Pemkab Gorontalo Perindah Kawasan Menara Limboto, Bupati Sofyan Puhi Targetkan 10 Juni Selesai
Wawan Akuba May 21, 2026 02:47 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus memacu proyek revitalisasi kawasan Menara Limboto.

Proyek yang telah berjalan selama dua pekan itu ditargetkan rampung paling lambat pada 10 Juni 2026, menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (Penas).

Hal tersebut disampaikan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, saat meninjau langsung progres pemerataan lahan di lokasi proyek.

Ia menegaskan revitalisasi ini bukan pembongkaran, melainkan penataan ulang untuk menyesuaikan dengan konsep estetika dan fungsi taman yang baru.

Baca juga: Gubernur Gusnar Sambut Hangat Organisasi Pers Gorontalo, Dukung Agenda Temu Jurnalis  

“Ini bukan pembongkaran, melainkan revitalisasi lanjutan. Sekarang sementara dibangun taman, jadi bagian dari itu disesuaikan dengan kebutuhan taman. Pekerjaannya sudah dimulai sejak dua minggu lalu,” ujarnya.

Kawasan tersebut diproyeksikan menjadi destinasi wisata baru sekaligus Ruang Terbuka Hijau (RTH) unggulan di Kabupaten Gorontalo. 

Bahkan, konsepnya diklaim akan menjadi salah satu yang ikonik di Indonesia karena dilengkapi fasilitas modern.

“Yang pertama, ini akan menjadi destinasi wisata taman dan Ruang Terbuka Hijau. Nantinya mungkin hanya ada di sini dan tidak ditemukan di tempat lain,” tambahnya.

Salah satu konsep utama kawasan taman itu adalah pemasangan videotron berbentuk lingkaran di bagian tengah area.

Terkait anggaran, proyek berskala besar tersebut dipastikan tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Pendanaan proyek berasal dari skema investasi pihak ketiga melalui kerja sama pengelolaan kawasan.

“Ini non-APBD, bagian dari kontrak kerja sama sebelumnya. Diharapkan kawasan-kawasan seperti ini bisa mendatangkan investasi tanpa membebani APBD. Jadi investasi dari luar masuk untuk pengelolaan menara dan taman yang saat ini sementara dikerjakan,” jelas Sofyan.

Baca juga: Tak Sabar Antre Pertamax, ASN di Tuban Aniaya 4 Pegawai SPBU hingga Berujung Divonis 8 Bulan

Tiga Fokus Revitalisasi

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, Risman K. Umar, mengatakan revitalisasi kawasan Menara Limboto diyakini akan memberikan multiplier effect bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, kawasan Limboto sudah menjadi pusat aktivitas ekonomi sehingga pembenahan infrastruktur diharapkan dapat meningkatkan pendapatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

REVITALISASI MENARA — Proses pembongkaran panggung di kawasan taman menara, Kamis (21/5/2026).
REVITALISASI MENARA — Proses pembongkaran panggung di kawasan taman menara, Kamis (21/5/2026). Pemkab Gorontalo mulai revitalisasi kawasan taman menara. (Sumber: TribunGorontalo.com/Fajri A Kidjab)

“Tentu ada multiplier effect dari revitalisasi ini. Apalagi kawasan ini sudah menjadi kawasan tumbuh dengan aktivitas perekonomian yang berjalan. Kita tinggal melakukan pembenahan dengan dukungan pihak ketiga. Semoga UMKM yang ada bisa mengalami peningkatan pendapatan,” tutur Risman.

Ia menjelaskan terdapat tiga fokus utama dalam proyek revitalisasi tersebut, yakni:

1. Area Taman

Dirancang sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) multifungsi yang ramah publik dan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat rekreasi maupun bersantai.

2. Fasad Menara

Melakukan pembenahan dan memperindah tampilan luar Menara Limboto agar terlihat lebih estetik dan menarik.

3. Auditorium Menara

Mengaktifkan kembali area bagian atas menara sebagai ruang auditorium sekaligus tempat bersantai bagi pengunjung.

Selain tiga fokus utama tersebut, sejumlah fasilitas penunjang lain juga ikut dibenahi melalui kontribusi pihak ketiga, termasuk penataan kawasan Pentadio Resort.

Risman menegaskan tidak ada kendala teknis berarti dalam pengerjaan proyek. Namun, tantangan utama saat ini adalah keterbatasan waktu menjelang target penyelesaian pada 10 Juni.

“Kalau dari PUPR sebetulnya tidak ada kendala berarti. Hanya saja kami dibatasi waktu sehingga harus bekerja ekstra karena pekerjaan yang harus dibenahi cukup banyak,” pungkasnya.

Pantauan di lokasi, peninjauan proyek turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten I Setda Nawir Tondako, Kepala Satpol PP Mohamad Taufik Margono, Kepala Dinas Perindag Victor Asiku, serta Kabag Pembangunan Moh Erwan Tone.

Pada pukul 09.20 WITA, Wakil Bupati Tonny Junus juga tiba di lokasi untuk memantau langsung progres pengerjaan fisik proyek tersebut. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.