15 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Materi Sumpah Pemuda, Soal Terbaru 2026
Siti Umnah May 24, 2026 01:27 PM

SRIPOKU.COM - Peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928 merupakan momentum krusial yang menandai bersatunya visi perjuangan kaum muda dari sekat primordialisme menuju identitas tunggal kebangsaan. 

Menyusun soal penafsiran sejarah bermutu tinggi untuk tingkat Kelas 8 SMP memerlukan stimulus kasus yang relevan dengan kehidupan generasi Z. 

Baca juga: 15 Soal HOTS Pendidikan Pancasila Kelas 8 SMP Materi Kebangkitan Nasional, Soal Terbaru 2026

MATERI: SUMPAH PEMUDA (EDISI TERBARU 2026)

(1.) Sebelum terlaksananya Kongres Pemuda, organisasi-organisasi pemuda di Hindia Belanda tumbuh berdasarkan latar belakang kedaerahan dan keagamaan, seperti Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, dan Jong Islamieten Bond. Jika dianalisis dari sudut pandang perjuangan nasional, kelemahan mendasar dari model organisasi berbasis primordialisme (kedaerahan) tersebut adalah...

A. Mempercepat proses diplomasi dengan pihak pemerintah kolonial Belanda di pusat.
B. Membatasi ruang lingkup solidaritas perjuangan sehingga mudah diadu domba (devide et impera) oleh penjajah karena tidak adanya visi kesatuan yang tunggal.
C. Menolak masuknya sistem pendidikan modern barat yang dibawa oleh para tokoh terpelajar.
D. Membutuhkan biaya operasional organisasi yang jauh lebih besar karena cabangnya tersebar di daerah.

Kunci Jawaban : B. Membatasi ruang lingkup solidaritas perjuangan sehingga mudah diadu domba (devide et impera) oleh penjajah karena tidak adanya visi kesatuan yang tunggal.

(2.) Perhatikan jalannya lini masa sejarah berikut!
"Kerapatan Pemuda-Pemudi Indonesia atau Kongres Pemuda I yang dilaksanakan pada tahun 1926 berhasil merumuskan kesepakatan tentang perlunya persatuan, namun kongres tersebut belum berhasil menyatukan organisasi-organisasi pemuda ke dalam satu wadah tunggal karena masih kuatnya ego kedaerahan, terutama mengenai bahasa persatuan yang akan dipilih."
Berdasarkan analisis peristiwa di atas, faktor utama yang menyebabkan Kongres Pemuda I dinilai sebagai jembatan logis yang belum sempurna menuju Kongres Pemuda II 1928 adalah...

A. Golongan tua melarang para pemuda untuk terlibat dalam aktivitas politik praktis.
B. Adanya perbedaan pandangan yang tajam mengenai taktik perang fisik melawan Belanda.
C. Berhasil menanamkan kesadaran bersama akan pentingnya persatuan, namun masih terkendala ego kultural dalam menyepakati unsur pemersatu yang konkret.
D. Pemerintah kolonial Belanda menutup paksa lokasi gedung tempat jalannya persidangan pertama.

Kunci Jawaban : C. Berhasil menanamkan kesadaran bersama akan pentingnya persatuan, namun masih terkendala ego kultural dalam menyepakati unsur pemersatu yang konkret.

(3.) Cermatilah teks dokumen ikrar Sumpah Pemuda berikut!
"Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.
Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia."
Perbedaan redaksi yang sangat prinsipil terdapat pada baris ketiga, di mana kata "mengaku satu" diganti menjadi "menjunjung". Analisis makna implisit (tersirat) dari penggunaan kata "menjunjung bahasa persatuan" tersebut adalah...

