TRIBUNJAKARTA.COM - Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI) menghadirkan ajang lari tahunan UI Half Marathon 2026 (UIHM 2026) dengan skala yang lebih besar.
Tahun ini, UIHM 2026 menargetkan lebih dari 7.000 peserta dari berbagai kalangan, mulai dari alumni UI, komunitas lari, hingga masyarakat umum.
Mengusung tema “Beyond the Finish Line: Melangkah Melampaui Batas”, UIHM 2026 tidak hanya berfokus pada kompetisi olahraga, tapi juga membawa misi sosial dan kampanye gaya hidup sehat.
Sekretaris Jenderal ILUNI UI, Masyita Crystallin, mengatakan UI Half Marathon telah berkembang menjadi salah satu event lari tahunan yang selalu dinantikan para runner.
Menurutnya, antusiasme peserta terus meningkat dari tahun ke tahun.
“UIHM menjadi event tahunan yang secara konsisten dihadiri oleh ribuan orang. Bahkan trennya terus meningkat," ujar Masyita saat konferensi pers di Kopitagram Centang Biru Ampera, Rabu (20/5/2026).
"Kami berharap UIHM tidak hanya menjadi kompetisi olahraga saja tapi juga sebuah momentum kolektif untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat," tambahnya.
Masyita menyebut, kegiatan ini selaras dengan tiga pilar utama ILUNI UI yakni Sambung, Setara, dan Solutif.
Kegiatan ini juga menjadi platform kontribusi sosial yang terukur, di mana seluruh rangkaian acaranya mencakup aksi nyata seperti pemberian beasiswa pendidikan bagi mahasiswa Universitas Indonesia serta pelaksanaan program pelatihan informal.
Selain menjadi ajang olahraga, UIHM 2026 juga mengintegrasikan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance).
Setiap langkah peserta nantinya akan dikonversi menjadi kontribusi sosial nyata untuk dunia pendidikan dan masyarakat.
Salah satu daya tarik utama UIHM 2026 adalah lintasan lari yang diklaim sebagai “The Greenest and Most Sterile Route in Indonesia”.
Para peserta akan berlari di kawasan Kampus Universitas Indonesia, Depok, yang terkenal dengan suasana rindang dan minim kendaraan bermotor.
Ketua Pelaksana UIHM 2026, Hersal Hermana Putra, mengatakan tema “Beyond the Finish Line” memiliki makna lebih luas dibanding sekadar mengejar garis finis.
"UIHM 2026 diluncurkan bertepatan dengan momen Hari Kebangkitan Nasional sebagai manifestasi modern dari napak tilas perjuangan dan ketangguhan mental yang diwariskan oleh sejarah besar bangsa kita, mulai dari semangat kebangkitan pemuda di selasar STOVIA pada tahun 1908, ikrar persatuan Sumpah Pemuda 1928, hingga Kemerdekaan 1945," ujar Hersal.
"Melalui tema ini, kami mengajak setiap pelari untuk bergerak lebih jauh, melampaui batas fisik, demi menciptakan kebermanfaatan dan dampak sosial yang lebih luas bagi sesama," paparnya.
Selain kategori offline di Kampus UI Depok, UIHM 2026 juga menyediakan kategori virtual run yang didukung oleh ILUNI UI wilayah dan chapter.
Bersamaan dengan peluncuran resmi UIHM 2026, panitia juga membuka pendaftaran early bird melalui situs resmi mereka.
Kuota pendaftaran disediakan secara terbatas bagi masyarakat dan komunitas lari yang ingin ikut ambil bagian dalam event tersebut.
UIHM 2026 dijadwalkan berlangsung pada 11 Oktober 2026 di Kampus Universitas Indonesia, Depok.
Tahun ini, penyelenggara juga tengah mengajukan status sanction PB PASI agar UIHM masuk ke dalam kalender Indonesia Road Running Series (IRRS).
Baca juga: “Saya Siap Mundur” Ardhi Tjahjoko Pasrah soal Nasibnya, Persija Gagal Juara Lagi
Baca juga: Mengenang Wismoyo Arismunandar, Sosok Jenderal TNI yang Jadikan Olahraga sebagai Kehormatan Bangsa
Baca juga: Ngaku Polisi, Pria Bersenjata Ngamuk di Rumah Anggota DPR RI di Garut, Ini Pengakuan Ade Ginanjar