Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tarwiyah dan Arafah 1447 H Kalsel, UAH Beberkan Kemuliaan Melaksanakan
M.Risman Noor May 21, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Amalan sunah yang diutamakan menjelang Idul Adha 2026 adalah puasa Tarwiyah dan Arafah.

Puasa tarwiyah dilakukan 8 Zulhijah atau 2 hari sebelum Idul Adha. 

Sementara untuk puasa Arafah dilaksanakan 1 hari sebelum Idul Adha, tepatnya 9 Zulhijah.

PP Muhammadiyah dan Pemerintah kompak menetapkan Idul Adha 1447 Hijriah bertepatan dengan 27 Mei 2026.

Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Zulhijjah (25 Mei 2026) dan puasa Arafah di tanggal 9 Zulhijjah (26 Mei 2026).

Baca juga: Jadwal Libur Panjang Pekan Terakhir Mei 2026, Cuti Bersama Idul Adha, Waisak dan Hari Pancasila

Baca juga: Kanwil Kemenhaj Kalsel Sebut Masa Tunggu Haji Khusus 9 Sampai 10 Tahun, Cek di Aplikasi Satuhaji

Berikut Jadwal Imsak dan Buka Puasa Tarwiyah 8 Zulhijjah (25 Mei 2026) :

Banjarbaru:

Imsak : 04.50

Maghrib : 18.19

Pelaihari (Tanahlaut)

Imsak : 05.50

Maghrib : 18.19

Kotabaru (Kotabaru):

Imsak : 04.44

Magrib : 18.14

Barabai (HST)

Imsak : 04.46

Maghrib  : 18.18

Banjarmasin:

Imsak : 04.50

Maghrib : 18.20

Martapura (Banjar):

Imsak : 04.49

Maghrib : 18.19

Tanjung (Tabalong):

Imsak : 04.45

Maghrib : 18.19

Batulicin (Tanahbumbu):

Imsak : 04.45

Maghrib : 18.14

Barito Kuala :

Imsak : 05.01

Maghrib  : 05.11

Amuntai (HSU)

Imsak : 04.46

Maghrib : 18.19

Kandangan (HSS)

Imsak : 04.47

Maghrib : 18.18

Tapin

Imsak : 04.48

Maghrib : 18.19

Balangan

Imsak : 04.45

Maghrib : 1.18

Baca juga: Jelang Iduladha, Balai Karantina Perketat Pengawasan Hewan Kurban yang Masuk ke Tanahbumbu

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Arafah 9 Zulhijjah (26 Mei 2026) :

Banjarbaru:

Imsak : 04.50

Maghrib : 18.19

Pelaihari (Tanahlaut)

Imsak : 05.50

Maghrib : 18.19

Kotabaru (Kotabaru):

Imsak : 04.44

Magrib : 18.14

Barabai (HST)

Imsak : 04.46

Maghrib  : 18.18

Banjarmasin:

Imsak : 04.50

Maghrib : 18.20

Martapura (Banjar):

Imsak : 04.49

Maghrib : 18.19

Tanjung (Tabalong):

Imsak : 04.45

Maghrib : 18.19

Batulicin (Tanahbumbu):

Imsak : 04.45

Maghrib : 18.14

Barito Kuala :

Imsak : 05.01

Maghrib  : 05.11

Amuntai (HSU)

Imsak : 04.46

Maghrib : 18.19

Kandangan (HSS)

Imsak : 04.47

Maghrib : 18.18

Tapin

Imsak : 04.48

Maghrib : 18.19

Balangan

Imsak : 04.45

Maghrib : 18.18

Niat Puasa Arafah 

Pendakwah Ustadz Adi Hidayat menjelaskan nilai pahala dan keutamaan Puasa Arafah menjelang Hari Raya Idul Adha 2026 bagi umat Islam yang mengerjakan.

Terdapat sejumlah puasa yang dianjurkan bagi kaum muslimin di bulan Zulhijah, yang istimewa dan khusus ada di bulan Zulhijjah adalah Puasa Arafah.

Ustadz Adi Hidayat menyampaikan cara sesuai syariat dalam menjalankan ibadah Puasa Arafah.

Puasa Arafah adalah suasa sunnah yang dilaksanakan sehari sebelum Hari Raya Idul Adha tepatnya 9 Zulhijjah atau 26 Mei 2026.

Beberapa puasa sunnah yang dianjurkan bagi umat Islam, salah satunya Puasa Arafah.

Puasa Arafah bertepatan pada 9 Zulhijah dalam kalender Hijriyah, umumnya bertepatan ketika jamaah haji sedang melaksanakan wukuf di Arafah.

Puasa ini sangat dianjurkan bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Niat Puasa Arafah

 نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ يَوْمِ عَرَفَةَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Arafah lillâhi ta'âlâ.

Artinya, "Aku berniat puasa sunah Arafah esok hari karena Allah SWT."

Lantas bagaimana cara mengerjakan Puasa Arafah dan keutamaannya?

Ustadz Adi Hidayat menjelaskan keutamaan yang didapatkan umat muslim kala menunaikan Puasa Arafah adalah sangat besar pahalanya.

"Menggugurkan dosa setahun ke belakang, tidak disebutkan kecil atau besar. Artinya jangankan yang kecil dosa besar pun berpeluang untuk diampuni," jelas Ustadz Adi Hidayat dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Ceramah Pendek.

Meski demikian, tidak semua umat muslim yang mengerjakan Puasa Arafah mendapatkan pahala tersebut.

Syaratnya adalah bagi yang mengerjakan Puasa Arafah harus sesuai dengan sunnahnya.

Baca juga: Sunah Sebelum Melaksanakan Shalat Idul Adha 2026, UAS Ingatkan Masalah Konsumsi Makanan

Bagaimana petunjuk sunnah Puasa Arafah?

Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan nama Arafah bukan untuk menginformasikan waktu, namun cenderung kepada cara yang dilakukan dalam berpuasanya.


"Berpuasalah Anda di hari sebelum Idul Adha itu seperti orang wukuf di Arafah, Orang wukuf pertama kali aktivitasnya taubat, maka saat Anda Puasa Arafah isi dengan taubat, kenali kekurangan diri Anda," papar Puasa Arafah.

Karena itu Ustadz Adi Hidayat mengimbau agar memperbanyak mengingat kesalahan yang telah diperbuat lalu beristighfar memohon ampun di kala Puasa Arafah.

"Hal itu yang dimaksudkan, Anda beristighfar mengingat dosa-dosa, dosanya akan gugur minimal setahun ke belakang," tuturnya.

Adapun cara mengerjakan Puasa Arafah, serupa dengan puasa sunnah lainnya, diawali niat, disunnahkan sahur di sepertiga malam, dan diakhiri berbuka pada waktu maghrib tiba.

Untuk durasinya, sama seperti puasa pada umumnya, yaitu dari mulai terbit fajar sampai terbenamnya matahari.

Selama durasi tersebut ia mesti mencegah dari hal-hal yang membatalkan puasa sebagaimana puasa-puasa lain.

Tata Cara Puasa Arafah

1. Niat

Puasa Arafah dawali dengan niat terlebih dahulu.

2. Makan sahur

Disunnahkan makan sahur sebelum terbit fajar.

Namun, tidak makan sahur pun (misalnya terlambat bangun) tidak apa-apa jika kuat, dalam artian puasa tetap sah.

3. Menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa

Saat berpuasa, hendaknya senantiasa untuk menahan diri dari makan, minum serta hal lain yang dapat membatalkan puasa, sejak terbit fajar hingga tenggelamnya matahari, atau waktu Maghrib.

4. Berbuka puasa

Disunnahkan menyegerakan berbuka puasa ketika matahari terbenam, yakni bersamaan dengan masuknya waktu Maghrib.

(Banjarmasinpost.co.id/Danti Ayu)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.