3 Berita Populer Padang: Semen Padang Kalah hingga Kasus Pencurian Dompet
Fajar Alfaridho Herman May 24, 2026 09:27 AM

Mulai dari kekalahan Semen Padang FC di laga terakhir musim lawan Persija Jakarta, upaya Pemko Padang atasi permsalahan drainase hingga seorang pria nekat mencuri dompet warga yang tertinggal di motor.

Semen Padang FC Tutup Musim dengan Kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta

Semen Padang FC harus mengakhiri kompetisi BRI Super League 2025/2026 dengan hasil kurang memuaskan setelah takluk 0-3 dari Persija Jakarta pada laga pekan ke-34 yang berlangsung di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (23/5/2026).

Memasuki babak kedua dengan kondisi tertinggal, Kabau Sirah yang memulai kick off langsung tampil lebih agresif. Tim tamu berusaha mengambil inisiatif serangan sejak menit-menit awal demi mengejar ketertinggalan gol pada babak pertama.

Baca juga: Pemko Padang Siapkan Rp100 M untuk Atasi Banjir, Fokus Benahi Titik Genangan di Gajah Mada & Rawang

Namun peluang pertama justru kembali didapatkan Persija. Pada menit ke-47, Raihan Hanan memperoleh ruang di sisi kanan pertahanan Semen Padang FC dan melepaskan tembakan berbahaya ke arah gawang.

Beruntung, kiper Rendy Oscario kembali menunjukkan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang tersebut.

Semen Padang FC merespons dua menit berselang. Berawal dari tendangan sudut yang berhasil disundul keluar pemain Persija, bola liar jatuh di dekat Firman Juliansyah.

Gelandang Kabau Sirah itu langsung melepaskan tendangan keras, namun bola masih melambung di atas mistar gawang Persija.

Tekanan terus dilancarkan tim asuhan Eduardo Almeida. Pada menit ke-53, Ravy Tsouka berhasil melakukan penetrasi dari sisi kanan pertahanan Persija sebelum mengirimkan umpan datar ke tengah kotak penalti.

Kianz Froese sempat mengontrol bola dan melepaskan tembakan, tetapi penyelesaian akhirnya masih jauh melambung dari sasaran.

Saat tengah berupaya menyamakan kedudukan, Semen Padang FC justru kembali kebobolan. Pada menit ke-58, Gustavo sukses menggandakan keunggulan Persija melalui titik putih setelah dilanggar Rian di dalam kotak penalti.

Eksekusi penalti yang dilepaskan penyerang asal Brasil tersebut tak mampu dihentikan Rendy Oscario sehingga skor berubah menjadi 2-0.

Petaka nyaris kembali menghampiri Kabau Sirah beberapa menit kemudian. Wasit sempat menunjuk titik putih setelah Rian kembali dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain Persija di area terlarang.

Namun setelah melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR), keputusan penalti dibatalkan dan kartu kuning yang sempat diberikan kepada Rian juga dianulir.

Meski terhindar dari hukuman penalti kedua, gawang Semen Padang FC akhirnya kembali jebol pada menit ke-67.

Maxwell mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tendangan keras dari dalam kotak penalti yang gagal diantisipasi lini pertahanan maupun penjaga gawang Kabau Sirah. Persija pun menjauh dengan keunggulan 3-0.

Baca juga: Semen Padang FC Tutup Musim dengan Kekalahan 0-3 dari Persija Jakarta

Pertandingan kemudian sempat dihentikan pada menit ke-70. Asap tebal dari flare yang dinyalakan suporter di tribune membuat jarak pandang di lapangan terganggu sehingga wasit memutuskan menghentikan sementara laga.

Setelah sekitar 20 menit tertunda, pertandingan akhirnya kembali dilanjutkan. Semen Padang FC mencoba menambah daya gedor dengan melakukan sejumlah pergantian pemain guna mengejar ketertinggalan.

Jual beli serangan kembali terjadi di sisa pertandingan. Pada menit ke-73, Semen Padang FC memperoleh peluang melalui skema serangan balik cepat.

Namun rapatnya pertahanan Persija membuat upaya tersebut gagal berkembang sebelum memasuki kotak penalti.

Persija juga tidak mengendurkan tekanan. Pada menit ke-83, tim tuan rumah kembali membangun serangan berbahaya untuk menambah keunggulan.

Akan tetapi kali ini barisan pertahanan Semen Padang FC mampu meredam ancaman yang datang.

Memasuki masa injury time, Kabau Sirah terus berusaha mencari gol hiburan. Kasim Botan hampir memperkecil ketertinggalan setelah melakukan penetrasi dari sisi kiri pertahanan Persija. Sayangnya, tembakan yang dilepaskannya masih mampu diamankan penjaga gawang tuan rumah.

Hingga peluit panjang dibunyikan wasit, tidak ada lagi gol tambahan yang tercipta. Persija Jakarta menutup musim dengan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Semen Padang FC melalui dua gol Gustavo dan satu gol Maxwell.

Kekalahan tersebut membuat Semen Padang FC gagal membawa pulang poin dari Jakarta pada pertandingan terakhir musim 2025/2026, sementara Persija mengakhiri kompetisi di hadapan pendukungnya dengan kemenangan telak di JIS.

