Apa yang sedang terjadi antara FC Bayern dan Yann Bisseck? Inter Milan dikabarkan telah menyiapkan pengganti dan menetapkan harga untuk bek asal Jerman tersebut. Sementara itu, para pendukung FCB melontarkan kritik kepada DFB menjelang final piala. Berikut perkembangan terbaru mengenai juara rekor Jerman itu.
Berita FC Bayern: Inter Milan disebut telah menentukan harga untuk Bisseck—dan sudah mencari penggantinya.
Ketertarikan FC Bayern terhadap Yann Bisseck semakin meningkat. Fabrizio Romano sebelumnya melaporkan bahwa juara rekor Jerman itu tengah memantau situasi bek tengah berusia 25 tahun tersebut di Inter Milan, meski ia bukan satu-satunya target pertahanan. Kini *La Gazzetta dello Sport* menambahkan rincian baru.
Menurut laporan tersebut, Inter telah menetapkan valuasi €40 juta untuk pemain internasional Jerman itu, yang tidak akan ikut serta di Piala Dunia, serta sudah mengidentifikasi dua kandidat pengganti potensial. Salah satunya adalah Tarik Muharemovic dari Sassuolo, jebolan akademi Juventus yang dipandang sebagai bintang muda menjanjikan. Opsi kedua adalah Oumar Solet dari Udinese, yang sudah lama dikaitkan dengan kepindahan ke Nerazzurri.
Francesco Acerbi dan Matteo Darmian diperkirakan akan meninggalkan klub pada musim panas ini, sementara Alessandro Bastoni tampaknya akan bertahan setelah transfernya ke Barcelona gagal terwujud.
Pemain berusia 25 tahun itu baru-baru ini berganti agen ke Giovanni Branchini, yang semakin memanaskan rumor transfer, dan telah mengukuhkan posisinya di lini belakang bersama Manuel Akanji dan Bastoni di bawah asuhan pelatih baru Cristian Chivu setelah awal musim yang sulit. Namun, jika Inter melanjutkan rencana merekrut Muharemovic dan Solet, mereka perlu mengumpulkan dana. *La Gazzetta dello Sport* menyebut Inter tidak akan menghalangi kepergian Bisseck, meskipun kontraknya berlaku hingga 2029, karena klub membutuhkan dana untuk menyelesaikan dua transfer tersebut.
Bayern saat ini fokus pada posisi bek kanan, dengan Givairo Read dari Feyenoord Rotterdam menjadi target utama, namun posisi bek tengah kini juga mendapat perhatian. Dayot Upamecano dan Jonathan Tah masih menjadi pilihan utama, meski ada kemungkinan perubahan di belakang mereka.
Di satu sisi, Min-Jae Kim sudah lama diproyeksikan untuk dijual dan diperkirakan akan hengkang dengan nilai sekitar €25 juta, menurut *kicker*, dengan Fenerbahce sudah melakukan pembicaraan. Hiroki Ito juga bisa meninggalkan klub setelah dua musim yang diganggu cedera jika ada tawaran yang sesuai, dengan *tz* melaporkan harga yang diminta sekitar €20 juta.
Bisseck dianggap sebagai solusi ganda: ia dapat bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan bila dibutuhkan.
Skenario serupa—namun di sisi kiri—bisa muncul jika Bayern mengejar Josko Gvardiol dari Manchester City. *Sport1* melaporkan bahwa pemain asal Kroasia itu mempertimbangkan untuk hengkang pada musim panas dan memandang Bayern sebagai tujuan menarik.
Namun, Bayern sudah memiliki Dayot Upamecano, Jonathan Tah, dan Alphonso Davies yang dikontrak jangka panjang untuk posisi bek tengah dan bek kiri, sehingga langkah ini perlu dipertimbangkan matang-matang. Keraguan internal mengenai kebugaran Davies membuka peluang bagi Konrad Laimer dan Josip Stanisic untuk tampil impresif sebagai pelapis. Selain itu, Bayern juga memantau bek tengah Eintracht Frankfurt, Nathaniel Brown.
Berita FC Bayern: Para pendukung FCB mengecam DFB atas harga tiket final piala yang dinilai terlalu tinggi.
Pendukung FC Bayern, melalui kelompok payung mereka Club Nr. 12, mengecam DFB atas apa yang mereka sebut sebagai "harga yang sangat tinggi" untuk tiket final piala melawan VfB Stuttgart. Mereka menyoroti tiket seharga €45 di kategori termurah untuk suporter, yang bahkan lebih mahal dibandingkan kursi serupa di final UEFA. Selain itu, kategori termurah ini hanya mencakup dua dari 169 blok di Stadion Olimpiade Berlin—alokasi terkecil sejauh ini.
“Jika akibatnya mayoritas fans dari kedua klub hanya bisa mendapatkan tiket seharga €80, €150, atau bahkan €195, maka kategori fan resmi seharga €45 tidak lebih dari sekadar kamuflase. Menyebut ini sebagai kategori fan dengan harga €45 adalah hal yang sinis,” bunyi pernyataan pers yang semakin keras nada kritiknya.
Kelompok tersebut juga menyinggung bahwa DFB baru-baru ini mengkritik harga tiket Piala Dunia FIFA yang dianggap "sangat mahal". “Saya juga memandang kebijakan harga ini secara kritis. Sepak bola adalah soal identitas dan kebersamaan; karenanya, seharusnya tetap terjangkau bagi kalangan berpenghasilan rata-rata,” ujar Presiden DFB Bernd Neuendorf kepada *Welt am Sonntag*.
“DFB, yang baru saja mengkritik harga tinggi FIFA, kembali gagal menjadi teladan di wilayahnya sendiri,” tutup pernyataan Club Nr. 12.
Jadwal FC Bayern: Tinjauan pertandingan mendatang klub.