Detik-Detik Rumah Indekos Terbakar di Natuna, Penghuni Lansia Panik Selamatkan Diri dan Barang
Septyan Mulia Rohman May 22, 2026 11:07 PM

TRIBUNBATAM.id, NATUNA - Kebakaran rumah yang difungsikan sebagai indekos di kawasan Padang Kurak, RT 01 RW 02, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyisakan kepanikan mendalam bagi penghuninya.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (22/5/2026) sekira pukul 14.45 WIB itu, masih membekas di ingatan Darma (60), seorang lansia penghuni kost yang nyaris terjebak saat api mulai membesar.

Bangunan milik warga bernama Ai Kie (Atie) itu diketahui memiliki dua pintu kost. 

Satu pintu ditempati Darma bersama suami dan cucunya, sementara satu pintu lainnya dalam keadaan kosong.

Saat kejadian, Darma mengaku hanya berada di rumah bersama cucunya.

Ia sama sekali tidak menyangka suara yang didengarnya ternyata berasal dari kobaran api.

"Saya waktu itu lagi nyuci di kamar mandi, gak ada orang, saya bedua sama cucu saya saja," ujar Darma dengan napas masih tergesa-gesa saat ditemui Tribunbatam.id di lokasi kejadian.

Perempuan yang sudah hampir lima bulan tinggal di indekos tersebut itu, awalnya mendengar suara keras dari arah belakang bangunan kosong di sebelah tempat tinggalnya.

"Saya dengar bunyi tek tek tek, keras sekali. Kirain ada orang di belakang kos yang kosong ini lagi buat apa. Karena tak kepikiran sama kebakaran," katanya.

Namun beberapa saat kemudian, cucunya melihat api sudah membesar dari arah dapur bangunan kosong yang berada tepat di samping tempat tinggal mereka.

"Pas cucu saya lihat api dah besar, saya langsung keluar lari," ucapnya.

Menurut Darma, suara yang ia dengar berasal dari bagian dapur atau gudang itu yang diduga menjadi titik awal kebakaran.

"Bunyinya dari belakang kamar kos kosong sebelah ini. Pas keluar lihat api dah besar, saya panik lah langsung teriak minta tolong," katanya.

Teriakan Darma sontak mengundang warga sekitar datang membantu. 

Sejumlah warga langsung berupaya mengevakuasi barang-barang miliknya sebelum api merembet lebih jauh.

"Saya minta tolong, panggil orang-orang di sini, langsung datang ramai bantu angkat barang-barang saya," ujarnya.

Di tengah kepanikan itu, Darma mengaku bersyukur sebagian besar barang penting miliknya berhasil diselamatkan warga.

"Pertama itu saya langsung ikut selamatkan barang. Yang penting-penting semua dah aman. Elektronik saya tak ada, mejikom sama alat-alat dapur sedikit itu saja yang habis," katanya.

Darma tinggal di indekos tersebut bersama suami dan cucunya.

"Saya tinggal sama suami sama cucu, kami bertiga saja di sini," ujarnya.

Api berhasil dijinakkan kurang dari satu jam setelah dua unit mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, dan water cannon Polres Natuna diterjunkan ke lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (TribunBatam.id/Birri Fikrudin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.