A. Mengindikasikan bahwa bahasa-bahasa daerah di Indonesia harus dihapuskan secara hukum demi keseragaman nasional.
B. Menegaskan bahwa bahasa Indonesia diletakkan sebagai alat komunikasi pemersatu yang dihormati bersama, tanpa harus mematikan eksistensi dan kelestarian bahasa daerah masing-masing.
C. Menunjukkan bahwa bahasa Indonesia memiliki kasta yang lebih tinggi daripada bahasa asing seperti Belanda dan Inggris.
D. Menggambarkan ketidakmampuan para pemuda masa itu untuk memaksakan penggunaan satu bahasa yang mutlak di seluruh pulau.

Kunci Jawaban : B. Menegaskan bahwa bahasa Indonesia diletakkan sebagai alat komunikasi pemersatu yang dihormati bersama, tanpa harus mematikan eksistensi dan kelestarian bahasa daerah masing-masing.

(4.) Perhatikan tabel kepanitiaan Kongres Pemuda II tanggal 27-28 Oktober 1928 berikut!

Jabatan Nama Tokoh Asal Organisasi
Ketua Sugondo Joyopuspito PPPI (Perhimpunan Pelajar-Pelajar Indonesia)
Wakil Ketua R.M. Joko Marsaid Jong Java
Sekretaris Muhammad Yamin Jong Sumatranen Bond
Bendahara Amir Syarifuddin Jong Bataks Bond

 

Jika kita menganalisis komposisi latar belakang organisasi para tokoh yang duduk di kepanitiaan inti tersebut, kesimpulan yang paling tepat mengenai strategi politik para pemuda saat itu adalah...

A. Menyerahkan dominasi kepemimpinan organisasi hanya kepada kelompok mayoritas etnis tertentu.
B. Membentuk aliansi taktis lintas suku dan daerah guna merefleksikan keterwakilan nasional yang inklusif demi memotong stigma gerakan lokal.
C. Menghindari keterlibatan tokoh pemuda keagamaan agar kongres berjalan dengan damai.
D. Menyamarkan gerakan politik mereka agar tidak dicurigai oleh dinas intelijen (PID) Belanda.

Kunci Jawaban : B. Membentuk aliansi taktis lintas suku dan daerah guna merefleksikan keterwakilan nasional yang inklusif demi memotong stigma gerakan lokal.

(5.) Pada malam penutupan Kongres Pemuda II di Gedung Indonesische Clubgebouw, Kramat 106, Wage Rudolf Supratman memperdengarkan lagu ciptaannya yang berjudul "Indonesia Raya" untuk pertama kali menggunakan biola secara instrumen tanpa syair atas saran ketua kongres. Analisis alasan logis mengapa lagu tersebut dimainkan tanpa syair pada waktu itu adalah...

A. W.R. Supratman belum selesai menuliskan bait-bait lirik lagu Indonesia Raya secara utuh.
B. Sebagai bentuk taktik diplomasi demi menghindari pembubaran paksa kongres oleh polisi PID Belanda yang mengawasi ketat kata-kata bernuansa politis radikal seperti "merdeka".
C. Para pemuda yang hadir di dalam gedung belum menghafal nada dan ritme dari aransemen musik tersebut.
D. Keterbatasan alat pengeras suara di dalam gedung menyebabkan suara penyanyi tidak akan terdengar jelas.

Kunci Jawaban : B. Sebagai bentuk taktik diplomasi demi menghindari pembubaran paksa kongres oleh polisi PID Belanda yang mengawasi ketat kata-kata bernuansa politis radikal seperti "merdeka".

(6.) Muhammad Yamin memiliki peran yang sangat besar dalam Kongres Pemuda II. Di sela-sela jalannya persidangan, ia menuliskan gagasan tiga baris ikrar pada secarik kertas yang kemudian disodorkan kepada Sugondo Joyopuspito selaku ketua. Esensi utama dari kontribusi pemikiran Muhammad Yamin tersebut bagi masa depan pergerakan kemerdekaan adalah...

