Sosok Pengusaha Sulsel Masuk Formatur DPP Apersi Hasil Munas VII di Bali
Ari Maryadi May 21, 2026 12:07 AM

 

TRIBUN-TIMUR.COM — Pengusaha properti asal Sulawesi Selatan, Yasser Latief masuk dalam jajaran formatur Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia hasil Musyawarah Nasional (Munas) VII Apersi yang digelar di Bali Rabu (20/5/2026).

Dalam forum tersebut, Munas VII Apersi secara aklamasi menetapkan Deddy Indra Setyawan sebagai Ketua Umum terpilih sekaligus Ketua Formatur DPP Apersi periode mendatang.

Selain Yasser Latief dari Sulawesi Selatan, jajaran anggota formatur juga diisi perwakilan dari Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Riau.

Masuknya nama Yasser Latief dalam struktur formatur DPP Apersi dinilai menjadi representasi kuat kawasan timur Indonesia dalam pengambilan arah kebijakan organisasi pengembang perumahan nasional.

Yasser dikenal sebagai pengembang properti sekaligus Ketua DPD Apersi Sulsel.

Di luar dunia bisnis, ia juga memiliki latar belakang sebagai cendekiawan, politisi, dan jurnalis.

Usai ditetapkan sebagai anggota formatur, Yasser Latief menyatakan siap berkontribusi memperkuat sektor pengembangan perumahan dan bisnis properti nasional, khususnya dalam mendukung program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini amanah besar dan tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk membawa Apersi semakin kuat sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan sektor perumahan,” kata Yasser Latief.

Ia menilai kebutuhan hunian masyarakat terus meningkat sehingga dibutuhkan kolaborasi kuat antara pemerintah dan pengembang untuk menghadirkan rumah layak dan terjangkau.

Menurutnya, Apersi memiliki posisi penting dalam mendukung pemerataan pembangunan sektor properti, termasuk di daerah-daerah berkembang di luar Pulau Jawa.

“Kami ingin Apersi semakin aktif mendorong pertumbuhan bisnis properti yang sehat, inklusif, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terhadap hunian,” ujarnya.

Yasser juga menegaskan komitmennya mendukung program pembangunan 3 juta rumah yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan Prabowo.

“Program 3 juta rumah adalah langkah besar untuk menjawab backlog perumahan nasional. Apersi tentu siap mengambil bagian dan berkontribusi menyukseskan program tersebut,” katanya.

Ia berharap kepengurusan baru DPP Apersi mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah, perbankan, dan seluruh pemangku kepentingan sektor properti.

“Ke depan tantangan sektor properti semakin besar, tetapi peluangnya juga terbuka luas. Karena itu dibutuhkan soliditas organisasi dan inovasi agar industri properti nasional terus tumbuh,” tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.