Hasil Tangkapan Nelayan Sabang Capai 9,7 Ribu Ton di Tahun 2025, Dominan Tuna & Tongkol
Saifullah May 23, 2026 01:03 AM

 

Laporan Wartawan Serambi Indonesia Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Produksi perikanan tangkap di Kota Sabang sepanjang 2025 tercatat mencapai 9.787,17 ton. 

Dari total tersebut, kelompok ikan pelagis seperti tuna, cakalang, dan tongkol, masih menjadi hasil utama yang paling banyak diperoleh nelayan.

Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Sabang, Lifriza mengatakan, capaian produksi itu merupakan hasil rekapitulasi resmi hingga akhir tahun 2025.

Ia menyebut, potensi perairan Sabang masih sangat kuat dalam menopang sektor perikanan tangkap, terutama untuk jenis ikan bernilai ekonomi tinggi.

“Yang paling dominan tetap tuna dan tongkol. Selain itu ada ikan-ikan karang seperti kerapu, bayam-bayam, dan beberapa jenis lain yang juga masih cukup tersedia di perairan Sabang,” kata Lifriza, Jum,at (22/5/2026).

DKP Kota Sabang mencatat, produksi tuna mencapai 1.977 ton, dengan nilai lebih dari Rp79 miliar. 

Baca juga: Tangkapan Ikan Tongkol Capai 100 Ton/Hari di PPS Lampulo, Harga Anjlok, Ini Reaksi Kepala DKP Aceh

Baca juga: Hasil Tangkapan Ikan Nelayan Melonjak Capai 141 Ton/Hari, Harga Lelang Sempat Turun Rp 10.000/Kg

Sementara cakalang sebanyak 1.613 ton dan tongkol 1.242 ton sepanjang tahun 2025.

Menurut Lifriza, aktivitas melaut nelayan di Sabang berlangsung rutin hampir setiap hari, namun tetap mempertimbangkan kondisi cuaca di laut.

“Kalau cuaca bagus, hasil tangkapan bisa mencukupi kebutuhan lokal bahkan sebagian dikirim ke Banda Aceh,” beber dia. 

“Tapi saat cuaca ekstrem, pasokan biasanya berasal dari luar daerah,” ujarnya.

Pemerintah daerah berharap sektor perikanan tangkap di Sabang terus berkembang dan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi nelayan, sekaligus tetap menjaga keberlanjutan ekosistem laut.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.