BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kabar terbitnya izin pendirian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Asy-Syuhada Pelaihari disambut antusias warga Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan.
Banyak kalangan orangtua yang mengaku merasa lega karena kini anak-anak mereka memiliki pilihan kuliah di daerah sendiri tanpa harus merantau keluar kota.
Rahmawati, warga Pelaihari, mengaku sangat bersyukur dengan hadirnya perguruan tinggi Islam di kotanya.
“Sebagai orangtua tentu sangat senang. Kalau anak kuliah di Pelaihari kami lebih tenang karena bisa tetap mengawasi,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Ibu rumah tangga ini mengaku selama ini cukup khawatir apabila anak harus ngekos di luar daerah demi melanjutkan pendidikan.
“Kalau kuliah di luar Tala dan tinggal sendiri itu kadang bikin waswas. Pergaulan sekarang cukup mengkhawatirkan, apalagi kalau anak perempuan,” katanya.
Baca juga: Jadi Saksi Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Kadisdikbud HSU Akui Eks Kajari Minta Ratusan Juta
Hal serupa disampaikan Mardiana, warga Angsau. Menurutnya, kehadiran STAI Asy-Syuhada bukan hanya memudahkan akses pendidikan, tetapi juga memberi rasa aman bagi keluarga.
“Biaya tentu lebih ringan karena tidak perlu kos, tapi yang paling penting kami sebagai orang tua bisa memantau anak dengan lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Fauzi, warga Pelaihari lainnya, berharap STAI Asy-Syuhada bisa berkembang menjadi kampus kebanggaan masyarakat Tala.
“Ini kabar yang sangat menggembirakan. Mudah-mudahan kampusnya maju dan bisa melahirkan sarjana-sarjana Islam dari Tanah Laut,” katanya.
Sebagai informasi selama ini cukup banyak lulusan SMA sederajat di Tala yang melanjutkan pendidikan tinggi agama Islam di luar Tala karena di daerah ini belum ada lembaga pendidikan tinggi.
Sejak dulu kalangan warga di daerah ini mendambakan dan menantikan hadirnya sekolah tinggi agama Islam di Bumi Tuntung Pandang.
(banjarmasinpost.co.id/banyu langit roynalendra nareswara)