya pada aspek fisik, dan kami telah membicarakan hal itu. Aspek fisik menjadi pertimbangan utama. Dalam beberapa pertandingan terakhir, dia tampil konsisten. Dia mungkin masih bisa meningkatkan kondisi fisiknya sebelum pertandingan pertama Piala Dunia dimulai. Dia memiliki kesempatan itu. Selain itu, pengalamannya dalam turnamen besar seperti ini, serta perannya dalam membangun suasana positif di ruang ganti, merupakan faktor penting yang kami pertimbangkan.”


Laga pembuka penuh gengsi menanti


Tim juara dunia lima kali itu akan menghadapi ujian berat di laga pembuka Grup C saat bertemu juara Piala Afrika, Maroko, di Stadion MetLife, New Jersey, pada 13 Juni mendatang. Skuad asuhan Ancelotti harus segera menemukan ritme permainan mereka sebelum menghadapi pertandingan berikutnya melawan Haiti di Philadelphia dan Skotlandia di Miami. Sementara itu, Joao Pedro akan berusaha memulihkan diri dari kekecewaan ini sebelum kembali ke latihan pramusim bersama Chelsea.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.