Pelita, Renungan P/KB GMIM 24-30 Mei 2026, Roh Kudus yang Dijanjikan Itu, Dicurahkannya
Chintya Rantung May 24, 2026 11:22 AM

TRIBUNMANDO.CO.ID - Pelita, renungan Pria Kaum Bapa (P/KB) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) dalam sepekan mulai 24 - 30 Mei 2026.

Pembacaan alkitab terdapat pada Kisah Para Rasul 2:29-40.

Tema perenungan adalah Roh Kudus Yang Dijanjikan Itu, Dicurahkan-Nya.

Khotbah:

Sahabat-sahabat Pria/Kaum Bapa yang dikasihi dan diberkati Tuhan,

Selamat kita merayakan Pentakosta. Roh Kudus telah dicurahkan atas kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus. 

Peristiwa ini dianggap sebagai hari lahirnya gereja. 

Tema perenungan firman saat ini adalah "Roh Kudus yang dijanjikan itu, dicurahkan-Nya."

Peristiwa pencurahan Roh Kudus pada waktu itu terjadi di perayaan Pentakosta orang Yahudi, sebagai peringatan pemberian Taurat di Sinai dan juga perayaan panen. 

Dalam perayaan ini banyak orang Yahudi berkumpul di Yerusalem termasuk Yahudi diaspora (orang Yahudi yang 
tersebar di berbagai daerah di luar Yerusalem).

Peristiwa pencurahan Roh Kudus menggenapi nubuat nabi Yoel bahkan memenuhi apa yang dijanjikan Yesus Kristus. 

Pria/Kaum Bapa yang dikasihi Tuhan,

Bacaan saat ini adalah bagian dari isi khotbah Simon Petrus, salah satu murid yang pernah menyangkal Yesus. namun 
setelah menerima Roh Kudus, ia berubah menjadi saksi Kristus dan pengkhotbah yang luar biasa.

Dengan tuntunan Roh Kudus, Petrus memaparkan kebenaran tentang Kristus di hadapan banyak orang Yahudi.

Kitab Kisah Para Rasul ditulis oleh Lukas (rekan pelayanan Paulus) sebagai kelanjutan dari tulisannya yang pertama yaitu kitab Injil Lukas.

Petrus mengutip Mazmur 16 untuk menegaskan bahwa kebangkitan Yesus adalah penggenapan nubuat. Para murid atau 
rasul menjadi saksi kebangkitan Yesus.

Jadi Yesus bukan saja seorang guru tetapi juga Mesias yang telah lama dinantikan. 

Petrus juga mengutip Mazmur 110 untuk menyatakan bahwa Yesus yang disalibkan itu dibangkitkan oleh Allah dan naik ke 
surga duduk di sebelah kanan Bapa, suatu gambaran kedudukan-Nya sebagai Tuhan.

Yesus menerima Roh Kudus yang dijanjikan itu lalu dicurahkan-Nya kepada semua orang yang percaya kepada-Nya. 

Berkat tuntunan Roh Kudus maka khotbah Petrus tentang Kristus membuat banyak orang tergugah dan mau melakukan 
apa yang disampaikan oleh Petrus dan para rasul lainnya. 

Jawaban Petrus adalah mereka bertobat, memberi diri untuk dibaptis untuk pengampunan dosa dan mereka akan menerima karunia dari Roh Kudus.

Bagi Petrus, pengampunan dosa dan pemberian (karunia) Roh Kudus merupakan janji Allah bagi semua orang percaya. 

Keselamatan dari Allah melalui iman kepada Kristus ditawarkan kepada siapa saja karena banyak orang justru menolak Yesus bahkan melakukan yang jahat terhadap-Nya.

Jadi sangat bersyukurlah orang-orang yang dapat tersentuh hatinya, kemudian bertobat atau menjadi percaya kepada Yesus Kristus, ditandai dengan pembaptisan dan menerima Roh Kudus. 

Pria/Kaum Bapa yang dikasihi Tuhan, 

Tidak ada nubuat dan firman yang tak digenapi termasuk kebangkitan Yesus Kristus serta pencurahan Roh Kudus.

Oleh sebab itu kita harus tetap teguh beriman dan selalu meyakini bahwa firman Tuhan yang selalu kita dengar dan aktualisasikan adalah ya dan amin. 

Kalau kita percaya sungguh-sungguh kepada Yesus Kristus maka kita akan menerima kuasa Roh Kudus dan Ia akan turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan.

Yesus yang mati, dibangkitkan oleh Allah maka begitu pula akan berlaku bagi kita yang percaya kepada-Nya (baca Yohanes 11:25-26).

Yesus yang disalibkan, ditinggikan oleh Allah maka demikian pun kita akan dipermuliakan bersama Kristus. 

Iman kepada Kristus harus dibuktikan dengan perbuatan yang nyata melalui pertobatan yang sungguh-sungguh yaitu 
hidup baru di dalam Kristus; taat kepada Allah, meninggalkan dosa dan melakukan apa yang baik dan benar sesuai kehendakNya.

Kita akan mengalami pengurapan Roh Kudus dan Ia akan berkarya dalam kehidupan kita. 

Allah telah membuat Yesus yang direndahkan menjadi yang termulia karena Ia taat dan setia kepada Bapa.

Sebab itu marilah kita taat dan setia pada firman Allah. Jangan kita berkecil hati ketika direndahkan atau tidak dihargai dalam pelayanan dan segala perbuatan yang baik.

Percayalah bahwa Tuhan tak akan membiarkan kita. melainkan mempermuliakan kita.

Marilah kita P/KB menjadi contoh bagi keluarga dan sesama kita untuk tampil beda dari gaya hidup duniawi di zaman ini yang semakin jahat, supaya kita dan keluarga serta sebanyak mungkin orang akan diselamatkan dan tidak mengalami penghukuman kekal. Amin. 

Pertanyaan untuk PA: 

1. Mengapa Roh Kudus dicurahkan? 

2. Berikan contoh dan penjelasan model hidup P/KB sebagai orang-orang yang telah bertobat dan menerima karunia Roh 
Kudus?

Sumber: Komisi P/KB Sinode GMIM edisi April-Mei 2026

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.