A. Menyediakan dokumen legalitas untuk membentuk partai politik baru yang berpusat di Batavia.
B. Melahirkan rumusan identitas kebangsaan yang revolusioner, yang mengubah arah perjuangan dari sifat fisik-kedaerahan menjadi perjuangan ideologis-nasionalis yang padu.
C. Mengusulkan pemindahan ibu kota perjuangan ke wilayah Sumatera demi keamanan logistik.
D. Merumuskan taktik perang gerilya kota untuk merebut gedung-gedung pemerintahan kolonial.

Kunci Jawaban : B. Melahirkan rumusan identitas kebangsaan yang revolusioner, yang mengubah arah perjuangan dari sifat fisik-kedaerahan menjadi perjuangan ideologis-nasionalis yang padu.

(7.) Perhatikan ilustrasi kasus kontemporer tahun 2026 berikut!
"Di sebuah platform media sosial, marak terjadi aksi saling lempar komentar negatif dan ujaran kebencian antarkelompok remaja yang dipicu oleh fanatisme berlebihan terhadap suku, ras, atau identitas kedaerahan tertentu. Fenomena polarisasi siber ini jika dibiarkan dapat mengancam stabilitas persatuan nasional."
Jika dikaitkan dengan implementasi nilai sejarah Sumpah Pemuda, kesalahan berpikir mendasar dari para remaja yang terlibat dalam konflik siber tersebut adalah...

A. Mereka menggunakan teknologi media sosial asing yang tidak sesuai dengan nilai luhur bangsa.
B. Kelompok remaja tersebut melupakan esensi historis Sumpah Pemuda bahwa kekuatan utama bangsa ini terletak pada kemampuan mengemas keberagaman menjadi energi persatuan, bukan menjadikannya alat pemecah belah.
C. Mereka kurang aktif dalam mengikuti kegiatan upacara bendera yang diselenggarakan secara fisik di sekolah.
D. Remaja tersebut tidak memiliki pemahaman teknis mengenai regulasi undang-undang siber yang berlaku di Indonesia.

Kunci Jawaban : B. Kelompok remaja tersebut melupakan esensi historis Sumpah Pemuda bahwa kekuatan utama bangsa ini terletak pada kemampuan mengemas keberagaman menjadi energi persatuan, bukan menjadikannya alat pemecah belah.

(8.) Penyelenggaraan Kongres Pemuda II tidak terlepas dari peran aktif tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang etnis, termasuk para pemuda keturunan Tionghoa seperti Sie Kong Liong yang menyediakan rumahnya di Jalan Kramat 106 sebagai tempat tinggal sekaligus lokasi utama kongres. Penilaian moral yang paling tepat terhadap keterlibatan tokoh lintas etnis tersebut adalah...

A. Menunjukkan bahwa perjuangan Sumpah Pemuda bersifat eksklusif untuk kalangan pemilik modal di perkotaan.
B. Membuktikan bahwa kesadaran nasionalisme Indonesia lahir dari nilai-nilai inklusivitas moral yang mengatasi sekat etnisitas demi cita-cita keadilan bersama.
C. Merupakan hal yang kebetulan karena tidak ada gedung lain yang disewakan di wilayah Batavia masa itu.
D. Menunjukkan ketergantungan para pejuang pribumi terhadap bantuan logistik dari pihak asing.

Kunci Jawaban : B. Membuktikan bahwa kesadaran nasionalisme Indonesia lahir dari nilai-nilai inklusivitas moral yang mengatasi sekat etnisitas demi cita-cita keadilan bersama.

(9.) Salah satu nilai luhur Sumpah Pemuda adalah nilai "Cinta Tanah Air dan Bangsa". Di era modern tahun 2026, bentuk implementasi nilai tersebut oleh seorang pelajar SMP yang bernilai Higher Order Thinking Skills (HOTS) di tengah gempuran tren globalisasi ekonomi adalah...

