Jalan Pesisir Batukaras–Madasari di Pangandaran Mulai Tak Terawat
ferri amiril May 24, 2026 12:04 PM

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kondisi jalan pesisir pantai penghubung antara Pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang dan Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, kini mulai tidak terawat. 

Informasi yang dihimpun, jalan pesisir itu selesai dibangun oleh pemerintah dan layak untuk dilalui pada awal tahun 2023. 

Jalan kabupaten ini memiliki lebar sekitar 6 meter dengan panjang mencapai kurang lebih 4 kilometer yang membentang dari kawasan wisata pantai Batukaras hingga Madasari.

Namun, setelah tiga tahun digunakan, kondisi di lapangan mulai mengalami penurunan. Sepanjang bahu jalan dipenuhi rumput liar yang menjalar hingga menutupi sebagian badan jalan.

Pantauan pada Minggu (24/5/2026) pagi, sebagian ruas jalan masih terlihat mulus beraspal. Namun, di beberapa titik lainnya kondisi jalan bergelombang dengan konstruksi cor rapat beton.

Baca juga: Satlantas Polres Pangandaran Imbau Bobotoh Jaga Sportivitas Jelang Laga Akhir Persib Lawan Persijap

Selain kondisi jalan yang mulai kurang terawat, jalur pesisir pantai itu juga memiliki karakteristik medan yang cukup ekstrem. 

Terdapat banyak tikungan tajam, turunan curam, hingga tanjakan terjal yang tentu membahayakan jika dilalui kendaraan besar.

Akibat kondisi tersebut, jalan pesisir Batukaras Madasari saat ini hanya direkomendasikan untuk kendaraan roda dua dan mobil berukuran kecil. 

Sementara kendaraan besar seperti bus pariwisata maupun truk diarahkan melintasi jalur utama nasional Cijulang–Cimerak.

Tak hanya itu, minimnya fasilitas penerangan jalan umum (PJU) turut menjadi sorotan warga. Sepanjang jalur pesisir nyaris tidak terdapat lampu penerangan, sehingga kondisi jalan menjadi gelap gulita saat malam hari.

Rumput liar yang menjalar ke badan jalan pun dapat mengganggu jarak pandang pengendara dan meningkatkan potensi kecelakaan, terutama di area tikungan dan tanjakan.

Meski demikian, sebelumnya Bupati Pangandaran bersama jajaran organisasi perangkat daerah (SKPD) sempat melakukan aksi bersih-bersih di kawasan jalan pesisir tersebut sebagai upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan jalur wisata.

"Jalan ini ramainya kalau libur akhir pekan dan libur panjang. Kalau hari-hari biasa dan malam hari mah pasti sepi," ujar Masduki, warga di Kecamatan Cimerak kepada Tribun Jabar di Madasari, Minggu pagi.

Masduki mengaku tidak berani melintasi jalan pesisir tersebut pada malam hari karena kondisi jalan yang sangat gelap."Kalau saya mau ke Cijulang, ya harus muter ke jalur utama," katanya. 

Ia berharap pemerintah daerah kembali melakukan penataan dan perawatan rutin terhadap jalur penghubung destinasi wisata.

Agar, jalan pesisir yang baru tiga tahun dibangun itu tetap aman dan nyaman dilalui wisatawan maupun masyarakat setempat.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.