SRIPOKU.COM - Aksi pencurian kembali terjadi di Palembang.
Kali ini, sebuah warung bakso Sidodadi yang berada di depan SMAN 10 Bukit menjadi sasaran maling pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 04.16 WIB.
Peristiwa tersebut viral usai rekaman CCTV diunggah akun Instagram @oypalembang pada Jumat (22/5/2026).
Dalam video, pelaku terlihat masuk ke area warung dengan langkah santai.
Kursi-kursi tampak sudah terangkat ke atas meja dan ada motor yang terparkir di dalam warung.
Dari rekaman CCTV, ciri-ciri pelaku terlihat mengenakan jaket atau hoodie panjang berwarna biru gelap, memakai celana panjang warna gelap, serta menggunakan penutup kepala atau helm sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.
Narasi dalam unggahan menyebut pelaku diduga membawa senjata api dan disebut berkaitan dengan aksi pencurian sebelumnya di kawasan irigasi Pakjo.
“Waspada, diduga maling dengan senjata api yang di irigasi pakjo, ternyata beraksi jugo di depan SMAN 10 bukit.”
“Assalammualaikum min mau melaporkan warung bakso sidodadi depan sma negeri 10 bukit telah terjadi kemalingan dengan menggunakan senjata api pada jam 3.00 pagi, tanggal 21 mei 2026 hari kamis, satu pelaku sama yang terjadi dipakjo irigasi di postan kamu min," tulis pelapor.
Baca juga: Jelang Idul Adha 2026, Pemkab OKI Latih 70 Juru Sembelih Kurban Pastikan Daging Aman dan Halal
Terdengar pula suara teriakan histeris dari pemilik ruko yang meminta pertolongan.
“Tolong… tolong… tolong…” teriak korban dengan suara panik dan takut.
Video itu langsung menuai banyak komentar dari warganet yang mengaku resah dengan meningkatnya aksi kriminalitas di Palembang.
Banyak warga meminta pemilik usaha lebih waspada dan berharap pelaku segera ditangkap aparat kepolisian.
Akun @aisy.sftr mengaku pernah kehilangan motor dan menyebut pelaku diduga sudah berulang kali beraksi.
“Palembang ni lah darurat tindak kriminal. Kami kehilangan motor, dapat info pelaku nyo itu-itu lah ternyata sudah banyak korban,” tulisnya.
Sementara akun @al_farezi ikut mengungkap keresahan masyarakat.
“Besi nganggur diambil wong, motor parkir dak lamo ilang. Kmano raso aman kito?” komentarnya.
Komentar lain dari akun @bimasaktibw meminta pemilik usaha lebih waspada dan memperkuat koordinasi keamanan lingkungan.
“Koordinasilah samo paguyuban. Nunggu APH zaman mak ini hari lah lambat ngurusi kasus cak ini,” tulisnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas maupun penangkapan pelaku.