Pihak manajemen Manchester United dilaporkan siap memberikan lampu hijau untuk melakukan perombakan besar di lini tengah pada bursa transfer musim panas ini.
Setelah menjalani musim yang sukses dan memastikan diri kembali tampil di Liga Champions, Setan Merah diprediksi akan menikmati peningkatan pendapatan yang signifikan.
Masuknya tambahan dana ini akan dimanfaatkan secara optimal untuk mendanai strategi rekrutmen ambisius, yang mencakup rencana mendatangkan tiga gelandang berkualitas tinggi menjelang musim 2026/27.
Rencana tersebut berpusat pada ketertarikan jangka panjang klub terhadap bintang Nottingham Forest, Elliot Anderson.
Pemain berusia 23 tahun itu telah lama berada dalam radar Manchester United, dan penampilannya yang impresif bersama tim nasional Inggris baru-baru ini semakin meningkatkan nilai pasarnya.
Fleksibilitas taktis dan kemampuan menekan dengan intensitas tinggi yang dimiliki Anderson disebut-sebut membuatnya menjadi favorit tim rekrutmen di Old Trafford. Namun, untuk mendapatkan tanda tangannya, terlebih di tengah persaingan dengan klub seperti Manchester City, bukanlah hal yang mudah.
Alih-alih memaksakan diri dalam persaingan harga yang tinggi, klub berencana memanfaatkan tekanan eksternal yang dialami klub-klub besar lainnya untuk menurunkan biaya perekrutan pemain incaran mereka.
Salah satu target alternatif paling menonjol adalah gelandang Real Madrid, Aurelien Tchouameni.
Pemain internasional Prancis itu kabarnya merasa tidak nyaman di ibu kota Spanyol setelah menjalani musim yang diwarnai ketegangan internal, termasuk pertikaian cukup serius di tempat latihan dengan Federico Valverde.
Laporan dari Spanyol menyebutkan bahwa Tchouameni telah memberi tahu manajemen Madrid tentang keinginannya untuk hengkang pada musim panas ini.
Real Madrid dikabarkan bersedia melepasnya dengan harga di bawah nilai pasar yang diperkirakan mencapai £80 juta. Prioritas klub kini bergeser pada upaya memulihkan keharmonisan skuad setelah beberapa bulan yang penuh ketegangan, sehingga mereka mungkin akan menerima tawaran lebih rendah demi mempercepat kepergian pemain yang dianggap mengganggu situasi ruang ganti.
Secara bersamaan, Manchester United juga memantau situasi genting di Stadion London. West Ham United tengah berjuang untuk menghindari degradasi, dan jika mereka terdegradasi ke Championship, hal itu akan memicu penjualan besar-besaran demi menyeimbangkan keuangan klub.
Skenario tersebut dapat membuat harga salah satu target Old Trafford lainnya, Mateus Fernandes, turun drastis. Gelandang asal Portugal tersebut menjadi salah satu pemain paling menonjol di skuad The Hammers yang kesulitan, dan meski ia sangat dihargai, kondisi keuangan akan memaksa West Ham menjualnya di bawah nilai sebenarnya jika mereka turun kasta.
Dengan memanfaatkan situasi tidak stabil di Santiago Bernabeu serta potensi tekanan finansial di West Ham, Manchester United berpeluang mendapatkan dua gelandang kelas atas dengan total biaya yang tidak jauh berbeda dari harga Elliot Anderson yang diperkirakan mencapai £100 juta.
Dengan tambahan pendapatan dari kepastian tampil di kompetisi Eropa, klub kini berada dalam posisi ideal untuk bergerak cepat selagi pasar pemain masih bergejolak.