Pembangunan Wisata Air Kalimalang Bekasi Terhambat karena Perang Global dan Cuaca Ekstrem 
Joseph Wesly May 21, 2026 12:45 PM

 

Laporan jurnalis TribunBekasi.com, Rendy Rutama Putra 

TRIBUNBEKASI.COM, BEKASI SELATAN- Proyek Wisata Air Kalimalang di Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi mengalami sejumlah hambatan dalam proses pembangunannya.

Direktur Utama PT Mitra Patriot Kota Bekasi, David Rahardja, mengatakan sejumlah faktor itu diantaranya terkair perang global hingga cuaca ekstrem.

“Ini bukan sekadar dampak perang global, tapi juga cuacanya cukup ekstrem di bulan Maret dan April lalu sehingga pengerjaannya tidak bisa maksimal,” kata David dikutip Kamis (21/5/2026).

David menjelaskan, sebagian bahan baku pembangunan proyek diketahui didatangkan dari China.

Sehingga situasi perang global membuat harga bahan baku mengalami kenaikan dan proses pengiriman menjadi tertunda.

“Ini kenapa sampai hari ini yang target awalnya di bulan Mei itu belum terealisasi,” jelasnya.

Akibat sejumlah hambatan tersebut, David menuturkan rencana grand opening atau peresmian Wisata Air Kalimalang terpaksa diundur.

“Kemungkinan Agustus baru akan rampung,” tuturnya.

Konsep Wisata Air dan Kuliner di Kalimalang

Sebagai informasi, aliran Kalimalang sepanjang wilayah Kota Bekasi akan dijadikan sebagai tempat wisata air dan kuliner.

WISATA AIR - Pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan baru di kawasan Wisata Air dan Kuliner Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (24/10/2025).
WISATA AIR - Pekerja menyelesaikan pembangunan jembatan baru di kawasan Wisata Air dan Kuliner Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (24/10/2025). (Tribunbekasi/Rendy Rutama Putra)

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan nantinya di lokasi akan disediakan kapal yang difungsikan sebagai bagian dari wisata air dan kuliner.

"Digambarkan tadi ada lightingnya kemudian ada kapalnya, nanti akan ada kulinernya juga," kata Tri saat ground breaking atau peletakan batu pertama rencana tempat wisata tersebut, Kamis (21/8/2025) siang.

Tri menjelaskan pengelolaan proyek yang dilakukan dibawah naungan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mitra Patriot itu dimulai perdana pada Kamis (21/8/2025) siang.

"Hari ini kami melaksanakan peletakan batu pertama untuk dimulainya pembangunan wisata air, doakan semoga tahun 2026 mendatang sudah bisa dinikmati ya oleh masyarakat," jelasnya.

13 Jembatan Akan Dibongkar dan Dibangun Ulang

Tri menuturkan bagian dari pengerjaan proyek, total 13 jembatan di sepanjang aliran Kalimalang kawasan Kota Bekasi akan dibongkar.

Lalu akan dibangun lagi lima jembatan dengan desain U atau melengkung.

"Untuk saat ini pembangunan melalui PT Miju dengan CSR, Alhamdulillah PT mitsu memberikan CSR nilainya kurang lebih Rp 36 miliar dalam rangka memulai jembatan dan Pemkot akan menyiapkan Rp 30 miliar untuk membangun pedestriannya dan mudah-mudahan sisanya sampai ke Kota Bintang bisa kami selesaikan tahun depan dan nanti Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) nambahin Rp 60 miliar," tuturnya.

Pemprov Jabar Siap Dukung Pembiayaan

Menanggapi hal itu, Dedi mengatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan akan selalu berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) maupun Pemkot.

Kolaborasi yang dimaksud diantaranya bisa dari mewujudkan pembiayaan.

"Pemprov juga tidak akan ragu untuk berkolaborasi mewujudkan pembiayaan baik belanja langsung maupun belanja bantuan keuangan, kami akan tempuh itu, kami punya target selama lima tahun memimpin, baik Gubernur atau Wali Kota nanti bisa dilihat jejak peradaban yang ditinggalkannya," singkat Dedi. (M37)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.