A. Menolak dengan keras untuk mempelajari bahasa asing dan memboikot seluruh teknologi buatan luar negeri.
B. Mengasah kompetensi diri, melatih literasi digital untuk mempromosikan kebudayaan lokal di tingkat dunia, serta bangga mengonsumsi produk kreatif lokal demi mendongkrak ekonomi nasional.
C. Meminta pemerintah pusat untuk menutup akses internet luar negeri agar budaya lokal tidak terpengaruh.
D. Menghafal seluruh nama tokoh panitia Kongres Pemuda II beserta asal daerah mereka secara detail.

Kunci Jawaban : B. Mengasah kompetensi diri, melatih literasi digital untuk mempromosikan kebudayaan lokal di tingkat dunia, serta bangga mengonsumsi produk kreatif lokal demi mendongkrak ekonomi nasional.

(10.) Perhatikan dua buah pernyataan berikut!
(1) Keputusan Kongres Pemuda II tahun 1928 mewajibkan semua organisasi kepemudaan daerah meleburkan diri (fusi) ke dalam satu organisasi tunggal bernama Indonesia Muda.
(2) Peleburan organisasi daerah menjadi Indonesia Muda berhasil mematahkan strategi politik pecah belah (divide et impera) yang dijalankan oleh pemerintah kolonial.
Hubungan yang paling logis dan bersifat kausalitas antara kedua pernyataan di atas adalah...

A. Pernyataan (1) merupakan dampak negatif yang tidak diinginkan dari adanya peristiwa pada pernyataan (2).
B. Pernyataan (2) merupakan konsekuensi logis/analisis keberhasilan dari tindakan struktural yang tertuang dalam pernyataan (1).
C. Kedua pernyataan tersebut bertentangan dan tidak sesuai dengan fakta dokumenter sejarah pergerakan nasional.
D. Pernyataan (1) tidak memengaruhi jalannya dinamika persatuan yang digambarkan pada pernyataan (2).

Kunci Jawaban : B. Pernyataan (2) merupakan konsekuensi logis/analisis keberhasilan dari tindakan struktural yang tertuang dalam pernyataan (1).

(11.) Sumpah Pemuda mengikrarkan kesatuan "Tanah Air", "Bangsa", dan "Bahasa". Jika kita analisis menggunakan konsep wawasan nusantara, mengapa penegasan kesatuan "Tanah Air" pada bait pertama dinilai sangat vital bagi perlindungan kedaerahan Indonesia?

A. Karena wilayah daratan Hindia Belanda saat itu belum dipetakan secara jelas oleh ahli geografi.
B. Untuk membangun kesadaran geopolitik bahwa seluruh pulau dan laut di antara wilayah kepulauan nusantara adalah satu kesatuan utuh yang tidak boleh terpisahkan oleh intervensi asing.
C. Menjamin agar para pemuda mendapatkan hak kepemilikan tanah perkebunan secara gratis dari pemerintah.
D. Memudahkan para pemuda untuk melakukan mobilisasi pasukan militer antar-provinsi tanpa izin birokrasi.

Kunci Jawaban : B. Untuk membangun kesadaran geopolitik bahwa seluruh pulau dan laut di antara wilayah kepulauan nusantara adalah satu kesatuan utuh yang tidak boleh terpisahkan oleh intervensi asing.

(12.) Perhatikan kutipan teks pidato Sunario Sastrowardoyo saat kongres berlangsung berikut!
"Nasionalisme Indonesia tidak boleh berdiri di atas kesombongan etnis. Pergerakan pemuda wajib mengutamakan persatuan, karena persatuan merupakan motor penggerak utama yang akan membawa kapal besar bernama Indonesia menuju gerbang kemerdekaan sejati."
Berdasarkan kutipan tersebut, tantangan internal terbesar yang paling ditakuti oleh Sunario terhadap keberlangsungan visi Sumpah Pemuda di masa depan adalah...

