BANJARMASINPOST.CO.ID - Terima panggilan permintaan setrika uap di Banjarmasin. Itulah jasa yang ditawarkan Zen Rizko Maulana.
Lelaki berusia 29 tahun tersebut adalah pemilik usaha kreatif jasa setrika uap keliling pertama dan masih satu-satunya di Kota Seribu Sungai, bahkan Kalimantan Selatan.
Awalnya, Rizko atau Iko sehari-hari mengelola usaha penginapan dan jasa kebersihan yang dikenal dengan nama Cuci Rumah Aida. Ia dan istri kemudian terpikir untuk membuka jasa menggosok yang dapat dipanggil ke rumah khusus area Banjarmasin.
Ide tersebut muncul dari kesulitannya dan sang istri dalam mengurus rumah tangga. Oleh karena sama-sama sibuk bekerja, mereka sampai tidak sempat menyetrika pakaian.
“Baju yang belum disetrika menumpuk. Melihat itu, muncul ide untuk membuat jasa setrika uap keliling untuk keluarga yang sibuk bekerja, “ ungkapnya kepada Banjarmasinpost.co.id pada Selasa (19/5/2026).
Setrika uap dipilih karena tidak memerlukan tenaga listrik sehingga lebih mudah dilakukan di mana saja, termasuk di halaman rumah.
Baca juga: 10 Momen yang Mengantarkan Arsenal Meraih Gelar Premier League: Termasuk Keputusan VAR, Sikap Rice?
“Supaya tidak menganggu aktivitas konsumen di dalam rumah mengingat menyetrika memakan waktu yang lama,” jelasnya.
Usaha ini dirintis mulai Oktober 2025 dan mulai dijalankan pada Januari 2026. Saat ini Rizko dan istri masih melayani pelanggan di Banjarmasin efek keterbatasan tenaga kerja dan perlengkapan yang dimiliki. Apalagi permintaan selalu ada setiap hari. “Respons warga Banjarmasin alhamdulillah sangat baik. Dalam tiga bulan terakhir setiap hari, kecuali Minggu, ada saja panggilan ke rumah pemesan, “ ujar Rizko.
Saat ini tim Gosok Aida atau Setrika Uap Keliling Banjarmasin dibantu oleh tim Cuci Rumah Aida. Selain itu ada urunan tenaga dari rekan bisnisnya, Supian.
Jasa ini memasang tarif mulai Rp 100 ribu untuk pakaian maksimal 15 kilogram. Apabila lebih dari 15 kilogram maka akan dikenakan tarif tambahan Rp 7.000 per kilogram. “Biasanya dalam satu rumah bisa 20-30 kilogram,” paparnya.
Usaha ini menggunakan gerobak yang dilengkapi peralatan menggosok. Pelanggan hanya cukup menyiapkan baju yang ingin disetrika dan gantungan pakaian apabila diperlukan.
Rizko dan rekan menggelontorkan modal awal Rp 20 juta untuk mendapatkan gerobak setrika lengkap dengan dua set setrika uap, sepeda listrik dan perlengkapan pendukung lainnya.
Namun dalam menjalankan usaha ini, Rizko tidak lepas dari komplain. Komplain paling sering yakni menunggu terlalu lama karena karena banyaknya antrean. “Saya sangat terbuka untuk warga Banjarmasin yang ingin menjadi mitra dari usaha gosok keliling ini dengan keuntungan 100 persen untuk mitra, “ katanya.
Rencananya Rizko menambah gerobak setrika untuk memenuhi permintaan pelanggan di Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura dan Handil Bakti sebab permintaan terbanyak ada pada wilayah tersebut. (banjarmasinpost.co.id/kristin juli saputri)