Prabowo Ungkap Kondisi Pangan RI di Tengah Perang Dunia: Beras-Jagung Sudah Swasembada
Pipit Maulidya May 24, 2026 08:49 AM

 

SURYA.CO.ID - Di tengah konflik geopolitik dan ketidakpastian global, Presiden Prabowo Subianto membawa kabar baik.

Saat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026), Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kini telah berhasil mencapai status swasembada pangan, khususnya untuk komoditas beras dan jagung.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa semau ini diraih dalam kurun waktu 19 bulan masa pemerintahannya.

Setelah karbohidrat aman, target Presiden Prabowo berikutnya adalah mandiri di sektor protein hewan (lauk-pauk).

“Kita sekarang sudah swasembada pangan. Sudah swasembada beras, jagung, kemudian protein kita, telur, ayam, daging kita masih belum. Ini sudah kita kerjakan mungkin kita 4 tahun lagi, 5 tahun lagi kita swasembada daging. Pangan relatif kita aman,” ujar Presiden usai menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: SGN dan BUMN Pangan Dukung Swasembada Gula 2026 Lewat Konsolidasi 36 Pabrik Gula

Sinergi Ketahanan Pangan dan Kekuatan Pertahanan

Presiden menjelaskan bahwa kecukupan pangan sangat penting bagi pertahanan negara.

Di tengah ancaman konflik global, Indonesia harus tetap waspada dan menjaga asetnya sendiri dengan militer yang kuat.

“Di dunia banyak sekarang pertikaian, perang di mana-mana. Kita bersyukur ke Yang Maha Kuasa kita masih tidak terlibat, tapi kita waspada. Kita harus punya kekuatan, makanya kita bangun kekuatan pertahanan kita untuk jaga kekayaan kita,” tegas Presiden Prabowo.

Selain itu, Presiden menekankan pentingnya mengelola kekayaan alam sendiri.

Hal ini sejalan dengan amanat konstitusi untuk memastikan kekayaan bumi Indonesia dirasakan langsung oleh rakyat, bukan pihak asing.

“Dan sekarang kekayaan-kekayaan kita, kita kelola sendiri. Kita tidak mau kekayaan kita terus-menerus dipermainkan oleh orang-orang tertentu, oleh negara-negara tertentu. Dan ini sudah kita lakukan. Harus kita lakukan, ini perintah dari Undang-Undang Dasar. Dan ini untuk kemakmuran seluruh rakyat Indonesia, bukan segelintir,” tuturnya.

Baca juga: Punya Potensi Besar, DPRD Jatim Ingin Jawa Timur Jadi Bagian Swasembada Garam 2027

Komitmen Menutup Celah Kebocoran Anggaran

​Meski optimis dengan urusan pangan, Presiden Prabowo memberikan catatan keras soal masalah internal, yaitu kebocoran anggaran negara.

Prabowo berjanji akan bekerja ekstra keras bersama kabinetnya untuk memberantas hal tersebut.

“Indonesia sungguh-sungguh sangat kaya, tapi terlalu banyak kekayaan kita bocor. Dan kebocoran ini harus kita hentikan. Dan saya bertekad, saya akan berusaha sekeras tenaga saya, dan tenaga semua pembantu saya, kita akan berbuat apa saja yang diperlukan untuk menghentikan kebocoran kekayaan rakyat Indonesia,” pungkas Presiden.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.