TRIBUNGAYO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan rilis resmi mengenai daftar 20 wilayah di Indonesia yang mencatatkan suhu maksimum harian tertinggi.
Laporan berkala ini dikeluarkan sebagai bagian dari upaya untuk terus memantau dinamika cuaca ekstrem.
Dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat terkait pengoperasian suhu udara di tanah air.
Berdasarkan data pengamatan terbaru periode 20 hingga 21 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.
Peta sebaran cuaca panas di tanah air menunjukkan dinamika baru dengan adanya tiga wilayah yang menduduki posisi puncak teratas.
Ketiga wilayah tersebut terpantau mencatatkan suhu udara menyengat hingga menyentuh angka 35,4°C.
Berdasarkan data resmi BMKG, cuaca terik yang mencapai angka 35,4°C tersebut dideteksi oleh tiga stasiun pengamatan yang tersebar di pulau Sumatera dan Kalimantan, yaitu:
Berada tepat di bawah posisi puncak, Stasiun Meteorologi FL Tobing yang juga berada di Sumatera Utara, mencatatkan suhu udara harian maksimum mencapai 35,0°C.
Suhu udara yang mendekati angka tersebut juga dilaporkan oleh Stasiun Meteorologi H As Hanandjoeddin (Kepulauan Bangka Belitung).
Dan Stasiun Meteorologi Pangsuma (Kalimantan Barat) yang secara bersamaan berada di angka 34,9°C.
Sementara Stasiun Meteorologi Rahadi Oesman (Kalimantan Barat) membuntuti di posisi berikutnya dengan suhu mencapai 34,8°C.
Hawa terik berskala nasional ini juga dilaporkan melanda berbagai pusat transportasi udara penting di Indonesia.
Stasiun Meteorologi Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang (Sumatera Selatan) mencatatkan suhu 34,5°C.
Sedangkan di Jawa Timur melalui Stasiun Meteorologi Dhoho Kediri melaporkan suhu udara maksimum harian berada di angka 34,2°C.
Selain itu, BMKG mencatat ada tiga wilayah yang berbagi angka kembar di batas aman kepala tiga, tepat pada suhu 34,0°C.
Ketiganya adalah Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut (Kalimantan Tengah), Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor (Kalimantan Selatan), dan Stasiun Meteorologi Raja Haji Abdullah (Kepulauan Riau).
Mengingat tingginya intensitas radiasi matahari dan suhu udara yang menyengat di wilayah-wilayah tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap dampak cuaca panas.
BMKG menyarankan warga untuk mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih secara berkala demi menghindari dehidrasi, serta mengenakan alat pelindung diri seperti payung atau topi saat beraktivitas di luar ruangan.
Beberapa tips menghadapi cuaca panas ekstrem antara lain:
Baca juga: Wisata Aceh Tengah, Ini Destinasi di Takengon yang Cocok untuk Ngadem Hadapi Suhu Panas El Nino