Pemko Padang Siapkan Rp100 M untuk Atasi Banjir

Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyiapkan anggaran sebesar Rp100 miliar untuk memperkuat penanganan banjir dan genangan air yang masih menjadi persoalan di sejumlah wilayah kota.

Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat pembahasan Master Plan Penanganan Drainase Kota Padang yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (22/5/2026).

Rapat tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kota Padang.

Dalam rapat itu terungkap, berdasarkan Master Plan Drainase Kota Padang Tahun 2025, terdapat 50 zona drainase yang mencakup 224 saluran drainase.

Baca juga: Curi Dompet Korban Tertinggal di Motor, Pria di Lubeg Padang Terancam 5 Tahun Penjara

Dari jumlah tersebut, sebanyak 39 zona masih menjadi titik genangan air saat curah hujan tinggi.

Maigus Nasir menegaskan, Pemko Padang berkomitmen mempercepat penanganan banjir yang selama ini kerap terjadi di sejumlah kawasan, seperti Kecamatan Padang Barat, Padang Utara, Kuranji, Nanggalo hingga Koto Tangah.

Menurutnya, anggaran Rp100 miliar yang telah dialokasikan harus benar-benar diarahkan untuk menyelesaikan persoalan pada titik-titik rawan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.

“Anggaran yang kita siapkan ini harus mampu menjawab berbagai permasalahan banjir yang kerap merendam sejumlah wilayah di Kota Padang. Anggaran yang kita siapkan ini harus menyentuh titik krusial banjir di Kota Padang seperti Jalan Gajah Mada dan Rawang,” kata Maigus Nasir.

Selain pembangunan dan perbaikan drainase serta saluran irigasi, Pemko Padang juga akan memperkuat personel dan tim yang terlibat dalam penanganan banjir maupun kebersihan lingkungan.

Beberapa unsur yang akan diperkuat antara lain Tim Reaksi Cepat (TRC), petugas kebersihan, serta Lembaga Pengumpul Sampah (LPS).

Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung upaya pencegahan banjir, terutama melalui penanganan sampah yang kerap menyumbat aliran drainase.

Maigus juga meminta para camat meningkatkan komunikasi dengan masyarakat terkait penanganan banjir yang melibatkan berbagai tingkatan pemerintahan.

“Kepada camat, tolong perbanyak komunikasi dengan masyarakat. Sampaikan kepada masyarakat bahwa kewenangan penanganan bencana di Kota Padang terdiri dari pemerintah pusat, provinsi dan kota,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang Malvi Hendri menjelaskan bahwa keterbatasan pendanaan membuat penanganan drainase belum dapat dilakukan secara menyeluruh pada tahun ini.

Ia menyebutkan, pada 2026 penanganan baru dapat difokuskan pada tujuh zona drainase dari total 50 zona yang ada.

“Pada tahun 2026 melalui pendanaan yang tersedia, penanganan baru dapat dilakukan pada tujuh zona drainase. Sementara sebanyak 43 zona lagi belum ditangani secara penuh, dan akan kita tangani secara bertahap,” kata Malvi Hendri.

Melalui penyusunan master plan tersebut, Pemko Padang berharap penanganan drainase dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan sehingga mampu mengurangi risiko banjir maupun genangan yang selama ini mengganggu aktivitas masyarakat di berbagai wilayah Kota Padang.

Curi Dompet Korban Tertinggal di Motor

Seorang pria berinisial D (26) diduga mencuri dompet milik salah seorang warga di kawasan rumah kos-kosan di Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada Senin (18/5/2026).

Saat ini pelaku sudah diamankan oleh jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Muhammad Yasin, mengatakan bahwa inisial D diamankan lantaran nekat mencuri dompet milik salah seorang warga.

"Aksi pencurian tersebut terjadi di kawasan kos-kosan yang berlokasi di Lubuk Begalung, sekitar pukul 14.50 WIB," ujar Kompol Muhammad Yasin, Sabtu (23/5/2026).

Baca juga: Listrik 102 Kecamatan di Sumbar Masih Padam hingga Sabtu Siang

Ia menjelaskan bahwa penangkapan pelaku berawal dari laporan korban yang kehilangan dompetnya di parkiran rumah kos korban.

"Setelah menerima laporan dari korban, tim Opsnal Klewang Reskrim Polresta Padang segera melakukan penyelidikan di lapangan," sebutnya.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi dan bukti petunjuk, identitas pelaku berhasil dikantongai kepolisian.

Kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku. Hasilnya, pelaku diamankan tanpa perlawanan di tempat persembunyiannya yaitu sebuah rumah kontrakan di wilayah Batu Taba, Lubeg.

Dari tangan pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya.

Kemudian, pakaian pelaku, sebuah dompet yang berisi kartu identitas korban, kartu ATM, serta sisa uang tunai hasil curian.

Menurut pemeriksaan awal, modus pelaku adalah memanfaatkan kelengahan korban yang meletakkan dompetnya di area penyimpanan di bagian depan sepeda motornya.

"Pelaku yang melihat kesempatan tersebut langsung menggasak dompet korban dan segera melarikan diri," ujarnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Padang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku bakal dijerat dengan Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pencurian, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama lima tahun.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.