Region CEO Tertawa Lebar saat Tahu Akronim Spiritual BSI adalah Bank Sedekah Indonesia
Ansar May 22, 2026 08:22 PM

Akronim spiritual itu merujuk BSI adalah satu-satunya bank syariah nasional yang memberi fitur bersedakah dan infaq dalam tiap transaksi aplikasi e-banking dan virtual ATM nasabahnya.

"Nah, itulah sensasi spiritual jadi nasabah BSI. Ajak nasabahnya masuk sorga dan berbagi ke kaum dhuafa," ujar Sukma, usai menghadiri diskusi dan coffee morning 400 Tahun Syekh Yusuf; Jejak Tasawuf Politik dan Relevansinya bagi Pemuda Sulsel, di sebuah kedai kopi kawasan Gunungsari, Rappocini, Makassar, Jumat (22/5/2026) pagi.

Sukma datang memenuhi undangan inisiator acara, Arief Rosyid Hasan, eks Komisaris Independen BSI (2021-2025).

Datang bersama Retail & Transaction Bussiness Manager BSI Makassar Indra Ariadi Abdullah, dan sejumlah staf, alumnus akuntansi UGM Yogyakarta ini pun membeber data distribusi zakat, infaq dan shadaqah BSI Sulsel dalam periode 2022-2026.

"Sampai awal 2026 sudah tersalur hampir Rp 70 miliar, dalam empat tahun terakhir," ujar Sukma yang menjabat region CEO BSI wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua ini sejak 2025 lalu.

Dari slide presentasi untuk media 2026, Sukma memperlihatkan hingga tahun 2025, total ZIS untuk 24 kabupaten kota di Sulsel, Rp 67,9

Miliar dengan 16.508 penerima manfaat.

RInciannya, alokasi terbesar Rp 38,1 M untuk misi kemanusiaan, bantuan darurat bencana. 

Alokasi terbesar kedua, Rp 18,9 miliar untuk bantuan beasiswa bagi mahasiswa. 

Menurutnya, ZIS dana didik umat ini, sementara kita khususkan bagi mahasiswa kurang mampu, karena SD, SMP dan SMA itu alokasi beasiswanya relatif kecil dan banyak donatur. 

"Kalau mahasiswa, alokasi biayanya besar dan donaturnya terbatas," ujar mantan manager BSI cabang Semarang, Jawa Tengah ini.

Sedangkan alokasi ZIS terbesar ketiga untuk ekonomi keumatan, dengan nomenklatur resmi; Mitra Umat sebesar Rp 10,9 miliar.

"Ini untuk UMKM dan usaha sektor strategis seperti yang kita bagi untuk usaha peternakan, dan 3 pemotongan ternak di Gowa," ujar bankir asal Banyumas ini.

Sukma juga menjelaskan, distribusi ZIS BSI di Sulsel, terbilang besar secara nasional, dibawah 4 provinsi besar di Jawa dan Sumatera.

Dengan aset mencapai Rp 456,19 Triliun, BSI menjadi leader banking syariah Indonesia.

"tahun lalu kita masuk lima besar, tahun ini bocorannya kita sudah empat besar," ujar Sukma.

Merujuk situs resmi BSI, total dana zakat yang disalurkan BSI di tahun 2026 mencapai Rp 289,38 m. 

Detail penyaluran dana meliputi; 

* Zakat Perusahaan:  Rp 250,3 m

* Zakat Pegawai:  Rp 39,5 

* Seluruh dana zakat ini telah diserahkan secara resmi kepada Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) untuk didistribusikan ke berbagai program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi. 

Secara kumulatif, sejak tahun 2021 hingga 2026, total zakat yang telah disalurkan BSI menembus angka Rp 1,07 triliun. 

Dana tersebut menjangkau lebih dari 1,2 juta penerima manfaat untuk program pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan dukungan usaha mikro (UMKM).

Data kolaborasi BI, OJK dan Lembaga penjamin dana nasabah, 

BSI termasuk satu dari 33 entitas  perbankan syariah di Indonesia. RInciannya, 14 Bank Umum Syariah (BUS) yang operasionalnya sepenuhnya berbasis syariah, serta 19 Unit Usaha Syariah (UUS) yang merupakan cabang syariah dari bank konvensional. 

Februari 2027 nanti, BSI berulang tahun ke-6. BSI berdiri 2021 dari merger 3 bank pelat merah berbasis syariah, BNI, BRI dan Bank Mandiri.

Menurut bankir yang memulai karier dari Bank Syariah Mandiri ini, manajemen BSI tahun 2026 ini, lagi memperluas ekspansi ke wilayah Maluku dan Papua.

"Minggu lalu, pas suporter persipura rusuh (saat kalah lawan Adhyaksa FC), saya lagi tur sepekan di Jayapura," tambahnya. (Zil)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.