"HARGA DIRI HARGA MATI!" Teriakan Tersangka Badut Pembunuh Mertua di Mojokerto saat Rekonstruksi
Yogi Putra Anggitatama May 24, 2026 11:56 AM

- Satuan alias Tuan (42), tersangka kasus pembunuhan ibu mertua dan dugaan KDRT terhadap istrinya di Mojokerto, berteriak lantang setelah menjalani rekonstruksi kasusnya pada Jumat (22/5/2026).

Diketahui, peristiwa tragis itu terjadi di depan rumah kontrakan di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, yang menjadi lokasi kejadian perkara.

Teriakan tersangka sontak memecah suasana dan membuat tangisan keluarga korban pecah di lokasi rekonstruksi.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai badut penjual balon dan mainan anak-anak itu tampak mengenakan baju tahanan Polres Mojokerto dengan kedua tangan terborgol.

Setelah seluruh adegan reka ulang selesai diperagakan, tersangka langsung digiring petugas menuju mobil tahanan.

Sebelum masuk ke kendaraan, tersangka sempat mengangkat kedua tangannya yang terikat sambil membungkukkan badan ke arah warga dan keluarga korban, seolah menyampaikan permintaan maaf.

Namun, situasi mendadak berubah saat tersangka disinggung mengenai pesan untuk anaknya, BR, yang masih berusia 3,5 tahun.

Tepat sebelum pintu mobil ditutup, tersangka tiba-tiba berteriak keras dan menyinggung soal harga diri.

“Salam laki-laki! Harga diri harga mati!” teriak tersangka dengan nada lantang.

Ucapan tersebut diduga ditujukan kepada anak balitanya.

Mendengar teriakan itu, suasana di lokasi langsung berubah haru.

Tangis histeris dari pihak keluarga korban pecah, termasuk seorang ibu paruh baya bersama dua anak kecil yang terlihat menangis tersedu-sedu saat mobil tahanan perlahan meninggalkan lokasi rekonstruksi.

(*)

https://jatim.tribunnews.com/mojokerto/545832/rekonstruksi-48-adegan-ungkap-detik-detik-menantu-habisi-mertua-dan-aniaya-istri-di-mojokerto

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.