Tata Arsip Berbuah Prestasi, Pemkab Pekalongan Raih Penghargaan Bergengsi dari ANRI
muslimah May 21, 2026 03:57 PM

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang tertib dan akuntabel kembali membuahkan hasil.

Berkat konsistensi dalam pengelolaan arsip yang profesional dan berkualitas, Pemkab Pekalongan berhasil meraih penghargaan Pengawasan Kearsipan Tahun 2025 dengan predikat AA atau 'Sangat Memuaskan' dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung oleh Deputi Bidang Sistem dan Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) ANRI, Wiwi Diana Sari, kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, Sukirman dalam rangkaian peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang digelar di Gedung C ANRI, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Plt Bupati Pekalongan Sukirman mengungkapkan, rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti nyata atas kerja keras dan sinergi seluruh jajaran pemerintah daerah dalam mewujudkan sistem kearsipan yang tertib, modern, dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.

"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Pekalongan kembali mendapatkan penghargaan dalam kategori pengawasan kearsipan dari Arsip Nasional Republik Indonesia."

"Penghargaan ini tentu semakin menyemangati kami dalam bekerja, khususnya di bidang kearsipan dan perpustakaan," ujarnya saat rilis yang diterima Tribunjateng.com, Kamis (21/5/2026).

Ia menegaskan, arsip memiliki peran strategis yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain menjadi rekam jejak perjalanan pemerintahan, arsip juga menjadi sumber data penting dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

"Dengan arsip kita mempunyai referensi, data, pengalaman, dan rekomendasi. Semua itu, menjadi bahan penting dalam melakukan pembangunan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Pekalongan," jelasnya.

Sebagai tindak lanjut atas capaian tersebut, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan berkomitmen terus memperkuat pengelolaan arsip, termasuk melalui program digitalisasi dokumen agar arsip tetap aman, terjaga, dan mudah diakses masyarakat.

Tak hanya fokus pada pelestarian arsip, pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan budaya literasi masyarakat, serta mendorong tokoh-tokoh berjasa dan maestro daerah agar mendapatkan penghargaan dari ANRI sebagai bagian dari penguatan memori kolektif daerah.

Sementara itu, Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia, Mego Pinandito, menegaskan bahwa arsip kini menjadi fondasi penting dalam menghadapi masa depan.

Dalam peringatan Hari Kearsipan ke-55 yang mengusung tema Empowering the Future menuju Indonesia Emas 2045, ia menyebut, arsip sebagai instrumen strategis dalam menjaga keaslian informasi dan mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

"Pengelolaan arsip modern penting, agar arsip yang otentik tetap terjaga sebagai bukti terpercaya dan menjadi fondasi utama dalam pengambilan keputusan, perumusan kebijakan, hingga inovasi pelayanan publik," katanya. (Dro)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.