A. Minimnya pasokan senjata modern yang dimiliki oleh para pejuang bawah tanah.
B. Munculnya sikap egosentrisme kelompok atau etnosentrisme yang mementingkan kejayaan daerah di atas kepentingan kolektif bangsa.
C. Kurangnya minat generasi muda untuk mempelajari sistem tata negara dan birokrasi barat.
D. Tekanan ekonomi eksternal berupa inflasi mata uang yang melanda pasar komoditas global.

Kunci Jawaban : B. Munculnya sikap egosentrisme kelompok atau etnosentrisme yang mementingkan kejayaan daerah di atas kepentingan kolektif bangsa.

(13.) Ikrar Sumpah Pemuda dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928, sedangkan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945. Hubungan linier perkembangan ideologi perjuangan di antara kedua peristiwa monumental tersebut adalah...

A. Sumpah Pemuda merupakan puncak akhir perjuangan, sedangkan Proklamasi adalah awal mula pembentukan organisasi pemuda.
B. Sumpah Pemuda berperan sebagai fondasi integrasi nasional (meletakkan dasar kesatuan bangsa) yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Proklamasi Kemerdekaan 1945.
C. Kedua peristiwa tersebut berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya keterkaitan tokoh maupun kesinambungan cita-cita politik.
D. Proklamasi Kemerdekaan terjadi secara spontan tanpa dipengaruhi oleh pergerakan pemuda tahun 1928.

Kunci Jawaban : B. Sumpah Pemuda berperan sebagai fondasi integrasi nasional (meletakkan dasar kesatuan bangsa) yang menjadi syarat mutlak terwujudnya Proklamasi Kemerdekaan 1945.

(14.) Perhatikan ilustrasi perilaku siswa di bawah ini!
"Seorang siswa kelas 8 selalu memilih untuk aktif dalam kegiatan musyawarah kelas, berteman baik dengan semua rekan tanpa membedakan latar belakang agama atau suku asal, serta menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar saat berbicara dengan guru maupun sesama teman di sekolah."
Analisis yang tepat mengenai tindakan siswa tersebut jika dikaitkan dengan nilai Sumpah Pemuda adalah...

A. Siswa tersebut sekadar menjalankan aturan tata tertib sekolah secara formalitas tanpa memahami maknanya.
B. Tindakan siswa tersebut merupakan wujud nyata reaktualisasi nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam skala mikro di lingkungan sekolah demi merawat integrasi sosial.
C. Perilaku siswa tersebut kurang mencerminkan sikap kritis karena terlalu patuh pada norma sosial yang kaku.
D. Siswa tersebut sedang berupaya mendapatkan penghargaan sebagai murid terbaik dari kepala sekolah.

Kunci Jawaban : B. Tindakan siswa tersebut merupakan wujud nyata reaktualisasi nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam skala mikro di lingkungan sekolah demi merawat integrasi sosial.

(15.) "Peringatan Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober idealnya tidak boleh terjebak dalam batas rutinitas seremoni atau perlombaan pakaian adat semata, melainkan wajib menjadi ajang transformasi mental pemuda Indonesia."
Simpulan (interpretasi) yang paling bernilai HOTS untuk mendukung argumentasi di atas dalam konteks pembangunan nasional tahun 2026 adalah...

A. Pemerintah harus mewajibkan seluruh pemuda untuk menggunakan pakaian adat harian selama satu bulan penuh setiap bulan Oktober.
B. Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai pengingat bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas keahlian, menjaga persatuan digital, serta berkontribusi nyata dalam memecahkan masalah kemiskinan dan kebodohan struktural bangsa.
C. Menghapuskan peringatan hari besar nasional lainnya agar fokus anggaran daerah dialokasikan hanya untuk Sumpah Pemuda.
D. Mendesak lembaga legislatif untuk membuat undang-undang yang melarang masuknya produk budaya luar secara mutlak.

Kunci Jawaban : B. Sumpah Pemuda harus dimaknai sebagai pengingat bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas keahlian, menjaga persatuan digital, serta berkontribusi nyata dalam memecahkan masalah kemiskinan dan kebodohan struktural bangsa.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.