TRIBUN-MEDAN.COM,- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memperkirakan cuaca Medan hari ini atau cuaca Sumut hari ini, 22 Mei 2026 masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga sedang.
Pada pagi hari, cuaca di Sumut secara umum tampak berawan.
Jelang siang dan sore hari, cuaca masih berawan, tapi berpotensi hujan ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 21 Mei 2026, Madina Masih Berpotensi Hujan Ringan
Adapun kawasan yang berpotensi dilanda hujan sedang yakni Kabupaten Langkat.
"Untuk malam hari, cuaca diperkirakan hujan ringan di wilayah Langkat, Nias Selatan dan Simalungun," kata Lestari Irene Purba, prakirawan cuaca BMKG Wilayah I Medan, dilihat dari akun Instagram resmi BMKG hari ini pukul 06.20 WIB.
Pada dinihari nanti, cuaca di Sumut secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 20 Mei 2026, Pakpak Bharat Berpotensi Hujan Lebat
Kawasan yang berpotensi dilanda hujan ringan adalah Asahan, Deli Serdang, Binjai, dan Medan.
Kemudian, wilayah lain yang berpotensi dilanda hujan ringan pada dinihari adalah Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Langkat, Nias Selatan, dan Simalungun.
"Suhu udara di Sumatera Utara diperakirakan 14 hingga 33 derajat celcius, dengan kelembaban udara berkisar antara 75 hingga 99 persen," kata Lestari.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 19 Mei 2026, Ada Potensi Peningkatan Pertumbuhan Awan Hujan
Untuk arah angin bertiup dari Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 4 hingga 7 Km/jam.
BMKG Wilayah I Medan turut memantau keberadaan titik panas atau hot spot di wilayah Sumatera pada 20 Mei 2026.
Dari hasil pemantauan BMKG, belum ditemukan adanya titik panas pada tanggal tersebut.
Baca juga: Cuaca Medan Hari Ini 18 Mei 2026, Malam Hari Masih Berpotensi Hujan
Walau demikian, masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi perubahan cuaca di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
"Diimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah pegunungan, pantai barat, lereng barat, lereng timur, dan pantai timur Sumatera Utara untuk mewaspadai potensi hujan sedang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir, langsor, dan angin kencang," kata Lestari.(ray/tribun-medan.com)