Kondisi Ammar Zoni Sejak Jadi Penghuni Sel Nusakambangan, Aditya: Satu-satunya Artis
Achmad Maudhody May 24, 2026 12:48 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID - Keluarga beberkan kondisi Ammar Zoni yang jadi penghuni Nusakambangan, Aditya Zoni singgung status artis.

Harapan tak terpenuhi, Ammar Zoni harus kembali menelan pil pahit menghabiskan kesehariannya di lembaga pemasyarakatan dengan tingkat keamanan super ketat di Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah.

Ia sudah dipindahkan lagi ke Nusakambangan sejak Sabtu 9 Mei 2026.

Dua pekan berada di Nusakambangan, kondisi Ammar kini diungkap oleh pihak keluarga.

Adik Ammar, Aditya Zoni menyebut, Ammar kini tengah terus berupaya memperdalam ilmu agama.

Ia menyebut, Ammar memang membawa Al-Qur'an dan buku-buku tentang sejarah Islam hingga novel.

"Banyak buku-buku ini ya sejarah-sejarah Islam," beber Aditya, dikutip dari YouTube Trans TV Official, Minggu (24/5/2026).

"Ada Al-Qur'an juga, dia lagi senang-senangnya sama buku novel," ujar mantan suami Yasmine Ow itu.

Aditya mengatakan, di Nusakambangan seharusnya ada aktivitas-aktivitas untuk para tahanan sama seperti penjara lain.

Namun karena status Ammar saat ini sebagai tahanan high risk, perlakuan terhadap sang aktor berbeda.

Keluarga pun kini tengah mengupayakan agar status tahanan Ammar bisa turun dan dipindahkan ke Jakarta.

"Sebetulnya kalau di Nusakambangan pun memang ada kegiatan juga api kan karena Bang Amar lagi status high risk jadi belum bisa turun. Makanya kita lagi nunggu assesment supaya dia turun bisa leluasa lah," terang Aditya.

Baca juga: Richard Lee Segera Duduk di Kursi Pesakitan, Perkara yang Menjerat Sang Dokter Masuk Babak Baru

Karena status high risk tersebut, Ammar ditempatkan di penjara one man one cell atau satu kamar  tahanan dihuni satu narapidana.

Aditya menyebut Ammar mengalami tekanan mental karena harus menjalani hukuman seorang diri.

Menurut Aditya, bahwa kakaknya tersebut selama ini memang tipe orang yang tak bisa sendiri dan harus ditemani orang lain.

"Yang aku tahu ya abang aku itu tipe orangnya itu dia nggak bisa sendiri, dia tuh kalau mau jalan kemana harus rame-rame," kata Aditya.

Meski begitu, Aditya memastikan Ammar tak mendapatkan tekanan dari narapidana lain.

"Kalau tekanan dari napi-napi lain sih enggak ya, karena kan dia sendiri," lanjut Aditya.

Tak menampik Aditya merasa sedih dan miris melihat kakaknya ditempatkan di Nusakambangan.

Aditya pun menyinggung jejak karier Ammar di dunia entertainment.

Ia menilai bahwa Ammar adalah satu-satunya artis yang ditempatkan di Nusakambangan karena kasus narkoba.

"Ya sedih banget, teman-teman semua juga pada lihat ya kan maksudnya bagaimana Bang Ammar dulu."

"Sesosok Amar Zoni sekarang dipredikat sebagai satu-satunya mungkin satu-satunya artis di Indonesia yang pernah masuk Nusakambangan (kasus narkoba)."

"Jadi itu bukan sesuatu yang dibanggakan, itu malah sesuatu yang sangat-sangat memalukan bagi kami, keluarganya juga, bagi fans-fansnya segala macam," tuturnya.

Ammar dan lima terdakwa lainnya sebelumnya dituding terlibat mengedarkan narkoba di Rutan Salemba, Jakarta.

Kasus tersebut terjadi saat Ammar masih menjalani masa tahanan atas kasus narkoba yang ketiga kalinya.

Usai mendapat vonis hukuman, Ammar memilih untuk tak mengajukan banding.

Adapun pihaknya saat ini tengah mempersiapkan langakah hukum Peninjauan Kembali (PK).

Pemindahan Ammar ke Lapas Nusakambangan

Aktor Ammar Zoni dikembalikan ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, Jawa Tengah sejak Sabtu (9/5/2026) pagi.

Ayah dua anak ini tiba bersama empat warga binaan lainnya setelah menempuh perjalanan darat.

"Ammar Zoni dkk sudah berada di Nusakambangan Sabtu 9 Mei 2026 pukul 06.55 WIB," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) Kerja Sama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas), Rika Aprianti, kepada wartawan, dikutip dari Tribunnews.com, Sabtu (9/5/2026)

Rombongan Ammar Zoni diberangkatkan pada Jumat (8/5/2026) menjelang tengah malam.

"Ammar Zoni dan empat warga binaan lainnya dalam perkara yang sama, telah dipindahkan dari Lapas Narkotika Jakarta ke Lapas Super Maksimum Karang Anyar Nusakambangan pukul 23.55 WIB," kata Rika Aprianti.

Rika menambahkan, sesuai skenario petugas, Ammar Zoni langsung ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Nusakambangan.

"Langsung ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Nusakambangan usai proses adiministrasi," kata Rika. 

Proses pemindahan dilakukan diiringi pengawalan serta pendampingan ketat dari berbagai pihak.

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, petugas Direktorat Pamintel Ditjenpas, personel TNI dan Polri, hingga petugas Lapas Narkotika Jakarta mengawal pemindahan Ammar Zoni ke Lapas Nusakambangan. 

Pemindahan kembali Ammar ke Nusakambangan ini tak lepas dari statusnya yang diklasifikasikan sebagai tahanan high risk atau berisiko tinggi. 

DIPINDAHKAN KE NUSAKAMBANGAN - Kolase Ammar Zoni dan dokter Kamelia, dicapture Sabtu (9/5/2026). Mimpi buruk Ammar Zoni jadi kenyataan. Perjalanan menuju Nusakambangan dimulai jelang tengah malam.
DIPINDAHKAN KE NUSAKAMBANGAN - Kolase Ammar Zoni dan dokter Kamelia, dicapture Sabtu (9/5/2026). Mimpi buruk Ammar Zoni jadi kenyataan. Perjalanan menuju Nusakambangan dimulai jelang tengah malam. (Tribunnews.com/HO/Jeprima)

Dalam sidang agenda pleidoi sebelumnya, Ammar Zoni sebenarnya sempat memohon kepada majelis hakim agar tidak dikembalikan ke Nusakambangan. Namun, permintaan itu tidak dapat dikabulkan karena bukan menjadi kewenangan pengadilan.

Meski kini harus mendekam di lapas dengan pengamanan super maksimum, Ammar Zoni masih memiliki peluang untuk dipindahkan ke lapas biasa dengan tingkat keamanan lebih rendah. 

Penilaian tersebut didasarkan pada perubahan perilaku selama menjalani masa pidana.

"Karena kita harapkan setelah dipindahkan ke sana, siapapun itu termasuk Ammar Zoni, dapat menyadari kesalahannya dan berubah perilakunya. Dengan adanya perubahan perilakunya, maka tingkat keamanannya pun akan turun dari high risk menjadi maksimum ataupun medium selanjutnya," jelas Rika.

Adapun proses penilaian dan evaluasi ini akan dilakukan setiap enam bulan untuk memastikan program pembinaan berjalan dengan baik.

(Banjarmasinpost.co.id/Tribunnews.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.