TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju mengkalim pasokan gas elpiji 3 kilogram bersubsidi dalam kondisi aman menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Sebagai langkah antisipasi lonjakan permintaan, Pertamina bakal menggelontorkan pasokan tambahan pada H-2 dan H-1 Lebaran.
Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju, Andi Acce Tenrisaung menyebut, saat ini pasokan reguler untuk wilayah Mamuju masih menyentuh angka 7.840 tabung per hari.
"Nanti pada H-2 dan H-1 (Idul Adha) akan ada penambahan pasokan lagi dari Pertamina. Penambahan direncanakan pada hari Senin dan Selasa, tanggal 25 dan 26 Mei," ujar Andi Acce saat memantau jalannya pasar murah di Lapangan Ahmad Kirang Mamuju, Jumat (22/5/2026).
Baca juga: Harga TBS Sawit di Mamuju Tengah Anjlok hingga Rp1.000 per Kilogram, Petani Menjerit
Baca juga: Gubernur Suhardi Duka Dukung PT Danantara SDA, Sebut Langkah Strategis Selamatkan Penerimaan Negara
Andi Acce menegaskan, dengan adanya proyeksi penambahan tersebut, masyarakat tidak perlu panik karena ketersediaan stok elpiji untuk Kabupaten Mamuju diyakini sangat mencukupi hingga hari H Lebaran.
Antrean Tertib dan Aturan Ketat Satu KTP Satu Tabung
Memantau jalannya operasi pasar murah hari ini, Andi Acce mengapresiasi sikap warga yang dinilai jauh lebih kondusif dan teratur saat mengantre komoditas gas melon.
"Alhamdulillah, kami lihat cukup bagus. Artinya masyarakat tertib untuk tetap mengambil antrean dan menunggu," katanya.
Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran dan merata, Dinas Perdagangan menerapkan mekanisme pengawasan yang ketat.
Warga yang ingin membeli elpiji 3 kg wajib menyertakan identitas resmi.
"Mekanismenya harus menyetor KTP atau Kartu Keluarga (KK). Kuotanya dibatasi, satu KTP hanya untuk satu tabung gas," tegas Andi Acce.
Guna menghindari adanya warga yang membeli secara berulang, pihaknya telah menyiapkan skema pencatatan khusus.
"Kami ada daftar warga yang datang. Jadi untuk besok, warga yang sudah dilayani hari ini akan kami blacklist (dari daftar penerima besok) agar warga lain yang belum kebagian bisa terakomodasi," tambahnya.
Diskon Tukar Tabung Non-Subsidi
Dalam operasi pasar kali ini, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 300 tabung elpiji 3 kilogram bersubsidi.
Namun, bagi warga yang tidak kebagian atau ingin beralih ke produk non-subsidi, pihak penyelenggara menyediakan opsi alternatif berupa program tukar tambah tabung gas Bright Gas ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram.
"Masyarakat yang tidak kebagian gas 3 kilo bisa menukar tabung mereka ke Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg. Kami berikan potongan harga atau diskon sebesar Rp25.000 per tabung," pungkas Andi Acce.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi