KANDANGAN, BANJARMASINPOST.CO.ID- Matahari mulai merayap turun, tetapi Halis (40) masih berada di tepian jalan yang baru selesai dikerjakan.
Pandangannya tertuju hamparan lahan persawahan miliknya yang tengah digarap bersama saudara laki-laki.
Badannya berdiri tegak di atas jalan yang telah selesai dikerjakan oleh anggota TNI Kodim 1003 Hulu Sungai Selatan (HSS), melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-28 sejak 22 April sampai 21 Mei 2026 di Desa Pantai Ulin, Kecamatan Simpur, Kabupaten HSS.
Tidak jauh dari lokasi Halis, anak-anak asyik bermain di tengah jalan yang baru dikunjungi oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/ Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, SAP, MSc didampingi Komandan Kodim (Dandim) 1003 Letkol Inf Ading Priyotantoko, Kamis (21/5/2026).
Baca juga: TMMD Ke-128 Kodim 1003/HSS Rampung, Pangdam Tambun Bungai Apresiasi Capaian Over Prestasi
Bagi Halis bersama warga di RT 3 ini, jalan Asam Duhat yang menjadi target utama pekerjaan perbaikan dan peningkatan kualitas serta semenisasi sepanjang 1.000 meter ini sangat vital untuk warga.
Banyak warga di Desa Pantai Ulin yang menggantungkan hidup sebagai petani, baik menggarap sawah maupun berkebun, seperti terong, kacang-kacangan, jagung, timun, dan tanaman hortikultura lainnya.
“Jalannya memang sudah lama rusak, kalau selesai hujan jalan ini sudah pasti becek karena sepanjang jalan hanya tanah saja. Berpapasan saja sudah sulit karena jalannya tidak terawat,” katanya.
Dibeberkan Halis, karena kondisinya tidak terawat dan rusak, pengendara motor harus sebisa mungkin mencari jalur agar tidak menabrak batu-batu besar.
Tambalan demi tambalan menggunakan batu saat pasca hujan sudah sering dilakukan, tetapi tetap saja tidak berpengaruh.
Hal itu, menyebabkan warga lama tidak melewatinya, sampai akhirnya ditumbuhi rumput liar.
Padahal selain dimanfaatkan petani yang pergi ke sawah, jalan tersebut digunakan anak-anak sekitar untuk bepergian ke sekolah.
Begitu pun warga lainnya, aksesnya menjadi jalan pintas yang dapat memotong perjalanan dari RT ke RT dan desa ke desa lainnya.
“Ini sudah pasti nyaman bagi anak-anak pergi ke sekolah, begitu pula petani dan warga yang ingin memotong jalan tanpa harus memutar lagi,” ungkapnya.
Disisi lain, Kepala Desa Pantai Ulin, Akhmad Hudari mengutarakan dari jumlah warga sekitar 2.000 lebih, sebagian besar penduduknya bekerja sebagai bertani dan berkebun.
Bagi Hudari, Pantai Ulin yang dijadikan lokasi TMMD Ke-128 oleh Kodim 1003 HSS, besar manfaat untuk meningkatkan roda perekonomian sampai menambah kesejahteraan warga.
“Pastinya kami mengapresiasi, karena desa kami yang jaraknya sekitar 6 kilometer dari pusat Kota Kandangan dipilih menjadi lokasi TMDD. Besar harapan Kodim 1003 dapat melaksanakan program pembangunan lainnya di tempat kami,” bebernya.
Pelaksanaan TMMD Ke-128 di Kodim 1003 HSS telah selesai tepat waktu. Upacara penutupan telah dilaksanakan di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan oleh Pangdam XXII Tambun Bungai pada Kamis pagi.
Mayjen TNI Zainul Arifin mengapresiasi penyelesaian sasaran utama dan tambahan, apalagi hasil akhir pelaksanaan oleh Kodim 1003 over prestasi (lebihi target), terutama pada rehab rumah tidak layak huni. Semula lima buah dapat diselesaikan delapan rumah diperbaiki.
Baca juga: UMKM Kalsel- Kue Talipuk Berizin dan Bersertifikat Halal, Kini Ada di Toko Kue hingga Minimarket
“Begitu juga pekerjaan tambahan lainnya yang nyatanya over prestasi. Dibukanya akses jalan bagi masyarakat melalui TMMD akan memberikan dampak positif dan pertumbuhan terhadap ekonomi masyarakat semakin meningkat,” jelasnya.
TMMD Ke-128 Kodim 1003 tidak hanya pada sasaran utama berupa peningkatan dan seminisasi jalan.
Namun, tambahan lainnya seperti rehab rumah tidak layak huni, MCK, musala, pembangunan lapangan voli, poskamling dan pembangunan sarana air bersih, serta pembukaan lahan ketahanan pangan seluas 1 hektare program Kasad telah diselesaikan. (Banjarmasinpost.co.id/Adiyat Ikhsan)