Madura United Resmi Bertahan di Super League, Air Mata dan Perjuangan Rakhmat Basuki Berbuah Manis
Dyan Rekohadi May 24, 2026 01:05 PM

 

SURYA.CO.ID, MADURA - Pelatih Karteker Madura United, Rakhmat Basuki, tidak bisa menyembunyikan rasa harunya.

Laskar Sape Kerrab akhirnya dipastikan tetap merumput di panggung Super League musim depan.

Kepastian berharga ini diraih setelah Madura United sukses menumbangkan sang tamu, PSM Makassar, dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) sore.

Dua gol kemenangan pada laga hidup-mati pekan terakhir Super League 2025/2026 tersebut diborong oleh Junior Brandao pada menit ke-43 dan 54.

Tambahan tiga poin dramatis ini membuat Madura United mengoleksi total 35 poin.

Catatan tersebut sekaligus memupus harapan Persis Solo yang berada di peringkat teratas zona degradasi untuk menyalip posisi mereka.

Baca juga: Madura United Bertahan di Super League, Momen Paling Emosional Selama 10 Tahun

 

Tangis Haru dan Perjuangan Rakhmat Basuki

"Saya sangat bersyukur, karena hari ini kami diberikan kemenangan yang juga memastikan kami tetap bertahan di liga satu (super league) musim depan," ujar Rakhmat Basuki kepada media, termasuk surya.co.id, selepas pertandingan.

Pelatih asli Madura itu menegaskan bahwa keberhasilan lolos dari jerat degradasi ini merupakan buah dari kerja keras kolektif.

Ia mendedikasikan hasil positif ini untuk seluruh elemen tim yang terus berjuang di masa-masa sulit.

"Yang jelas ini perjuangan semua anggota tim. Dan saya benar-benar bersyukur hari ini," tambah Rakhmat dengan nada emosional.

Baca juga: Perjuangan Madura United Lolos Dari Degradasi, Tumbangkan PSM Makassar 2-0

 

Sempat Frustrasi di Babak Pertama

Rakhmat tidak menampik bahwa tensi tinggi pertandingan sempat membuat anak asuhnya tertekan.

PSM Makassar tampil solid dan memberikan perlawanan sengit yang menyulitkan tim tuan rumah sejak awal laga.

"Pemain sempat terlihat sangat frustrasi, karena PSM ternyata bermain sangat baik hari ini," ungkapnya jujur.

Beruntung, perubahan strategi di ruang ganti membuahkan hasil positif.

Madura United tampil kesetanan dan jauh lebih tenang pada paruh kedua.

"Baru di babak kedua kami bisa mengontrol pertandingan. Pemain juga mengikuti semua instruksi yang saya arahkan. Alhamdulillah, game play yang kami rencanakan dijalankan dengan baik," pungkas Rakhmat Basuki.

Rasa lega dan bangga juga disuarakan oleh penggawa Madura United, Gio Numberi.

Ia menyebut mukjizat ini tidak lepas dari campur tangan Tuhan dan kerja keras tanpa henti di lapangan hijau.

"Tentunya patut memanjatkan syukur kepada Tuhan. Karena hari ini semua mendapatkan hasil yang baik. Ini bukan hanya kerja keras pemain, tapi juga pelatih dan semua elemen tim. Ada rasa bangga luar biasa bisa membawa tim ini tetap bertahan," kunci Gio

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.