Remaja 15 Tahun yang Kabur dari Rumah Gegara HP Disita Ditemukan Sehat Walafiat 
Rusaidah May 22, 2026 10:23 AM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tim Panah Pemburu Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Belitung Timur menindaklanjuti laporan masyarakat terkait hilangnya seorang remaja perempuan berinisial EP (15). 

Ia yang merupakan warga Dusun Teratai, Desa Lalang Jaya, Kecamatan Manggar sempat membuat panik keluarganya lantaran tak kunjung pulang ke rumah sejak Rabu (20/5/2026) sore.

Namun, pencarian tersebut berbuah manis. 

Remaja itu kini telah berhasil ditemukan dan dikembalikan ke keluarganya dalam keadaan sehat walafiat, Kamis (21/5/2026) pagi.

Kasi Humas Polres Beltim, IPDA Asep Achmadi seizin Kapolres Belitung Timur, AKBP Indra Feri Dalimunthe menjelaskan bahwa kronologi kejadian bermula pada Rabu sore, 20 Mei 2026 sekitar pukul 17.30 WIB.

Baca juga: Nama PJU Polres Beltim Berganti Pimpinan, Kasat Reskrim hingga Kapolsek, Kapolres Pimpin Sertijab

Saat itu, korban diketahui pergi meninggalkan rumah menggunakan sepeda merek Phoenix berwarna putih dan mengenakan jersey olahraga abu-abu, celana pendek, serta sepatu kets putih.

Hingga larut malam, EP tak kunjung menampakkan dirinya di rumah. 

Pihak keluarga yang cemas dan khawatir akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Markas Polres Belitung Timur.

"Setelah menerima laporan resmi dari pihak keluarga korban, Tim Panah Pemburu Sat Reskrim Polres Beltim langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP)," ujar IPDA Asep.

Petugas di lapangan langsung mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata, melacak rute yang kemungkinan dilalui korban, dan melakukan penyisiran secara masif di beberapa titik.

Dari hasil penyelidikan, keberadaan remaja perempuan tersebut akhirnya berhasil terendus oleh petugas kepolisian pada Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 08.22 WIB.

Berdasarkan keterangan yang digali petugas dari korban, EP mengaku sengaja kabur dan pergi dari rumah tanpa berpamitan terlebih dahulu kepada orang tuanya. 

Hal ini ia lakukan lantaran merasa sangat sedih, kecewa, dan kesal setelah sempat terlibat ketegangan atau bersitegang dengan ibu kandungnya di rumah.

"Perselisihan tersebut dipicu oleh tindakan orang tua yang menyita ponsel korban. Hal itu dilakukan setelah sang ibu mendapati korban membeli rokok elektrik atau pod elektrik," ucap Ipda Asep.

Baca juga: Masuk Hari Kelima, Haris Pemancing Dendang Hilang Terus Dicari, Tim SAR Perluas Area hingga 98 NM⊃2;

Usai ponsel disita, korban yang emosi kemudian keluar berkeliling desa mengendarai sepedanya, sebelum akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah seorang kerabat ibunya yang masih berada di kawasan Dusun Teratai.

Setelah menyadari keberadaan korban dan memastikan kondisinya dalam keadaan aman, pihak keluarga langsung menghubungi Tim Panah Polres Beltim guna mengonfirmasi bahwa yang bersangkutan telah ditemukan.

Menyikapi fenomena ini, Polres mengimbau kepada seluruh orang tua di Beltim agar terus meningkatkan komunikasi yang persuasif serta pendekatan emosional yang baik terhadap anak-anak yang mulai beranjak remaja.

"Langkah pendekatan ini sangat penting guna mencegah terjadinya tindakan impulsif serupa di kemudian hari. Selain itu, Polres Beltim juga menyatakan siap memberikan pendampingan jika orang tua hendak melakukan konseling psikologis terhadap anak," tutup Asep. 

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.