TRIBUNGAYO.COM - Megawati Hangestri Pertiwi kembali menjadi sorotan jelang bergulirnya Liga Voli Korea musim 2026/2027.
Bintang Timnas Voli Putri Indonesia itu dipastikan kembali merumput di Negeri Ginseng setelah sempat absen satu musim.
Namun, musim kali ini terasa berbeda karena Megawati akan tampil di klub baru, Hyundai Hillstate, sekaligus memasuki era baru tanpa kehadiran legenda voli Korea Selatan, Kim Yeon-Koung.
Dalam dua musim sebelumnya, Megawati Hangestri merasakan langsung ketatnya persaingan di Liga Voli Korea saat masih membela Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.
Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Gaji Fantastis Jung Ho-young hingga Setter Hillstate Lampaui Megawati
Salah satu rival terberatnya saat itu adalah Kim Yeon-Koung, sosok yang dijuluki “Ratu Voli Korea” sekaligus idolanya Megawati Hangestri.
Pada musim 2023/2024, Megawati berhasil membawa Red Sparks menembus babak playoff setelah tujuh musim absen.
Meski langkah mereka terhenti di semifinal oleh Pink Spiders yang diperkuat Kim Yeon-koung, performa Megawati tetap mendapat apresiasi luas.
Musim berikutnya, Megawati kembali menunjukkan konsistensinya.
Red Sparks bahkan berhasil melaju hingga final setelah menyingkirkan Hyundai Hillstate di semifinal.
Baca juga: Liga Voli Korea: Megawati dalam Ancaman, Vanja Bukilic Panaskan Mesin di VNL 2026
Namun lagi-lagi, mereka harus mengakui keunggulan Pink Spiders.
Dalam final dramatis berformat best of five, Megawati dan timnya kalah tipis 3-2 dari tim yang dipimpin Kim Yeon-koung.
Kekalahan itu sekaligus menjadi momen perpisahan manis bagi Kim Yeon-koung yang pensiun dengan gelar juara.
Kini, tanpa Kim Yeon-Koung di kompetisi, peta persaingan Liga Voli Korea dipastikan berubah.
Megawati yang bergabung dengan Hyundai Hillstate memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh, bahkan meraih gelar juara.
Namun, jalan menuju tangga juara tidak akan mudah.
Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Rival Megawati Terselamatkan, AI Peppers Bertransformasi dengan Pemilik Baru
Sejumlah tim tetap memiliki kekuatan merata dengan pemain-pemain berkualitas yang siap menjadi batu sandungan.
Selain itu, adaptasi Megawati di klub baru juga akan menjadi faktor penting.
Meski begitu, pengalaman dua musim sebelumnya menjadi modal berharga.
Megawati telah membuktikan dirinya sebagai salah satu mesin poin yang konsisten di liga tersebut.
Jika mampu menjaga performa dan memanfaatkan momentum di era baru tanpa Kim Yeon-Koung.
Bukan tidak mungkin Megawati Hangestri akan mengikuti jejak sang idola mengangkat trofi juara Liga Voli Korea bersama Hyundai Hillstate. (*)