Seminggu Hilang, Kakek Firdaus Jemaah Haji Ditemukan Meninggal Dekat Pondok Tempatnya Menginap
Angel aginta sembiring May 24, 2026 07:09 AM

TRIBUN-MEDAN.COM – Seminggu hilang, kakek Firdaus jemaah haji asal Jakarta Selatan ditemukan meninggal dunia dekat pondok tempatnya menginap.

Adapun Kakek Firdaus (73) jemaah haji yang hilang di Makkah sejak 15 Mei 2026 akhirnya ditemukan.

Namun nahas, Kakek Firdaus ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah Kakek Firdaus ditemukan di Jabal Kudai pada Jumat (22/5/2026), oleh tentara Arab Saudi yang sedang berpatroli.

Lokasi penemuan jenazah Kakek Firdaus berada sekitar 1,5 sampai dua kilometer dari pondok tempatnya menginap.

"Lokasi penemuan di sekitar Jabal Kudai atau sekitar 1,5 sampai dua kilometer dari pemondokannya," jelas Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Kabid Linjam) PPIH Arab Saudi, Muftiono, Jumat, dilansir Kompas.com.

Baca juga: Antisipasi Kejahatan saat Listrik Padam, Polrestabes Medan Kerahkan Personel Bermotor Keliling Kota

"Jenazah ditemukan Askar yang sedang berpatroli di sekitar Jabal Kudai, lalu diserahkan kepada pihak kepolisian dan forensik," imbuh dia.

Kakek Firdaus diperkirakan meninggal sekitar empat sampai lima hari sebelum ditemukan.

Muftiono mengungkapkan jenazah Kakek Firdaus mengalami perubahan warna karena situasi di Makkah yang panas.

Meski demikian, kata dia, jenazah Kakek Firdaus masih utuh dan bisa dikenali.

Baju, sarung, hingga gelang identitas milik Kakek Firdaus masih menempel di tubuhnya.

"Situasi panas membuat kondisi jenazah mengalami perubahan warna, tapi masih utuh dan dapat dikenali."

"Sarung hitam, baju koko putih, gelang identitas, semuanya masih melekat dan utuh," ujar dia.

Berbekal gelang identitas yang masih menempel di pergelangan tangan Kakek Firdaus, aparat Saudi berhasil mengidentifikasi almarhum.

Setelahnya, istri almarhum, Nafsiah Nawan (63), diajak untuk memastikan ciri-ciri serta pakaian yang dikenakan Kakek Firdaus.

"Setelah dinyatakan bahwa itu adalah almarhum, kami juga mengajak istrinya dan menyatakan dari ciri-cirinya pakaian yang digunakan, pakaian sarung, baju warna putih, koko, itu betul almarhum," kata Muftiono.

Jenazah Kakek Firdaus rencananya dimakamkan di pemakaman umum di Makkah setelah seluruh proses administrasi dari kepolisian dan KJRI selesai dilakukan.

Baca juga: Polda Sumut Koordinasi dengan PLN, Listrik 71 Persen Hidup, dan Stok BBM Aman

"Kita masih menunggu mudah-mudahan hari ini atau sore nanti (kemarin, red) dinyatakan secepatnya akan dimakamkan," pungkas dia.

Adapun sebelum hilang dan meninggal dunia, kakek Firdaus sempat terekam CCTV meninggalkan penginapan.

Dimana setelah menyiapkan pakaian Kakek Firdaus, Nafsiah pun kembali ke kamarnya sendiri dan memilih beristirahat.

"Saya siapin koko putih dan sarung kotak-kotak warna hitam. Saat itu, suami sedang mandi," ujarnya, Selasa (19/5/2026).

Sore harinya, Nafsiah mengecek kondisi Kakek Firdaus di kamarnya, namun ia tak mendapati keberadaan sang suami.

Rekan satu kamar Kakek Firdaus mengatakan almarhum belum kembali sejak selesai salat Jumat.

Nafsiah pun menelepon ketiga anaknya di Jakarta dan melapor kepada ketua kloter, serta petugas dari layanan linjam.

Saat menelusuri keberadaan sang suami, Nafsiah menyebut momen Kakek Firdaus meninggalkan penginapan terakhir kali sempat terekam CCTV.

Ia tampak mengenakan pakaian yang disiapkan Nafsiah dan berjalan pelan menuju pintu penginapan sekitar pukul 9.04 waktu Arab Saudi.

*/tribun-medan.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.