Seluruh Kloter Embarkasi Banjarmasin Diberangkatkan, Fokus Petugas Haji Beralih ke Armuzna
Ratino Taufik May 21, 2026 11:52 AM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU – Setelah seluruh jemaah haji Embarkasi Banjarmasin resmi diberangkatkan hingga Kloter BDJ 19, fokus pelayanan petugas kini beralih ke persiapan menghadapi puncak ibadah haji di Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).

Ketua PPIH Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani mengatakan, seluruh jemaah asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang telah tiba di Tanah Suci saat ini dalam kondisi sehat dan telah menyelesaikan umrah wajib.

“Sekarang fokus utama petugas adalah mempersiapkan jemaah menghadapi fase Armuzna, baik dari sisi kesehatan maupun kesiapan ibadah,” ujarnya.

Menurut Eddy, fase Armuzna menjadi tahap paling padat dan menguras fisik dalam rangkaian ibadah haji.

Karena itu, petugas terus mengingatkan jemaah, terutama lansia dan kelompok risiko tinggi agar menjaga kondisi tubuh menjelang puncak ibadah haji.

Jemaah diminta memperbanyak konsumsi air putih, menggunakan alat pelindung diri seperti payung, topi, masker, dan kacamata hitam, serta membatasi aktivitas di luar ruangan saat cuaca panas ekstrem di Arah Saudi.

Baca juga: 30 JCH Embarkasi Banjarmasin Gagal Berangkat Tahun Ini, Ada Yang Sakit dan Meninggal Dunia

Eddy juga meminta keluarga maupun pendamping tidak memaksakan jemaah lansia mengikuti aktivitas ibadah sunnah secara berlebihan sebelum wukuf di Arafah.

“Jangan sampai jemaah lansia kelelahan atau jatuh sakit karena dipaksakan mengimuti aktivitas ibadah yang terlalu berat,” katanya.

Selain kesiapan fisik jemaah, koordinasi pelayanan di Arab Saudi juga terus diperkuat. Setiap kloter didampingi empat petugas utama, yakni Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah, Dokter, dan Perawat, yang dibantu petugas daerah, Ketua Rombongan, serta Ketua Regu.

Untuk pemondokan, jemaah asal Embarkasi Banjarmasin di Madinah rata-rata menempati hotel di kawasan Marzakiyah, jaraknya kurang dari dua kilometer dari Masjid Nabawi.

Sedangkan di Mekkah, jemaah ditempatkan di kawasan Aziziyah dan mendapat layanan Bus Shalawat selama 24 jam menuju Masjidil Haram.

Eddy menambahkan, setelah fase pemberangkatan seluruh kloter selesai, perhatian petugas kini sepenuhnya tertuju pada upaya menjaga jemaah tetap sehat hingga pelaksanaan puncak haji berlangsung.

“Harapannya seluruh jemaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan aman, nyaman, dan sehat hingga kembali ke daerah masing-masing,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.