Jakarta (ANTARA) - Pelatih Dewa United Banten Agusti Julbe Bosch mengatakan timnya kehilangan momentum pada dua kuarter terakhir sehingga kalah 86-100 dari Taoyuan Pauian Pilots, pada semifinal BCL Asia-East 2026, di Johor Bahru, Malaysia, Sabtu.
Menurut dia, timnya gagal menjaga momentum permainan pada paruh kedua laga, meski sempat unggul saat dua kuarter awal.
"Menurut saya ada dua kondisi yang berbeda, babak pertama adalah pertandingan bola basket yang sangat bagus dan menghibur untuk para penonton, tetapi berbeda saat dua kuarter terakhir," kata juru taktik asal asal Spanyol itu, dikutip dari laman klub, Minggu.
Bosch menjelaskan Dio Tirta dan kawan-kawan mampu menunjukkan permainan yang agresif dan efektif sebelum turun minum, tetapi kehilangan kendali permainan selepas jeda.
Perubahan ritme pada kuarter ketiga menjadi titik balik yang membuat klub berjuluk Anak Dewa itu kesulitan mempertahankan keunggulan.
“Kami tidak bisa menyesuaikan diri dengan situasi itu di babak kedua, ditambah tentu ada banyak hal yang juga harus kami evaluasi dari permainan kami sendiri," ujar Bosch.
Guard Dewa United Rio Disi menambahkan, timnya kehilangan momentum dalam menerapkan transisi bertahan dan menyerang, sehingga lawan memanfaatkan kesempatan itu.
Sementara itu, Dewa United sebenarnya tampil meyakinkan sejak awal pertandingan.
Namun, Pilots mampu menutup kuarter pertama dengan keunggulan tipis 35-32.
Pada kuarter kedua, Dewa United bangkit melalui permainan cepat dan efektivitas serangan untuk membalikkan keadaan menjadi 63-58.
Momentum kemudian berubah selepas jeda. Taoyuan Pauian Pilots tampil dominan pada kuarter ketiga dan berbalik unggul 81-75 menjelang kuarter terakhir.
Troy Gillenwater kembali menjadi penyumbang angka terbanyak Dewa United dengan 33 poin, tujuh rebound, dan dua assist.
Donell Cooper menambahkan 15 poin dan sembilan assist, sedangkan Joshua Ibarra mencatatkan double-double, yakni 12 poin dan 15 rebound.
Kekalahan itu membuat tim yang bermarkas di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten itu harus puas melanjutkan perjuangan di laga perebutan peringkat ketiga BCL Asia-East 2026. Mereka bersua Chinggis Broncos, di lokasi yang sama, pada Minggu (24/5).





