Disubsidi Rp58 Ribu, Warga Cukup Bayar Rp108 Ribu Tebus Bahan Pokok Operasi Pasar Pemkab Bangka
Rusaidah May 21, 2026 03:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Kabupaten Bangka melalui Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian dan Perdagangan (Dinakerindag) terus berkomitmen menjaga stabilitas harga dan membantu daya beli masyarakat.

Langkah konkret yang diambil adalah dengan konsisten menggelar Operasi Pasar Subsidi di sepanjang tahun 2026, terutama menjelang Hari Raya Iduladha, Kamis (21/5/2026).

"Tahun ini kita menganggarkan 8 kali pelaksanaan Operasi Pasar Subsidi. Alhamdulillah saat ini sudah terealisasi 3 kali," kata Kadinakerindag Bangka, Ismir Rachmadianto kepada Bangkapos.com.

Terlebih diakui Ismir, Dinakerindag Kabupaten Bangka sukses melaksanakan Operasi Pasar Subsidi yang ke-3 kalinya, bertempat di Desa Balun Ijuk, Kecamatan Merawang.

Baca juga: Daftar 10 Perhiasan Sandra Dewi dan Koleksi Harvey Moeis Dilelang, Chanel hingga Emas Inisial Nama

Kegiatan yang didanai melalui APBD Kabupaten Bangka 2026 (pos subsidi dan sarana prasarana), bekerja sama dengan Perum Bulog Sub Divre Bangka.

"Komitmen kami jelas, yaitu meringankan beban dapur masyarakat. Melalui subsidi sebesar Rp58 ribu per paket dari pemerintah daerah, warga cukup membayar Rp108 ribu saja untuk paket sembako yang di pasaran normal harganya mencapai Rp166 ribu," bebernya.

Ismir Rachmadianto pun menyampaikan, program ini merupakan bentuk kehadiran langsung pemerintah di tengah masyarakat untuk mengantisipasi gejolak harga bahan pokok.

Apalagi, komoditi yang disiapkan dalam paket subsidi ini didominasi oleh barang-barang kebutuhan utama yang sering mengalami fluktuasi harga dan setiap paket yang ditebus warga.

"Untuk bahan pokok yang dijual yaitu 5 kilogram beras premium, 2 liter minyak goreng premium, 2 kilogram gula pari, 1 kilogram tepung terigu," ungkapnya.

Baca juga: Pria Tewaskan Sepupu Terancam 20 Tahun Penjara, Sempat Beralibi Penganiayaan, Ternyata Siapkan Sajam

Selain intervensi langsung lewat pasar murah, Ismir menegaskan bahwa jajarannya melalui Bidang Perdagangan juga bergerak aktif melakukan pengawasan di lapangan setiap hari kerja.

"Operasi pasar ini adalah penanganan hilirnya. Di hulunya, tim Bidang Perdagangan kami setiap hari kerja terus melakukan monitoring ketat perkembangan harga kebutuhan pokok. Pengawasan ini difokuskan di Pasar Kite Sungailiat dan juga di wilayah utara melalui UPT Pasar Belinyu," ujarnya

Dengan menyisakan 5 kali jadwal pelaksanaan Operasi Pasar Subsidi di sisa tahun 2026, Pemkab Bangka berharap tren inflasi daerah dapat tetap terjaga di angka yang aman dan stabil. 

(Bangkapos.com/Adi Saputra)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.