TRIBUNMADURA.COM - Timnas Swedia kembali memastikan diri tampil di ajang Piala Dunia 2026 setelah berhasil melewati babak play-off zona Eropa.
Di balik keberhasilan tersebut, nama Viktor Gyokeres menjadi salah satu sosok yang paling mendapat sorotan.
Penyerang kelahiran Stockholm, 4 Juni 1998 itu tampil sebagai ujung tombak utama Swedia dalam perjuangan menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Dilansir dari Tribunnews, perjalanan Swedia menuju Piala Dunia 2026 tidak berjalan mudah.
Swedia sempat tampil mengecewakan sepanjang fase Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Eropa.
Dari enam pertandingan yang dijalani, Swedia gagal meraih satu kemenangan pun hingga terpuruk di dasar klasemen grup.
Situasi tersebut membuat peluang lolos langsung ke putaran final nyaris tertutup.
Namun, asa Swedia belum sepenuhnya hilang.
Status juara grup UEFA Nations League membuat mereka berhak tampil di babak play-off Piala Dunia 2026.
Kesempatan itu berhasil dimanfaatkan dengan baik.
Swedia sukses mengalahkan Ukraina dengan skor 3-1 pada semifinal play-off sebelum menundukkan Polandia 3-2 di partai final.
Hasil tersebut memastikan Swedia menjadi salah satu dari total 48 negara peserta Piala Dunia 2026.
Turnamen edisi 2026 juga menjadi momen bersejarah karena untuk pertama kalinya Piala Dunia diikuti 48 tim peserta.
Bagi Swedia, ini menjadi penampilan ke-13 mereka sepanjang sejarah Piala Dunia.
Salah satu pencapaian terbaik Swedia terjadi pada Piala Dunia 1958 saat berhasil menjadi finalis.
Kini, setelah gagal tampil di Piala Dunia 2022, Swedia berupaya bangkit dan menorehkan prestasi lebih baik di edisi 2026.
Di bawah arahan pelatih Graham Potter, Swedia berharap ketajaman Viktor Gyokeres mampu membawa mereka melangkah jauh di turnamen paling bergengsi dunia tersebut.
Baca juga: Profil Timnas Inggris, Langganan Turnamen Besar yang Masih Haus Gelar Dunia
Karier Viktor Gyokeres terus menanjak dalam beberapa musim terakhir.
Bersama Sporting CP, Gyokeres sukses mempersembahkan dua gelar juara Liga Portugal pada musim 2023/2024 dan 2024/2025.
Ia juga membantu Sporting meraih gelar Piala Portugal 2025 serta tampil tajam dengan menyabet penghargaan Striker of the Year Liga Portugal musim 2023/2024.
Ketajamannya semakin terlihat pada musim 2024/2025 ketika mencetak 47 gol di berbagai kompetisi dan menjadi top skor Liga Portugal dengan torehan 39 gol.
Selain itu, Gyokeres juga tercatat menjadi pencetak gol terbanyak UEFA Nations League C 2024/2025 dengan sembilan gol, Allianz Cup empat gol, serta Taça de Portugal lima gol.
Performa impresif tersebut membuat Arsenal FC merekrutnya dari Sporting pada 26 Juli 2025.
Pada musim perdananya di Inggris bersama Arsenal, Gyokeres langsung tampil produktif. Ia mencetak 14 gol dari 35 pertandingan Premier League, lima gol di Liga Champions, satu gol di EFL Cup, serta satu gol di FA Cup.
Kontribusi Gyokeres turut membantu Arsenal meraih gelar Premier League 2025/2026 sekaligus mengakhiri penantian panjang selama 22 tahun tanpa trofi Liga Inggris.
Keberhasilan Arsenal menjadi juara Premier League juga menghadirkan sejumlah keuntungan besar bagi klub asal London Utara tersebut.
Selain trofi Liga Inggris, Arsenal memperoleh 40 medali juara yang dibagikan kepada pemain, pelatih, dan staf klub sesuai regulasi liga.
Trofi Premier League memiliki tinggi sekitar 104 sentimeter dengan berat mencapai 25,4 kilogram.
Desain trofi tersebut mengusung filosofi “Three Lions of English Football,” dengan dua singa berada di bagian pegangan trofi dan kapten tim yang mengangkat trofi dianggap sebagai singa ketiga.
Penyerahan trofi dijadwalkan berlangsung usai laga pekan terakhir menghadapi Crystal Palace.
Arsenal juga berhak mengenakan badge emas Premier League di lengan jersey sepanjang musim depan sebagai juara bertahan.
Tak hanya itu, Arsenal diperkirakan memperoleh pemasukan sekitar 53,1 juta poundsterling atau setara Rp1,26 triliun melalui skema merit payment berdasarkan posisi akhir klasemen.
Status juara turut memastikan Arsenal lolos otomatis ke UEFA Champions League musim depan dan tampil di FA Community Shield melawan Manchester City.
Baca juga: Profil Arda Guler, Wonderkid Turki yang Jadi Andalan Real Madrid dan Timnas di Piala Dunia 2026
Sebelum bersinar di Portugal dan Inggris, Viktor Gyokeres mengawali karier bersama akademi IF Bromma di Swedia.
Ia kemudian promosi ke tim utama IF Brommapojkarna pada 2016 dan berhasil membawa klub tersebut menjuarai Superettan musim 2016/2017.
Ketajamannya sudah terlihat sejak usia muda ketika menjadi top skor Superettan 2016/2017 dengan 13 gol.
Brighton merekrut Gyokeres pada Januari 2018. Namun, ia sempat menjalani masa peminjaman ke FC St Pauli, Swansea City, dan Coventry City.
Kariernya mulai berkembang pesat saat membela Coventry sebelum akhirnya direkrut Sporting pada Juli 2023.
Baca juga: Sosok Bukayo Saka, Winger Andalan Timnas Inggris yang Baru Menjuarai Premier League Bersama Arsenal
Di level internasional, Viktor Gyokeres juga menjadi andalan lini depan Swedia.
Berdasarkan data Transfermarkt sejak debut bersama tim senior pada 8 Januari 2019, ia telah mencatatkan 32 pertandingan dan menyumbangkan 19 gol.
Sebelumnya, Gyokeres juga pernah memperkuat tim kelompok usia Swedia mulai dari U18, U19, U20, hingga U21.
Baca juga: Sosok Marcus Rashford, Ukir Sejarah Bersama Barcelona Sekaligus Raih Gelar Liga Spanyol 2025/2026